Bursa Asia Mixed karena Dana Bantuan Covid-19 AS
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-2.86)   |   COMPOSITE 4879.1 (-9.06)   |   DBX 933.193 (7.61)   |   I-GRADE 128.434 (-0.58)   |   IDX30 404.523 (-3.21)   |   IDX80 106.174 (-0.61)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-3.85)   |   IDXQ30 118.527 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.28)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.48)   |   IDXV30 100.803 (-0.57)   |   INFOBANK15 767.134 (-9.65)   |   Investor33 355.071 (-2.81)   |   ISSI 143.565 (0.25)   |   JII 517.566 (1.34)   |   JII70 175.828 (0.4)   |   KOMPAS100 953.068 (-3.09)   |   LQ45 742.375 (-5.22)   |   MBX 1347.52 (-4.53)   |   MNC36 265.633 (-1.2)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (-0.73)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-2.35)   |  

Bursa Asia Mixed karena Dana Bantuan Covid-19 AS

Rabu, 5 Agustus 2020 | 07:51 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Tokyo, Beritasatu.com - Bursa Asia Pasifik bervariasi pada perdagangan Rabu pagi (5/8/2020) karena ketidakpastian dana bantuan virus corona di Amerika Serikat (AS).

Di Jepang, Nikkei 225 turun 0,53 persen pada awal perdagangan, sementara indeks Topix meelmah 0,55 persen. Pergerakan itu terjadi setelah bursa saham Jepang naik pada dua hari awal pekan ini.

Adapun Kospi Korea Selatan naik 0,47 persen. Sementara di Australia, S&P/ASX 200 turun.

Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang menguat 0,1 persen.

Fokus investor pada Rabu kemungkinan pada negosiasi kesepakatan bantuan virus corona di AS karena anggota parlemen tetap terbagi terkait masalah asuransi pengangguran.

"Meskipun negosiasi terus berlangsung, pembicaraan sejauh ini belum menghasilkan banyak kemajuan," kata Direktur Ekonomi National Australia Bank, Tapas Strickland, menulis dalam catatan pagi.

Meski begitu, Strickland mengatakan, pasar memproyeksi akan ada kesepakatan mengingat Pemilihan Presiden semakin dekat pada bulan November.

Sementara survei swasta sektor jasa Tiongkok bulan Juli dengan Indeks Manajer Pembelian Layanan Caixin/Markit akan keluar sekitar pukul 9:45 pagi HK/SIN.

Semalam di AS, Dow Jones Industrial Average naik 164,07 poin, atau 0,6 persen menjadi 26.828,47, sementara S&P 500 naik 0,36 persen ke 3.306,51. Nasdaq Composite naik 0,35 persen ke 10.941,17 mencatat kenaikan hari kelima berturut-turut.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Baru Diluncurkan, Artugo Optimistis Bisa Jual Hingga 50.000 Unit

Tak hanya itu, Artugo juga berencana akan memperluas penjualan ke Banjarmasin, Samarinda, Denpasar, Yogyakarta, dan Bandung.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Rekor, Emas Tembus Level Psikologis US$ 2.000

Kontrak emas pengiriman Desember melonjak US$ 34,7 atau 1,75 persen, menjadi 2.021 per ounce.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Investor Tunggu Pengumuman PDB Siang Ini, Berikut Rekomendasi Sahamnya

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 5.026 - 5.110.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Minyak Melonjak Lebih 1% Tembus Level Tertinggi 5 Bulan

Patokan minyak internasional Brent naik 57 sen, atau 1,3 persen menjadi US$ 44,72 per barel.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Bursa AS Menguat di Tengah Pembahasan Bantuan Covid-19

Dow Jones Industrial Average naik 164,07 poin, atau 0,6 persen menjadi 26.828,47.

EKONOMI | 5 Agustus 2020

Pasar Properti Jatim Diyakini Segera Pulih

Sejumlah pengembang di Jatim mulai getol memasarkan klaster baru.

EKONOMI | 4 Agustus 2020

BTN dan REI Jatim Dorong Percepatan Pemulihan Sektor Properti

Nasabah KPR BTN di Jatim secara umum terbilang sangat bagus.

EKONOMI | 4 Agustus 2020

Lemari Pendingin Artugo Rambah Pasar Indonesia

Lemari pendingin Artugo sudah mulai merambah pasar Indonesia dengan menawarkan sistem garansi digital berbasis QR Code.

EKONOMI | 4 Agustus 2020

Wall Street Datar, Investor Tunggu Pembahasan Stimulus Covid-19 AS

Bursa Amerika Serikat dibuka relatif datar pada perdagangan Selasa (4/8/2020). Para pembuat kebijakan AS masih membahas stimulus Covid-19 tahap kedua.

EKONOMI | 4 Agustus 2020

RUU Cipta Kerja Dinilai Percepat Pemulihan Ekonomi Indonesia

World Bank Indonesia menilai omnibus law RUU Cipta Kerja diperlukan untuk mempercepat pemulihan ekonomi Indonesia

EKONOMI | 4 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS