Ketua MPR: Perlu Keseimbangan Aspek Kesehatan dan Ekonomi.
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Ketua MPR: Perlu Keseimbangan Aspek Kesehatan dan Ekonomi.

Jumat, 14 Agustus 2020 | 10:58 WIB
Oleh : Triyan Pangastuti / WBP

Jaarta, Beritasatu.com - Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamset) mengungkapkan penyusunan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dinilai tepat. Pasalnya, persoalan ekonomi dan kesehatan tidak dapat dipisahkan dengan penanganan Covid-19.

Ia mengatakan bahwa Indonesia harus mengakselerasi keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi. Pasalnya, tidak sedikit negara yang lebih mengutamakan penanganan kesehatan, pada akhirnya menghadapi persoalan ekonomi yang kompleks, bahkan sampai resesi.

“Pengalaman sejumlah negara menjadi pelajaran penting bagi kita semua. Oleh karena itu, perlu ada keseimbangan penyelesaian persoalan kesehatan dan sekaligus perekonomian,” jelasnya dalam acara Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR & DPD RI 2020 di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8).

Aspek kesehatan tetap menjadi prioritas. Pasalnya dengan sehat, persoalan ekonomi menjadi lebih mudah ditangani.

Menurutnya Covid-19 berimplikasi tidak hanya berdampak langsung pada kesehatan masyarakat maupun pendidikan, tetapi juga dimensi lain khususnya bidang ekonomi. “Seperti kita ketahui bahwa pada periode Maret sampai pertengahan Agustus 2020 ini menjadi fase terberat bagi perekonomian Indonesia. Badan Pusat Statistik merilis angka pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II-2020 minus 5,32 persen dibanding triwulan II-2019,”jelasnya.

Kendati begitu, Bamsoet menegaskan bahwa memburuknya perekonomian tidak hanya terjadi di Indonesia. Pertumbuhan ekonomi global merosot tajam karena terganggunya aktivitas perekonomian akibat Covid-19.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jokowi: Bajak Momentum Pandemi, Kejar Ketertinggalan dari Negara Maju

Pandemi Covid-19 diharapkan bisa ditangkap sebagai peluang dan momentum, agar ekonomi Indonesia bisa mengejar ketertinggalannya.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Jokowi: Ekonomi Semua Negara Sedang Hang

“Semua negara, negara miskin, negara berkembang, termasuk negara maju, semuanya sedang mengalami kemunduran karena terpapar Covid-19,” tutur Jokowi.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Bank Bukopin Rilis Program Nabung Super Seru 50 Tahun

Seiring dengan memasuki usia ke- 50 tahun terus berkiprah mendukung perekenominan Indonesia, Bank Bukopin meluncurkan program “Nabung Super Seru 50 Tahun”

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Jokowi: Ekonomi Indonesia Harus Di-restart

Merebaknya pandemi Covid-19 berdampak luas di seluruh dunia.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Ketua MPR: Ekonomi Indonesia Hadapi Fase Terberat

Selama periode Maret hingga pertengahan Agustus 2020 menjadi fase terberat bagi perekonomian Indonesia.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Kompak, Rupiah dan Mata Uang Asia Terkoreksi

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.725-Rp 14.793 per dolar AS.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Dibuka, IHSG Merosot ke Zona Merah

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan melemah 13,3 poin (0,29 persen) menjadi 5.224.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Terapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan, Telkom Peroleh Sertifikat ISO 37001:2016

Setelah menjalani proses sertifikasi dalam memverifikasi kesesuaian penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan sesuai dengan standar internasional

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Harga Minyak Turun 1% Setelah IEA Turunkan Proyeksi Permintaan

Minyak mentah Brent turun 43 sen, atau 0,95 persen menjadi US$ 45,00 per barel.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Bursa Asia Mixed di Tengah Buntunya Pembicaraan Stimulus AS

Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,23 persen, tetapi indeks Topix sedikit melemah.

EKONOMI | 14 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS