Bursa Eropa Flat setelah Trump Larang TikTok dan WeChat

Bursa Eropa Flat setelah Trump Larang TikTok dan WeChat

Jumat, 7 Agustus 2020 | 14:24 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

London, Beritasatu.com - Bursa Eropa dibuka mendatar (flat) pada Jumat pagi (7/8/20200 karena investor mengamati data perdagangan Tiongkok dan ketegangan Amerika Serikat (AS) yang menekan sektor teknologi.

Pan-European Stoxx 600 berada tepat di bawah garis datar pada awal perdagangan. Sektor otomotif jatuh 0,7 persen, sementara saham telekomunikasi naik 0,6 persen.

Sementara bursa saham Asia sebagian besar melemah menjelang pembukaan bursa Eropa pada Jumat. Administrasi Umum Kepabeanan Tiongkok mengatakan ekspor dalam denominasi dolar naik 7,2 persen bulan Juli, jauh di atas ekspektasi pasar karena kuatnya permintaan alat medis.

Sementara investor fokus pada saham teknologi setelah Presiden AS Donald Trump mengeluarkan perintah eksekutif Kamis (6/8/2020) yang melarang transaksi dengan WeChat dan TikTok dalam 45 hari. Langkah tersebut membuat saham Tencent, pemilik WeChat, turun 7 persen pada Jumat di bursa Hong Kong.

Di sektor kesehatan, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis mengatakan bahwa uji coba tahap akhir pada manusia bukan berarti vaksin Covid-19 segera didistribusikan secara luas.



Sumber:CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Wapres: Pelaku Ekonomi Syariah Harus Manfaatkan Teknologi Digital

Sejumlah aktivitas mulai bekerja hingga berbelanja lebih banyak dilakukan melalui platform online.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Patra Jasa Komitmen Terapkan Protokol Kesehatan

Patra Jasa menerapkan protokol kesehatan di setiap unit bisnis dan wilayah operasional.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Daewoong Infion Bukukan Penjualan Erythropoietin Rp 145 Miliar

Total penjualan reverse export produk EPO diperkirakan melampaui Rp 200 miliar hingga akhir 2020.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Cadev RI Meningkat ke US$ 135,1 Miliar

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Juli 2020 sebesar US$135,1 miliar dolar AS, meningkat dibandingkan dengan posisi akhir Juni 2020 US$ 131,7 miliar.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Kurs Rupiah Masih Melemah Siang Ini

Kurs rupiah berada di level Rp 14.637,5 per dolar AS atau terdepresiasi 52,5 poin (0,36 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.585.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Profit Taking, IHSG Terkoreksi 1% Siang Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,06 persen ke kisaran 5.123,32 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Jumat (7/8/2020).

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Mampu Sejahterakan Rakyat, Ekonomi Murakabi Masuk Eropa dan Amerika Latin

Perang dunia atau setiap peperangan fisik adalah sama-sama menghacurkan kehidupan sosial dan ekonomi, baik bagi negara kuat atau yang lemah ekonominya.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Hari Kemerdekaan RI Momentum Dorong Pakai Produk Lokal

"Alangkah sayangnya ketika pemerintah selama pandemi ini sudah menyubsidi industri dan masyarakat, ternyata yang dibeli barang-barang impor," kata Firman Bakri

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Peruri Fungsionalkan 2 Gudang untuk Usaha Kreatif M Bloc Space

“Peruri memberikan sentuhan teknologi digital terhadap UMKM yang menjadi bagian dari pengembangan M Bloc fase kedua melalui produk digital Peruri."

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Burden Sharing, BI Serap Utang Pemerintah Rp 82,1 Triliun

Bank Indonesia (BI) melakukan transaksi pembelian surat utang negara (SUN) secara private placement sebesar Rp 82,1 triliun.

EKONOMI | 7 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS