Kenaikan 4 Hari Beruntun Dow Jones Terhenti
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Kenaikan 4 Hari Beruntun Dow Jones Terhenti

Jumat, 17 Juli 2020 | 05:33 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

New York, Beritasatu.com - Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street jatuh pada peerdagangan Kamis (16/7/2020) terseret saham perusahaan teknologi berkapitalisasi besar dan data ekonomi.

Dow Jones Industrial Average turun 135,39 poin, atau 0,5 persen menjadi 26.734,71 dan mengakhiri kenaikan beruntun empat hari. S&P 500 turun 0,3 persen menjadi 3.215,57 dan Nasdaq Composite melemah 0,7 persen menjadi 10.473,83.

Saham Microsoft dan Apple masing-masing turun lebih 1 persen. Amazon turun 0,3 persen. Netflix naik 0,8 persen.

Big Tech telah menjadi kelompok berkinerja terbaik di pasar saham tahun ini karena investor bertaruh tren bisnis perusahaan-perusahaan itu menahan perlambatan ekonomi akibat corona. "Selama beberapa minggu ke depan raksasa teknologi ditetapkan untuk melaporkan pendapatan," kata analis Wedbush, Dan Ives.

“Ini akan menjadi beberapa minggu yang sangat penting bagi investor untuk mengukur bagaimana model bisnis/tren bisnis bertahan dalam badai Covid-19 yang belum pernah terjadi sebelumnya ini dan akan menjadi barometer utama tren pengeluaran konsumen dan perusahaan secara keseluruhan selama lockdown.”

Bank of America melaporkan laba yang lebih baik dari perkiraan. Namun sahamnya turun lebih 2 persen karena perusahaan menyisihkan US$ 4 miliar untuk kerugian terkait virus corona.

Johnson & Johnson naik 0,7 persen menyusul laba yang lebih baik dari perkiraan. Morgan Stanley melonjak 2,5 persen setelah laba kuartalan perusahaan mengalahkan ekspektasi analis.

Sementara jumlah klaim pengangguran mingguan lebih buruk dari yang diharapkan. Departemen Tenaga Kerja mengatakan total ada 1,3 juta orang Amerika mengajukan tunjangan pengangguran pekan lalu, dibandingkan perkiraan Dow Jones 1,25 juta pelapor.

Namun, penjualan ritel melonjak 7,5 persen pada Juni, melampaui ekspektasi kenaikan 5,2 persen. Angka ini setelah lonjakan 17,7 persen pada Mei, yang melampaui perkiraan dan merupakan terbesar dalam catatan.

Kepala ekonom AS Capital Economics, Paul Ashworth, mengatakan data penjualan ritel AS bisa menjadi sinyal ekonomi rebound di kuartal ketiga. "Tetapi dengan gelombang infeksi baru yang mengarah ke penutupan dan pembatasan di beberapa negara bagian, kami masih berpikir risiko di kuartal ketiga," katanya.

Lebih dari 3,5 juta kasus virus corona telah dikonfirmasi di AS dengan sedikitnya 137.846 kematian terkait, menurut data Johns Hopkins University.

Saham perusahaan yang mendapat manfaat dari pembukaan kembali ekonomi melemah. Operator pelayaran Carnival, Royal Caribbean, dan Norwegian Cruise Line turun lebih 7 persen. United Airlines turun lebih 5 persen dan Amerika melemah 7,4 persen.

Pergerakan saham Kamis mengikuti aksi jual besar-besaran bursa saham Tiongkok daratan, yang membuat indeks komposit Shanghai melemah lebih 4 persen pada hari itu. Penurunan bursa Tiongkok mengikuti rilis data penjualan ritel mengecewakan di negara itu, mengurangi antusiasme pertumbuhan PDB kuartal kedua sebesar 3,2 persen.



Sumber:CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pertamina EP dan PGN Bersinergi Salurkan Jargas Semarang

Penyaluran sales gas ke Jargas Semarang pada saat recovery CPP Gundih merupakan bentuk nyata dalam sinergi PEP-SPP-PGN.

EKONOMI | 16 Juli 2020

CIMB Niaga Perkirakan Mampu Relaksasi Kredit Hingga 25%

Relaksasi diberikan hanya kepada debitur yang mengajukan diri, meskipun perseroan turut berinisiatif menawarkan program itu.

EKONOMI | 16 Juli 2020

Permintaan Tinggi, Advanta Kembangkan Benih Jagung

Advanta mengembangkan benih jagung varietas baru, Adv Joss.

EKONOMI | 16 Juli 2020

Menteri BUMN Tunjuk Jajaran Baru Direksi Askrindo

Kementerian BUMN melakukan perombakan jajaran Direksi PT. Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo), Kamis (16/7/2020).

EKONOMI | 16 Juli 2020

Likuiditas Bank CIMB Niaga Aman

Hadirnya OCTO Mobile membuat penawaran produk akan lebih mudah daripada melalui kanal telemarketing

EKONOMI | 16 Juli 2020

16% Kredit CIMB Niaga Telah Direlaksasi

Sampai akhir tahun diperkirakan perbankan nasional memiliki kemampuan untuk memberi relaksasi hingga 25% dari portofolio kredit.

EKONOMI | 16 Juli 2020

Tak Bagi Dividen, Bank Mayapada Perkuat Permodalan

Bank Mayapada membuka kemungkinan untuk melakukan dua aksi korporasi penambahan modal tahun ini.

EKONOMI | 16 Juli 2020

BI Turunkan Lagi Suku Bunga Acuan Jadi 4%

Bank Indonesia masih membuka ruang penurunan suku bunga.

EKONOMI | 16 Juli 2020

Hingga Mei, Produksi Emas Nasional 9,98 Ton

Rata-rata produksi emas nasional per tahun sekitar 100 ton.

EKONOMI | 16 Juli 2020

New Normal, Pencarian Properti Kembali Naik

Pada masa transisi menuju normal baru atau new normal ini, tren pencarian di sektor properti mulai menunjukkan perkembangan yang signifikan.

EKONOMI | 16 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS