Mentan Kampanyekan Gerakan Diversifikasi Pangan
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Mentan Kampanyekan Gerakan Diversifikasi Pangan

Minggu, 28 Juni 2020 | 11:19 WIB
Oleh : Herman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengkampanyekan Gerakan Diversifikasi Pangan sebagai upaya mendorong ketersediaan dan konsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang dan aman. Menurutnya, gerakan ini mewakili harapan dan kebutuhan dari seluruh rakyat Indonesia agar ketahanan pangan tetap kokoh, yang memperkuat hadirnya negara sejahtera.

"Hari ini kita mengkampanyekan gerakan diversifikasi pangan lokal. Kita nyatakan diverifikasi pangan lokal adalah kekayaan dan budaya bangsa. Yang kita miliki bukan hanya beras, tapi berbagai pangan lainnya. Ada ubi-ubian, jagung, sorgum, sagu, kentang, labu dan lainnya" ujar Mentan dalam rangkaian acara Hari Krida Pertanian, di Jakarta, Minggu (28/06/2020).

Mentan mengakui keanekaragaman pola konsumsi masyarakat pada umumnya masih rendah. Hal ini membutuhkan strategi untuk tetap memenuhi ketercukupan bahan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia. “Yang harus dilakukan pertama kali adalah mengubah mindset. Para pemimpin, pejabat dan kita semua harus melakukan agenda intelektual, yaitu meyakinkan masyarakat bahwa tidak harus kenyang dengan beras” ujarnya.

Menurut Mentan, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi untuk mengkampanyekan hal tersebut. Kebijakan dan program Kementerian, pemerintah daerah, BUMN dan media diarahkan kepada diversifikasi pangan. “Bentuk aktualisasi dari program aksi itu bisa dengan memanfaatkan momentum. Bisa dengan membuat momen pada hari tertentu, mulai pejabat desa hingga menteri untuk melakukan olah raga sekaligus mengkonsumsi pangan lokal,” katanya.

Dalam kesempatan ini, Mentan juga meluncurkan roadmap diversifikasi pangan lokal sumber karbohidrat nonberas.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Agung Hendriadi menuturkan, roadmap diversifikasi pangan hulu hingga hilir, meliputi produksi, pascapanen, stok dan pengolahan, pemasaran hingga pemanfaatan berupa edukasi ke masyarakat.

Untuk tahun 2020 hingga tahun 2021 mendatang, upaya diversifikasi pangan lokal pengganti beras meliputi penyediaan benih/bibit unggul, pupuk dan pendampingan; mempertahankan areal tanam dan menambah areal baru untuk pisang sumber karbohidrat; gerakan tidak mengonsumsi beras/nasi dan produk turunannya 1 hari dalam 1 bulan; serta melakukan kampanye dan edukasi ke masyarakat. "Kita mendorong komoditas pangan lokal nonberas ini dikembangkan sesuai potensi dan spesifik lokasi, satu wilayah punya satu keunggulan komoditas," ungkap Agung.

Fokus komoditas yaitu ubi kayu, sagu, talas, pisang, kentang, dan jagung. Selain itu, tambah Agung, sosialisasi dan edukasi akan terus digaungkan agar masyarakat mengonsumsi pangan lokal, karena pangan lokal memiliki kandungan gizi dan menyehatkan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Masuk Normal Baru, Konsumsi BBM Pertamina Naik 10%

Rata-rata normal Januari – Februari 2020 yang tercatat 135.000 KL per hari.

EKONOMI | 28 Juni 2020

Kunjungi KPS Bogor, Menkop dan UKM Sosialisasikan Program Restrukturisasi Pinjaman LPDB-KUMKM

Menkop dan UKM pantau langsung usaha koperasi di lapangan.

EKONOMI | 28 Juni 2020

Perlu Upaya Serius untuk Menguatkan UMKM di Masa Krisis

Ari mendukung upaya-upaya pemerintah untuk terus melindungi UMKM, baik dengan cara restrukturisasi kredit atau penambahan modal kerja.

EKONOMI | 28 Juni 2020

Erick Minta BUMN Alihkan Proyek Nilai Kecil ke UMKM

BUMN tidak boleh ikut tender yang kecil-kecil, diprioritaskan ke UMKM.

NASIONAL | 28 Juni 2020

Jusuf Kalla Ajak KKSS Bersatu untuk Kemajuan Daerah

Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) untuk bersatu memajukan daerah.

NASIONAL | 28 Juni 2020

Ini Klarifikasi PTPP Terkait Pembangunan Proyek PLTU Timor 1

PTPP telah melakukan tanggapan dan menindaklanjuti keluhan para petani rumput laut.

EKONOMI | 27 Juni 2020

Sambut New Normal, Sampoerna Kayoe Siap Lanjutkan Ekspansi Bisnis

Ekspansi yang akan dilakukan yaitu menambah tujuan negara-negara ekspor, mempersiapkan beberapa lini tambahan produksi di Indonesia Timur.

EKONOMI | 27 Juni 2020

Bank Indonesia Beli SBN di Pasar Perdana Rp 30,33 Triliun

Posisi kepemilikan SBN oleh BI per 23 Mei 2020 sebesar Rp 447,55 triliun.

EKONOMI | 27 Juni 2020

Program Sikasep Mudahkan MBR Miliki Rumah

Ketersediaan hunian yang disajikan secara real time dalam aplikasi SiKasep, didukung oleh para pengembang.

EKONOMI | 27 Juni 2020

Akbar Tandjung Minta BP Tapera Raih Kepercayaan Publik

Menurut Akbar Tanjung, BP Tapera harus membangun koordinasi dan kolaborasi dengan pihak-pihak berkepentingan.

EKONOMI | 27 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS