Pandemi Gerus Okupansi dan Pendapatan Hotel Fitra
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Pandemi Gerus Okupansi dan Pendapatan Hotel Fitra

Senin, 24 Agustus 2020 | 15:12 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Majalengka, Beritasatu.com - Perusahaan pengelola Fitra Hotel Majalengka, PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) hingga semester I-2020 membukukan pendapatan Rp 2,07 miliar atau terkoreksi 49 persen dibandingkan semester I-2019 sebesar Rp 4,06 miliar. Pandemi virus corona (Covid-19) membuat tingkat okupansi hotel perusahaan terdampak.

“Kondisi makro ekonomi belum sepenuhnya mendukung industri perhotelan di tengah pandemi,” kata Direktur Utama PT Hotel Fitra International Tbk Joni Rizal dala paparan publik usai RUPST perseroan secara virtual di Majalengka, Senin (24/8/2020).

Joni menambahkan, sejumlah sentimen negatif tersebut di antaranya pelambatan ekonomi global, fluktuasi harga komoditas serta pertumbuhan ekonomi domestik yang lebih rendah dari perkiraan.

Dia mengatakan, pandemi Covid-19 menerpa hampir semua sektor bisnis di Tanah Air termasuk sektor properti, real estate, dan jasa perhotelan. “Prospek bisnis perseroan pada 2020 penuh tantangan, perhotelan salah satu sektor yang mengalami pukulan berat,” katanya.

Direktur Keuangan PT Hotel Fitra International Tbk Sukino menjelaskan, pendapatan terbesar masih berasal dari jasa hotel sebesar Rp 1,11 miliar, disusul lini bisnis breakfast, banquet, food and beverage, laundry, transportasi, dan lainnya. Penurunan pendapatan membuat perseroan merugi sebesar Rp 5,21 miliar, dari semester I-2019 yang merugi Rp 3,45 miliar.

Meski pendapatan dan laba menurun, hotel yang sebelumnya bernama PT Hotel Fitra Syariah ini bisa membukukan kenaikan aset pada Juni 2020 menjadi Rp 63,12 miliar dari Desember tahun lalu sebesar Rp 60,84 miliar. Aset tahun lalu juga meningkat dari tahun 2018 sebesar Rp 47,07 miliar dan tahun 2017 sebesar Rp 46,77 miliar.

Sepanjang 2019, pendapatan Hotel Fitra meningkat 17 persen menjadi Rp 9,48 miliar, dari 2018 sebesar Rp 8,07 miliar. Perseroan masih mencetak rugi bersih tahun lalu sebesar Rp 6,14 miliar, dari tahun 2018 merugi Rp 4,81 miliar.

Tahun lalu, tingkat hunian kamar Hotel Fitra sebesar 60,66 persen meningkat dibandingkan tahun 2018 sebesar 52,55 persen.

Direktur Operasional sekaligus Corporate Secretary Tomi Tris PT Hotel Fitra International Tbk memaparkan, perseroan pada 2020 mengalami situasi yang cukup berat. "Bandara Kertajati dan tol yang menghubungkan Bandung-Majalengka juga belum beroperasi sepenuhnya,” kata Tomi.

Perseroan kata dia, akan terus meningkatkan inovasi, memperkuat tim riset & pengembangan serta strategi bisnis yang jitu baik offline maupun daring.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pembangunan Infrastruktur Transportasi Laut Dikebut

Pelabuhan Patimban tahap I dapat diselesaikan pada Oktober 2020.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Jokowi Tegaskan Banpres Produktif untuk Tambahan Modal Kerja Pelaku Usaha Mikro

Jokowi menegaskan program bantuan presiden (Banpres) Produktif merupakan program tambahan yang diberikan kepada para pelaku usaha mikro.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Kemperin Pacu Lima Sektor untuk Tingkatkan Subtitusi Impor

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan ada lima sektor yang dipacu untuk mencapai target subtitusi impor 35% pada 2022.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Banpres Produktif Sebesar Rp 28,8 T Bidik 12 Juta Usaha Kecil dan Mikro

Jokowi meluncurkan bansos dengan skema cash transfer dengan nama program bantuan presiden (banpres) produktif bagi pelaku usaha kecil dan mikro

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Airlangga Hartarto: UMKM Lokal Percepat Pemulihan Ekonomi Nasional

Pemerintah mendukung bangkitnya kegiatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal karena akan mempercepat pemulihan ekonomi nasional.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Kebijakan Ganjil-Genap Sepeda Motor Persulit Ekonomi Kelompok Menengah ke Bawah

Aturan ganjil-genap untuk sepeda motor dinilai akan semakin mempersulit perekonomian kelompok menengah ke bawah.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Targetkan Substitusi Impor 35%, Pemerintah Harus Benahi Jaringan Distribusi

Untuk mencapai target substitusi impor 35% pada 2022, pemerintah harus membenahi jaringan distribusi antara penghasil bahan baku dengan industri di hilir.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Aparat Diminta Tegas Terhadap Impor Baja Ilegal

Adanya pemalsuan SNI terhadap produk besi baja, apalagi berkualitas rendah, tentu mengganggu dan membahayakan proyek srategis nasional.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Emas Antam Turun ke Rp 1,023 juta Per Gram

Untuk pecahan 500 gram: Rp 481,820 juta.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Sri Mulyani Lantik 11 Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Kemkeu

Usaha kecil menengah adalah tulang punggung perekonomian Indonesia.

EKONOMI | 24 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS