Shared Responsibility Dorong Serapan Minyak Sawit Berkelanjutan di RI
INDEX

BISNIS-27 447.922 (0.22)   |   COMPOSITE 5096.45 (-4.63)   |   DBX 966.383 (0.26)   |   I-GRADE 139.404 (0.54)   |   IDX30 427.333 (0.82)   |   IDX80 113.424 (-0.07)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.76)   |   IDXG30 119.109 (0.49)   |   IDXHIDIV20 379.033 (0.39)   |   IDXQ30 124.381 (0.25)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-1.19)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (-0.54)   |   IDXV30 108.161 (-0.91)   |   INFOBANK15 830.634 (2.07)   |   Investor33 372.738 (0.67)   |   ISSI 150.924 (0.03)   |   JII 548.46 (1.53)   |   JII70 187.38 (0.16)   |   KOMPAS100 1019.47 (0.03)   |   LQ45 787.196 (1.37)   |   MBX 1409.36 (-1.53)   |   MNC36 279.413 (0.25)   |   PEFINDO25 280.307 (-3.18)   |   SMInfra18 241.86 (0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (0.31)   |  

Shared Responsibility Dorong Serapan Minyak Sawit Berkelanjutan di RI

Rabu, 19 Agustus 2020 | 19:56 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Organisasi keanggotaan nirlaba internasional, Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) menyatakan Shared Responsibility (SR) akan mendorong penyerapan minyak sawit berkelanjutan di Indonesia yang saat ini baru 13 persen.

Direktur RSPO Indonesia, Tiur Rumondang menjelaskan bahwa Shared Responsibility atau Tanggung Jawab Bersama bukan merupakan konsep baru bagi RSPO dan telah menjadi bagian kode etik anggota RSPO selama lima tahun. Setelah revisi Prinsip dan Kriteria (P&K) pada 2017, hingga saat ini para pemangku kepentingan mengidentifikasi bahwa konsep Shared Responsibility perlu diidentifikasi dan dikembangkan lebih lanjut. “Selama 14 tahun terakhir, kita telah melihat pertumbuhan impresif produksi minyak sawit berkelanjutan dari anggota kami. Namun permintaannya tidak sebanding dengan suplai. Ada keyakinan bahwa pembeli tidak mematuhi standar yang berlaku bagi produsen karena tidak adanya aturan mengenai hal itu,” kata Tiur dalam webinar virtual bertema 'Shared Responsibility dan Sawit Berkelanjutan' di Jakarta, Rabu (19/8/2020).

Dengan konsep Shared Responsibility, kata Tiur, RSPO ingin mendorong upaya semua pemangku kepentingan dalam rantai pasok minyak sawit untuk mentransformasi pasar dan menjadikan minyak sawit berkelanjutan sebagai norma.

Head of Market Transformation WWF-Indonesia, Aditya Bayunanda mengatakan, saat ini upaya bersama dibutuhkan untuk memastikan bahwa produsen yang memproduksi minyak sawit secara berkelanjutan menerima manfaat seharusnya. "Sementara konsumen menggunakan daya belinya untuk memberikan insentif kepada produsen, utamanya petani kecil," kata dia.

WWF mempromosikan penggunaan produk minyak sawit berkelanjutan di pasar domestik maupun pasar internasional, serta memberikan informasi relevan kemana pembeli bisa memperoleh sumber minyak sawit berkelanjutan dalam rangka mendukung pelaku pasar.

Managing Director for Sustainability and Strategic Stakeholder Engagement Golden Agri Resources (GAR) Agus Purnomo mengatakan, selama ini beban hanya ditanggung produsen kelapa sawit. "Kita perlu membuat aksi keberlanjutan sebagai sebuah tanggung jawab bersama yang dipikul bersama-sama oleh semua pihak,” kata dia.

GAR telah menjadi anggota RSPO sejak April 2011 dan memiliki 270.000 hektare perkebunan sawit yang telah mendapat sertifikasi RSPO dengan kapasitas produksi 1,3 juta ton minyak sawit mentah (CPO). Selain komitmen terhadap RSPO, GAR juga telah mengajak pabrik dan petani independen yang tidak tergabung dalam jaringan rantai pasok mereka untuk mengimplementasikan kebijakan keberlanjutan yang serupa.

Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menambahkan bahwa mayoritas konsumen di Indonesia tidak mengetahui komposisi minyak sawit yang terkandung dalam berbagai produk yang dijual di pasar. “Banyak konsumen di Indonesia yang hanya mengetahui minyak sawit sebagai bagian dari minyak goreng dan hal-hal terkait konsumsi yang berkelanjutan bukan merupakan perhatian besar. Ini terjadi karena tidak adanya edukasi dari pelaku industri terhadap konsumen tentang pengetahuan produk dan juga tidak adanya kebijakan yang jelas dalam hal ini,” kata dia.

YLKI kata dia, mendorong industri minyak goreng untuk memastikan bahwa produknya ramah lingkungan, dari hulu hingga ke hilir. "Mereka juga harus memastikan bahwa tidak ada pelanggaran terhadap hak-hak buruh dan hak asasi manusia lainnya dalam kriteria keberlanjutan mereka,” kata Tulus.

Pada 31 Oktober 2019, Dewan Gubernur RSPO menyetujui aturan yang menyerukan Shared Responsibility. Aturan baru ini mengatur bahwa produsen penghasil barang konsumen (consumer goods manufacturers) dan pengecer yang membeli produk minyak sawit berkelanjutan untuk meningkatkan serapannya sebesar 15 persen dari baseline tahun sebelumnya yaitu Laporan Komunikasi Tahunan Anggota RSPO (ACOP 2019) untuk tahun pertama dari implementasi Shared Responsibility. Misalnya, kalau serapannya sebesar 10 persen pada tahun sebelumnya, maka harus menjadi 25 persen pada tahun pertama setelah implementasi Shared Responsibility.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

OJK Sudah Bentuk 186 Tim Antirentenir

Per Juli 2020, tercatat sudah ada 186 Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang telah terbentuk di 32 provinsi dan 154 kabupaten kota.

EKONOMI | 19 Agustus 2020

Menko Luhut: Pembangunan Infrastruktur Krusial bagi Pertumbuhan Ekonomi

Studi LPEM FEUI menyebutkan, kenaikan stok jalan sebesar 1% akan menumbuhkan ekonomi sebesar 8,8%.

EKONOMI | 19 Agustus 2020

Pembiayaan Kapal, PTK Dapat Pinjaman dari Bank Mandiri Syariah

Bagi PTK, pendanaan ini untuk mendukung program investasi pembiayaan 11 unit Kapal Harbour Tug 3200 HP, dengan masa waktu selama 5,5 tahun.

EKONOMI | 19 Agustus 2020

INSA: Restrukturisasi Pinjaman di Tengah Pandemi Sangat Penting

Restrukturisasi pinjaman sangat dibutuhkan untuk modal usaha dan modal operasional guna menjaga cash flow (arus kas) perusahaan-perusahaan pelayaran.

EKONOMI | 19 Agustus 2020

RI Bisa Jadi Leader Industri Mebel dan Kerajinan di ASEAN

HIMKI prihatin dengan pihak-pihak yang menginginkan dibukanya ekspor log dan bahan baku rotan dengan alasan lebih praktis dan menguntungkan.

EKONOMI | 19 Agustus 2020

Wika Salurkan Bantuan Gerobak Dagang bagi Warga Jaktim

Pemberian gerobak dagang diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menggerakkan perekonomian nasional melalui pemberdayaan UMKM.

EKONOMI | 19 Agustus 2020

Dua Hari Lagi, Samsung Galaxy Note 20 Series Dijual Perdana di Indonesia

Penjualan perdana dua varian smartphone, yakni Galaxy Note 20 Ultra dan Galaxy Note 20, akan berlangsung dua hari lagi atau pada Jumat (21/8/2020).

EKONOMI | 19 Agustus 2020

Logam Mulia Beri Kontribusi Terbesar Ekspor Nonmigas Juli 2020

Logam mulia dan perhiasan menjadi komoditas yang memberi kontribusi terbesar bagi ekspor nonmigas Indonesia pada Juli 2020.

EKONOMI | 19 Agustus 2020

Pengusaha Ultramikro Ujung Tombak Kemerdekaan Ekonomi

Pelaku usaha ultramikro (UMi) yang produktif dengan jumlah besar di Indonesia, merupakan ujung tombak bagi kemerdekaan ekonomi Indonesia.

EKONOMI | 19 Agustus 2020

Citra Sentul Raya Segera Luncurkan Klaster Baru

Citra Sentul Raya segera meluncurkan dua cluster eksklusif sekaligus pada semester kedua tahun 2020, yaitu Cluster Rhine dan Cluster Tiber.

EKONOMI | 19 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS