Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.220 Per Dolar AS
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp 14.220 Per Dolar AS

Jumat, 26 Juni 2020 | 15:27 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sore ini Jumat (26/6/2020) ditutup melemah dibandingkan posisi kemarin. Pelemahan rupiah di tengah mata uang Benua Kuning yang berada di zona hijau.

Mengacu data Bloomberg, rupiah sore ini pukul 15.00 WIB di pasar spot exchange ditutup sebesar Rp 14.220 per dolar AS atau melemah 45,0 poin (0,32 persen) dari penutupan sebelumnya. Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.105- Rp 14.247 per dolar AS.

Berdasarkan kurs tengah Bank Indonesia (BI), hari ini berada di posisi Rp 14.239 per dolar AS atau melemah dari posisi Rp 14.231 per dolar AS dengan kisaran perdagangan Rp 14.310-Rp 14.167 per dolar AS.

Mata Uang Asia
Adapun Yen Jepang terhadap dolar AS menguat 0,23 poin (0,21 persen) mencapai 106,9 yen per dolar AS, dolar Hong Kong menguat 0,0003 poin (0,0 persen) mencapai 7,7 per dolar AS, won Korea Selatan menguat 3,9 poin (0,3 persen) mencapai 1.200 won per dolar AS. Sedangkan rupe India menguat 0,02 poin (0,03 persen) mencapai 75,6 per rupe India, renmimbi Tiongkok melemah 0,02 (0,28 persen) mencapai 7,07 per dolar AS.

Sementara dolar Singapura terhadap dolar AS menguat 0,0002 poin (0,01 persen) mencapai 1,39 per dolar AS, peso Filipina menguat 0,08 poin (0,16 persen) mencapai 49,9 per dolar AS, ringgit Malaysia melemah 0,01 poin (0,24 persen) mencapai 4,2 per dolar AS, baht Thailand melemah 0,004 (0,01 persen) mencapai 30,9.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

IHSG Ditutup Naik 7 Poin ke Posisi 4.904

Sebanyak 210 saham menguat, 190 saham melemah, dan 171 saham stagnan.

EKONOMI | 26 Juni 2020

Angkasa Pura I Sediakan Galeri UMKM di Bandara

Sejumlah galeri cukup besar terdapat di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) di Kulon Progo.

EKONOMI | 26 Juni 2020

Dualisme Bursa Tidak Menyebabkan Harga Timah Turun

Penurunan harga timah lebih disebabkan akibat rendahnya permintaan selama Covid-19

EKONOMI | 26 Juni 2020

Ini Klarifikasi Bank Bukopin Terkait Masalah Penarikan Dana Nasabah di Sidoarjo

Proses penguatan modal dari KB Kookmin Bank tetap berjalan sesuai komitmen kedua institusi keuangan ini.

EKONOMI | 26 Juni 2020

Kurs Rupiah Berbalik Melemah ke Rp 14.200

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan siang hari ini, Jumat(26/6/2020), berbalik melemah ke kisaran Rp 14.200.

EKONOMI | 26 Juni 2020

Sesi I, IHSG Menguat Tipis ke 4.941

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,13 persen ke kisaran 4.903,11 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (26/6/2020).

EKONOMI | 26 Juni 2020

Program Kemitraan KBI Dukung Pengembangan UMKM

Sepanjang 2019, program kemitraan PT KBI telah merealisasikan dana Rp 6 miliar untuk 127 mitra binaan yang berasal dari sektor perikanan dan pertanian.

EKONOMI | 26 Juni 2020

Di Tengah Pandemi, BRIsyariah Dorong Perusahaan-perusahaan untuk IPO

BRIsyariah sebagai bank syariah terus mendukung serta mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk berkembang melalui sarana pendanaan di pasar modal.

EKONOMI | 26 Juni 2020

Abipraya Bantu UMKM Kembangkan Usaha di Tengah Pandemi

Abipraya mendukung program pemerintah dalam membantu pengusaha kecil mandiri untuk terus menjalankan bisnisnya.

EKONOMI | 26 Juni 2020

Biaya PEN Sangat Besar, Said Abdullah: Perlu Burden Sharing Pemerintah dan BI

Besarnya alokasi anggara PEN menyebabkan terjadinya pelebaran defisit dalam APBN 2020 mencapai 6,34 persen.

NASIONAL | 26 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS