Laba Astra Naik 16% Tertolong Penjualan Bank Permata
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.64)   |   COMPOSITE 4917.96 (-75.2)   |   DBX 928.196 (-4.7)   |   I-GRADE 130.286 (-2.42)   |   IDX30 412.166 (-7.85)   |   IDX80 107.727 (-2.08)   |   IDXBUMN20 269.265 (-5.95)   |   IDXG30 115.773 (-2.53)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-6.65)   |   IDXQ30 120.761 (-2.3)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.36)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.09)   |   IDXV30 101.893 (-2.12)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.29)   |   Investor33 359.92 (-6.34)   |   ISSI 144.524 (-2.29)   |   JII 524.265 (-9.92)   |   JII70 177.451 (-3.41)   |   KOMPAS100 962.885 (-17.72)   |   LQ45 754.177 (-14.18)   |   MBX 1360.94 (-22.87)   |   MNC36 269.191 (-4.78)   |   PEFINDO25 256.961 (-5.33)   |   SMInfra18 232.003 (-3.35)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-5.05)   |  

Laba Astra Naik 16% Tertolong Penjualan Bank Permata

Kamis, 30 Juli 2020 | 14:20 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Penjualan saham PT Bank Permata Tbk topang kenaikan laba bersih PT Astra International Tbk (ASII) pada semester I-2020 menjadi Rp 11,4 triliun atau naik 16 persen (year on year/YoY) dibandingkan semester I tahun 2019. Namun jika tanpa penjualan tersebut, maka laba Astra anjlok 44 persen menjadi Rp 5,5 triliun. Kepemilikan saham Astra pada Bank Permata terjual senilai Rp 16,8 triliun ke Bangkok Bank.

Presiden Direktur PT Astra International Tbk Djony Bunarto Tjondro mengaku, kinerja bisnis dan keuangan Grup Astra sangat terdampak signifikan akibat pandemi Covid-19, terutama pada kuartal II. Langkah-langkah penanggulangan pandemi yang diterapkan di sebagian besar wilayah Indonesia berdampak kepada operasi grup secara substansial, termasuk penutupan sementara kegiatan manufaktur dan distribusi otomotif, serta peningkatan pinjaman yang direstrukturisasi dalam bisnis jasa keuangan grup. Selain itu, penurunan harga batu bara menekan bisnis alat berat, kontraktor penambangan, dan pertambangan. "Pandemi ini dan langkah-langkah yang diambil untuk mengendalikan dampaknya, diperkirakan akan terus mempengaruhi kinerja hingga akhir tahun," ujarnya dalam siaran pers, Rabu (29/7/2020).

Sementara pendapatan bersih Astra konsolidasi turun 23 persen menjadi Rp 89,8 triliun. Selain penurunan penjualan kendaraan, harga batu bara juga menekan penjualan alat berat dan volume kontraktor penambangan. Namun dari sektor agribisnis, masih mengalami kenaikan yang ditopang pertumbuhan harga minyak sawit menrah (crude palm oil/CPO. Sedangkan, utang bersih anak perusahaan jasa keuangan Grup Astra meningkat dari Rp 45,8 triliun pada akhir tahun 2019 menjadi Rp 46,4 triliun pada 30 Juni 2020.

Selama masa pandemi, perseroan harus fokus pada pengurangan biaya operasional dan belanja modal, pengelolaan modal kerja, dan kepastian likuiditas. Untungnya, neraca keuangan Grup Astra tetap kuat dengan tersedianya komitmen fasilitas pinjaman senilai Rp 38,6 triliun.

Lini otomotif mencatatkan laba sebesar Rp 716 miliar, turun 79 persen YoY dari sebelumnya Rp 3,45 triliun. Sebab, penjualan mobil grup Astra turun 45 persen menjadi 139.550 unit imbas pandemi corona. Begitu juga dengan penjualan sepeda motor Astra yang turun 40 persen menjadi 1,5 juta unit.

Lini bisnis jasa keuangan mencatatkan penurunan laba bersih 25 persen menjadi Rp 2,1 triliun, disebabkan peningkatan provisi untuk menutupi peningkatan kerugian kredit bermasalah pada bisnis pembiayaan konsumen dan alat berat. Kemudian laba lini bisnis alat pertambangan, konstruksi, dan energi turun 29 persen menjadi Rp 2,4 triliun karena penjualan alat berat dan volume kontrak penambangan yang rendah seiring harga batu bara global.

Laba divisi teknologi informasi juga turun 64 persen menjadi hanya Rp 16 miliar sejalan tergerusnya pendapatan dari bisnis solusi dokumen dan layanan perkantoran PT Astra Graphia Tbk. Lini bisnis infrastruktur dan logistik juga membukukan rugi bersih Rp 88 miliar, dari untung Rp 83 miliar.

Selain itu, kerugian juga disebabkan penurunan laba PT Serasi Autoraya sebesar 62 persen menjadi Rp 34 miliar, karena marjin operasi yang rendah. Padahal, sepanjang semester I-2020 jumlah kontrak sewa kendaraan naik 3 persen menjadi 22.900 unit dan penjualan mobil bekas naik sebesar 3 persen menjadi 15.300 unit.

Sedangkan laba divisi agribisnis berhasil melonjak 791 persen dibandingkan raihan semester I-2019, yang sebesar Rp 35 miliar. “Peningkatan laba dari lini agribisnis dapat dicapai berkat kenaikan harga minyak kelapa sawit global,” ujar Djony.

Peningkatan kinerja juga dicatatkan oleh lini properti, di mana sepanjang semester I-2020 mampu membukukan laba Rp 71 miliar, naik 121,87 persen dibandingkan semester I-2019, sebesar Rp 32 miliar. Peningkatan laba dapat dicapai berkat tingginya tingkat hunian pada Menara Astra, serta pengakuan laba proyek Asya Residences.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Minus 9%, Resesi Hong Kong Empat Kuartal Berturut-turut

Resesi itu merupakan yang pertama dalam satu dekade.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Sentral Mitra Informatika Raup Laba Rp 4,3 Miliar

Perseroan juga berhasil membukukan pendapatan Rp 62,8 miliar per 30 Juni 2020.

EKONOMI | 30 Juli 2020

9 Industri Ini Bisa Peroleh Penjaminan Modal Kerja Hingga 80% dari Pemerintah

Menteri Keuangan, Sri Mulyani, mengatakan ada sembilan industri padat karya yang menjadi prioritas untuk memperoleh Penjaminan Kredit Modal Kerja hingga 80%.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Lelang Aset Properti, BTN Bidik Target Penjualan Rp 1 Triliun

Sebanyak 1.831 aset properti senilai Rp 6,06 triliun ditawarkan BTN kepada para investor untuk dibeli atau dikelola.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Triwulan II 2020, Kredit BTPN Tumbuh 5%

PT Bank BTPN Tbk (Bank BTPN) membukukukan pertumbuhan kredit mencapai Rp 150,5 tiliun pada triwulan II 2020, atau naik sebesar 5% dari periode sama pada 2019.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Menkop dan UKM Berharap Mahasiswa Bantu UMKM Terhubung ke Marketplace Online

Mahasiswa dan akademisi dapat turut serta membantu para pelaku UMKM untuk terhubung ke marketplace online.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Waskita Beton Kembangkan Tiang Listrik Beton di Plant Sadang

Melalui produk ini, perusahaan dapat menjawab kebutuhan di pasar infrastruktur.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Indef Peringatkan Belanja Kesehatan Harus Jadi Prioritas Pemerintah

Indef memperingatkan pemerintah untuk tetap memprioritaskan belanja kesehatan, jika ingin penanganan Covid-19 dan PEN dapat menghindarkan Indonesia dari resesi.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Kemkop dan UKM Dukung Pengembangan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Sumber Daya Alam

Kemkop dan UKM merespons cepat inisatif pemerintah Kabupaten Subang yang ingin membangun ekosistem bisnis kerakyatan.

EKONOMI | 30 Juli 2020

Buntut Kasus PT Jouska, Ini Tiga Regulasi yang Harus Diproses OJK

Otoritas Jasa Keuangan harus memperjelas regulasi untuk batasan kerja perencana keuangan agar tidak menyimpang seperti kasus PT Jouska Financial Indonesia.

EKONOMI | 30 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS