Garuda Upayakan Kembalikan Pesawat Bombardier dan ATR
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-2.86)   |   COMPOSITE 4879.1 (-9.06)   |   DBX 933.193 (7.61)   |   I-GRADE 128.434 (-0.58)   |   IDX30 404.523 (-3.21)   |   IDX80 106.174 (-0.61)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-3.85)   |   IDXQ30 118.527 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.28)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.48)   |   IDXV30 100.803 (-0.57)   |   INFOBANK15 767.134 (-9.65)   |   Investor33 355.071 (-2.81)   |   ISSI 143.565 (0.25)   |   JII 517.566 (1.34)   |   JII70 175.828 (0.4)   |   KOMPAS100 953.068 (-3.09)   |   LQ45 742.375 (-5.22)   |   MBX 1347.52 (-4.53)   |   MNC36 265.633 (-1.2)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (-0.73)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-2.35)   |  

Garuda Upayakan Kembalikan Pesawat Bombardier dan ATR

Selasa, 14 Juli 2020 | 16:37 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Garuda Indonesia tengah berupaya mengembalikan pesawat tipe Bombardier CRJ dan ATR kepada para lessors.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra menjelaskan, atas arahan pemegang saham dan komisaris, Garuda Indonesia diperintahkan untuk mengembalikan pesawat Bombardier CRJ dan ATR karena tak sesuai dengan model bisnis Garuda indonesia.

"Ini permintaan komisaris dan pemegang saham untuk sesegera mungkin kembalikan pesawat Bombardier dan ATR karena dua jenis pesawat ini tidak cocok dengan Garuda," sebut Irfan Setiaputra dalam rapat dengar pendapat Komisi VI DPR di Jakarta, Selasa (14/7/2020).

Irfan menyebutkan, saat ini Garuda Indonesia menguasai 18 pesawat Bombardier CRJ-1000 yang semuanya dalam keadaan grounded atau tak beroperasi.

Selain itu, Irfan menuturkan, dengan melihat kondisi industri penerbangan secara global, tidak ada lagi maskapai di dunia yang membutuhkan pesawat baru untuk sementara waktu.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tower Bersama Bidik Pertumbuhan Dua Digit

Tower Bersama mengalokasikan belanja modal Rp 2 triliun per tahun untuk membangun 2.000 menara setiap tahun.

EKONOMI | 14 Juli 2020

Ekonom Indef Nilai Wacana Peleburan OJK ke BI Terlalu Dini

Yang perlu dilakukan saat ini adalah mengoptimalkan peran dari OJK.

EKONOMI | 14 Juli 2020

Pasokan Apartemen di Surabaya Bertambah 1.961 Unit

Total pasokan apartemen di Surabaya sampai dengan semester I 2020 mencapai 43.942 unit.

EKONOMI | 14 Juli 2020

Singapura Resesi, Ekspor Indonesia Bisa Terganggu

Singapura juga merupakan pemberi Utang Luar Negeri (ULN) terbesar ke swasta di Indonesia.

EKONOMI | 14 Juli 2020

Perkuat Segmen KPR, Bank Mandiri Gandeng The Sanctuary Collection

Kerja sama strategis ini, sejalan dengan rencana bank Mandiri yang terus memperkuat ekspansi di pasar KPR.

EKONOMI | 14 Juli 2020

Sejalan Mata uang Asia, Ditutup Melemah ke Rp 14.450

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.355- Rp 14.450 per dolar AS.

EKONOMI | 14 Juli 2020

IHSG Ditutup Bertambah 14 Poin ke Posisi 5.079

Adapun indeks berbasis syariah yang tergabung Jakarta Islamic Index (JII) naik 4,2 poin (0,7 persen) menjadi 555,6.

EKONOMI | 14 Juli 2020

Koperasi Harus Lakukan Terobosan Extraordinary

Koperasi harus diberikan peran yang sentral dan signifikan agar apat menjadi motor utama penggerak perekonomian bangsa.

EKONOMI | 14 Juli 2020

Aturan Otopet dan Sepeda Listrik untuk Lindungi Pengguna dan Masyarakat

Peraturan ini mengatur di mana saja kendaraan tertentu dapat beroperasi, yaitu lajur khusus dan kawasan tertentu.

EKONOMI | 14 Juli 2020

Mochtar Riady: Jangan Minder, RI Pasti Bisa Adopsi Revolusi Industri 4.0

"Kalau Tiongkok bisa kenapa kita tidak bisa? Jangan kecil hati. Kita jangan minder dan berpikir Indonesia negara kecil, lemah," kata Mochtar Riady.

EKONOMI | 14 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS