Jokowi: Ekonomi Indonesia Harus Di-restart
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Jokowi: Ekonomi Indonesia Harus Di-restart

Jumat, 14 Agustus 2020 | 10:30 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / WBP

Jakarta, Beritasatu.com– Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, perekonomian Indonesia bagaikan komputer yang sedang hang sehingga harus di-restart agar dapat berfungsi normal.

“Ibarat komputer, perekonomian semua negara saat ini sedang macet, sedang hang. Semua negara harus menjalani proses mati komputer sesaat, harus melakukan restart, harus melakukan rebooting,” kata Presiden Jokowi saat menyampaikan Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI, dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI dalam Rangka HUT ke-75 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta, Kamis (14/8/2020).

Ia mengatakan, merebaknya pandemi Covid-19 berdampak luas di seluruh dunia. Namun, kemunduran yang kini dihadapi 215 negara akibat merebaknya pandemi Covid-19 menjadi momentum bagi Indonesia untuk melakukan transformasi ekonomi demi mengejar ketertinggalan.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, sampai 13 Agustus 2020, terdapat lebih dari 20 juta kasus Covid-19 di dunia, dengan jumlah kematian di dunia sebanyak 737.000 jiwa. “Inilah saatnya kita membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi besar, menjalankan strategi besar. Strategi besar di bidang ekonomi, hukum, pemerintahan, sosial, kebudayaan, termasuk kesehatan dan pendidikan,” kata Presiden Jokowi.

Ia mengatakan, semua negara baik negara miskin, negara berkembang, termasuk negara maju kini sedang mengalami kemunduran karena terpapar Covid-19. Bahkan, saat ini berbagai negara sedang menghadapi krisis perekonomian dunia juga terparah dalam sejarah.

Pada kuartal I - 2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia masih plus 2,97 perseb, tapi pada kuartal II minus 5,32 persen. Di sisi lain, ekonomi negara-negara maju bahkan minus belasan persen, sampai minus 17 persen. “Kemunduran banyak negara besar ini bisa menjadi peluang dan momentum bagi kita untuk mengejar ketertinggalan,” katanya.

Menurut Presiden Jokowi, semua negara mempunyai kesempatan men-setting ulang semua sistemnya. "Saya menyambut hangat seruan moral penuh kearifan dari para ulama, para pemuka agama, dan tokoh-tokoh budaya agar menjadikan momentum musibah pandemi ini sebagai sebuah kebangkitan baru untuk melakukan sebuah lompatan besar," kata dia.

Saat ini adalah momentum untuk membenahi diri secara fundamental, melakukan transformasi besar, menjalankan strategi besar di bidang ekonomi, hukum, pemerintahan, sosial, kebudayaan, termasuk kesehatan dan pendidikan. “Saatnya kita bajak momentum krisis untuk melakukan lompatan-lompatan besar. Pada usia ke-75 tahun ini, kita telah menjadi negara Upper Middle Income Country. 25 tahun lagi, pada usia seabad Republik Indonesia, kita harus mencapai kemajuan yang besar, menjadikan Indonesia Negara Maju,” katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Ketua MPR: Ekonomi Indonesia Hadapi Fase Terberat

Selama periode Maret hingga pertengahan Agustus 2020 menjadi fase terberat bagi perekonomian Indonesia.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Kompak, Rupiah dan Mata Uang Asia Terkoreksi

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.725-Rp 14.793 per dolar AS.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Dibuka, IHSG Merosot ke Zona Merah

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan melemah 13,3 poin (0,29 persen) menjadi 5.224.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Terapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan, Telkom Peroleh Sertifikat ISO 37001:2016

Setelah menjalani proses sertifikasi dalam memverifikasi kesesuaian penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan sesuai dengan standar internasional

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Harga Minyak Turun 1% Setelah IEA Turunkan Proyeksi Permintaan

Minyak mentah Brent turun 43 sen, atau 0,95 persen menjadi US$ 45,00 per barel.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Bursa Asia Mixed di Tengah Buntunya Pembicaraan Stimulus AS

Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,23 persen, tetapi indeks Topix sedikit melemah.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

IHSG Akan Bergerak Terbatas, Simak Rekomendasi Sahamnya

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 5.199 - 5.284.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Emas Lanjutkan Kenaikan karena Lambatnya Pemulihan Pasar Kerja

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desembers naik US$ 21,4 atau 1,1 persen menjadi US$ 1.970,40 per ounce.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

S&P 500 dan Dow Melemah, Padahal Klaim Pengangguran Membaik

S&P 500 turun 0,2 persen menjadi 3.373,43 setelah sempat melewati rekor penutupan tertinggi 3.386,15 di awal sesi.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Bursa Eropa Ditutup Negatif Meski Klaim Pengangguran AS Positif

Stoxx 600 Eropa ditutup melemah 0,6 persen dengan sektor perbankan ambles 1,91 persen memimpin penurunan.

EKONOMI | 14 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS