PSBB Dilonggarkan, Permintaan BBM Naik 17%
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-2.86)   |   COMPOSITE 4879.1 (-9.06)   |   DBX 933.193 (7.61)   |   I-GRADE 128.434 (-0.58)   |   IDX30 404.523 (-3.21)   |   IDX80 106.174 (-0.61)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-3.85)   |   IDXQ30 118.527 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.28)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.48)   |   IDXV30 100.803 (-0.57)   |   INFOBANK15 767.134 (-9.65)   |   Investor33 355.071 (-2.81)   |   ISSI 143.565 (0.25)   |   JII 517.566 (1.34)   |   JII70 175.828 (0.4)   |   KOMPAS100 953.068 (-3.09)   |   LQ45 742.375 (-5.22)   |   MBX 1347.52 (-4.53)   |   MNC36 265.633 (-1.2)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (-0.73)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-2.35)   |  

PSBB Dilonggarkan, Permintaan BBM Naik 17%

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 13:45 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Pertamina (Persero) menyatakan mulai Juli 2020 permintaan bahan bakar minyak (BBM) rata-rata harian mulai naik 17 persen menjadi 121.980 kilo liter per hari dibandingkan selama masa Covid-19 periode Maret-Juni 2020 sekitar 104.890 KL per hari.

"Ketika mulai diberlakukan kebijakan new normal yang dimulai work from office (WFO) secara bertahap dan pelonggaran PSBB (pembatasan sosial berskala besar), demand mulai meningkat," kata Direktur Regional dan Marketing Subholding Commercial & Trading PT Pertamina, Jumali dalam virtual media briefing 'Upaya Terbaik Pertamina Melayani Bangsa di Tengah Pandemi' di Jakarta, Sabtu (15/8/2020).

Jumali mengatakan kondisi pandemi Covid-19 membuat permintan BBM turun 25 persen dibandingkan kondisi normal sebesar 140.550 di akhir 2019. Hal ini disebabkan adanya kebijakan work from home dan stay at home serta kebijakan PSBB yang membatasi mobilisasi masyarakat. "Penurunan demand BBM cukup signifikan terjadi pada bulan Maret – Juni 2020 menjadi hanya 104.890 KL per hari," kata Jumali.

Dia mengungkapkan, hingga akhir tahun 2020 diproyeksi penjualan BBM dalam satu tahun mencapai 44,16 juta KL atau naik 4 persen dibandingkan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) revisi SK-3 Covid-19. "Namun memang belum kembali normal seperti sebelum Covid-19, atau 14 persen di bawah realisasi 2019 sekitar 51,3 juta KL," kata dia.

Namun kata Jumali, hal berbeda terjadi pada konsumsi LPG. Kondisi pandemi Covid-19 membuat permintaan LPG naik 2 persen dibandingkan kondisi normal. Hal ini disebabkan kebijakan WFH, sehingga kegiatan masyarakat kebanyakan dilakukan dirumah.

Mengingat daya beli konsumen turun 13 persen selama masa pandemi Covid-19, diprognosakan hingga akhir tahun 2020 penjulan LPG hanya tumbuh 1,3 persen menjadi 7,84 juta matrik ton (MT) dibanding kondisi normal seperti akhir 2019 sebesar 7,75 juta MT.

Untuk menyikapi hal itu, Jumali menjelaskan Pertamina melakukan sejumlah langkah. Pertama, menjamim kesehatan petugas SPB dan petugas lapangan lainnya dengan penyediaan washtafel dan hand sanitizer, pemberian vitamin, serta pemberian alat pelindung diri (APD) sesuai skala prioritas.

Kedua, memberikan keyakinan kepada konsumen bahwa lokasi layanan Pertamina steril dari virus Covid-19 dengan penyemprotan
disenfektan pada semua titik layanan. Ketiga, memperkuat platform digital melalui pengembangan Pertamina Delivery Service (PDS) 135, MyPertamina-LinkAja, pelaksanaan Pertashow, customer lifecycle management, dan telemarketing.

Keempat, memaksimalkan penjualan BBM melalui pemberian kredit penebusan kepada SPBU, program Langit Biru dan pengembangan outlet Pertamax hingga ke seluruh wilayah. Kelima, memaksimalkan penjualan LPG melalui program Trade In LPG 3 Kg ke Bright Gas, promo Diskon Isi Bright Gas, serta OVOO (One Village One Outlet) untuk pengembangan outlet LPG hingga ke pelosok desa.

Keenam, mengoptimalkan promo bagi konsumen seperti program cashback Pertamax series, cashback OJOL, cashback angkot, cashback promo kemerdekaan, dan program cashback lainnya hingga akhir tahun melalui MyPertamina-LinkAja.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

10 Days Challenge 2020 BEI Periode II Jaring 1.254 SID Baru

Kompetisi 10 Days Challenge 2020 periode kedua yang diselenggarakan PT Bursa Efek Indonesia telah menjaring 1.254 single investor identification (SID) baru.

EKONOMI | 15 Agustus 2020

WMU-Agretail.id Teken MoU Distribusikan Ternak Ayam di 150 Kota

PT WMU dan PT Retail Komoditas Nusantara (Agretail.id) menandatangani perjanjian kerja sama (MoU) untuk distribusi unggas di 150 Kota dan Kabupaten.

EKONOMI | 15 Agustus 2020

Lark Ajak UMKM Transformasi Lewat Digitalisasi

Untuk bertahan dan melakukan ekspansi bisnis selama pandemi Covid-19, pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah harus mulai beradaptasi melalui digitalisasi bisnis

EKONOMI | 15 Agustus 2020

PTPP Bidik Tiga Negara ASEAN untuk Pengembangan Bisnis

Saat ini, ada tiga negara ASEAN yang dibidik PTPP untuk pengembangan bisnis, yaitu Malaysia, Brunei Darusallam, dan Filipina.

EKONOMI | 15 Agustus 2020

671 Lulusan Penerbangan Menganggur, Pilot Kreatif Jualan Mie Ayam

Pernah berjualan pakaian secara online tapi tidak cukup memenuhi kebutuhan di rumah.

MEGAPOLITAN | 15 Agustus 2020

BNI Promosikan UMKM Lewat Cabang Luar Negeri

BNI merupakan bank dengan mindset global, tapi tetap memperhatikan keberlangsungan UMKM.

EKONOMI | 15 Agustus 2020

Pandemi, Pertamina Pertahankan Produksi Migas 99% dari Target

Anak perusahaan hulu yang berhasil melampaui target produksi minyak adalah PT Pertamina EP Cepu (PEPC) dan PHI.

EKONOMI | 15 Agustus 2020

Salma Markets Bidik Investor Forex di Indonesia

Salma Markets membidik kalangan investor yang berniat menanamkan modalnya di ranah aset kripto atau cryptocurrency dan forex.

EKONOMI | 15 Agustus 2020

E-Commerce & Jasa Gudang Online Kian Berkembang Saat Pandemi

Jasa sewa gudang sebagai penunjang e-commerce juga menjadi bisnis yang dibutuhkan.

EKONOMI | 15 Agustus 2020

Tertarik Relokasi ke KIT Batang, Perusahaan Korsel Siap Investasi US$ 330 Juta

Perusahaan asal Korea Selatan yang tertarik merelokasi bisnis ke Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah, memiliki rencana investasi sebesar US$ 300 Juta.

EKONOMI | 15 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS