Wakil Ketua Komisi IV: Sawit Komoditas Penopang Ekonomi
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Wakil Ketua Komisi IV: Sawit Komoditas Penopang Ekonomi

Rabu, 2 September 2020 | 14:26 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Komoditas kelapa sawit memiliki nilai strategis bagi bangsa Indonesia. Pasalnya, tanaman ini menjadi sumber devisa negara dan penopang ekonomi nasional.

“Bangsa Indonesia wajib bersyukur karena memperoleh anugerah dari Tuhan berupa tumbuh suburnya kelapa sawit," ujar Wakil Ketua Komisi IV DPR yang membidangi pertanian, Hasan Aminuddin di Jakarta, dalam keterangannya yang diterima Rabu (2/9/2020).

Nilai ekspor produk minyak sawit termasuk oleokimia dan biodiesel pada 2019 mencapai sekitar US$ 20 miliar. Tingginya ekspor minyak sawit dan produk turunannya ini menjadikan neraca perdagangan Indonesia bisa lebih baik.

Menurut Hasan, perkebunan kelapa sawit yang umumnya dibangun di daerah terpencil, mampu mendorong berkembangnya satu wilayah menjadi sentra ekonomi. “Daerah di Sumatera Utara, Riau, Jambi, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Barat telah berkembang pesat ekonominya karena kelapa sawit,” kata Anggota DPR dari Fraksi Nasdem ini.

Hal itu sejalan dengan kebijakan nasional untuk memfokuskan pembangunan di daerah pinggiran dan emperkuat desa dalam rangka negara kesatuan.

Ke depan, peran kelapa sawit diharapkan akan semakin penting terutama terkait permintaan yang semakin meningkat untuk mendukung penyediaan pangan dan energi berkelanjutan.

Senada Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi PKB Luluk Nur Hamidah menyebutkan, komoditas sawit sudah menjadi industri strategis karena sumbangannya besar, baik dalam membuka lapangan keja maupun sumbangan devisa bagi negara. Luluk berharap pemerintah lebih mengoptimalkan potensi sawit dengan membuat berbagai produk turunan, sehingga bisa memberikan nilai tambah khususnya para petani sawit rakyat.

Di sisi lain, Luluk mengakui adanya kampanye hitam yang dilakukan komunitas-komunitas internasional terkait sawit. "Ini dilakukan Eropa yang menjadi negara tujuan ekspor. Ya memang ada kepentingan ekonomi yang sengaja didesain dengan isu-isu lingkungan hidup," katanya.

Dikatakan Luluk, komunitas internasional gencar melakukan kampanye hitam dengan pendekatan yang seolah-olah bisa diterima secara scientific bahwa produk dari olahan sawit berbahaya secara kesehatan. Belum soal isu lingkungan. "Mereka menggunakan pendekatan dengan riset, misalnya produk dari sawit dianggap ada lemak jenuhnya yang bisa mengganggu jantung. Bagi mereka, intinya sawit harus diperangi karena tidak mendukung gaya hidup sehat. Kedua soal isu lingkungan hidup. Jadi kita ini dipepet dari ujung ke ujung baik isu kesehatan dan lingkungan," katanya.

Luluk mendorong pemerintah untuk membuat counter issue. Misalnya dalam persoalan lingkungan, pemerintah harus menunjukkan langkah konkret bahwa mereka sudah melakukan pengawasan dan pembinaan secara benar agar tidak terjadi pengrusakan lingkungan. "Harus ada pemberdayaan petani-petani terutama sawit rakyat, misalnya pola berkebun dan sebagainya. Kita juga dorong pemerintah bisa meng-counter isu secara ilmiah dan elegan juga bahwa kalau disebut produk olahan sawit itu tidak baik, bikin counter kampanye bahwa ada banyak nilai manfaat dari sawit," tuturnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Erick Thohir: 2021, Indonesia Dapat 300 Juta Vaksin Covid-19

Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Erick Thohir, mengatakan Indonesia akan memperoleh 300 juta vaksin Covid-19 pada 2021

EKONOMI | 2 September 2020

Kompak, Rupiah dan Mata Uang Asia Ambles Siang Ini

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.605-Rp 14.815 per dolar AS.

EKONOMI | 2 September 2020

Perekonomian Mulai Bergerak, Angkutan Barang Kereta Api Meningkat

Pada semester I- 2020, pendapatan dari angkutan barang mencapai 43% dari total pendapatan KAI.

EKONOMI | 2 September 2020

Bulog dan Kemsos Jamin Kualitas Beras Bansos Baik

Beras berasal dari penyerapan petani saat musim panen raya lalu.

NASIONAL | 2 September 2020

Bursa Hong Kong dan Singapura Melemah, Indeks Tokyo Naik

Indeks Nikkei 225 Jepang naik 73,0 (0,32 persen) mencapai 23.211 poin.

EKONOMI | 2 September 2020

Sesi Siang, IHSG Naik Tipis ke 5.311

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 75.028 miliar saham senilai Rp 4,180 triliun.

EKONOMI | 2 September 2020

Tugu Insurance Raih Golden Trophy di Infobank Insurance Awards 2020

Golden Trophy diberikan kepada perusahaan asuransi yang berhasil meraih predikat “Sangat Bagus” selama lima tahun berturut-turut (2015 – 2019).

EKONOMI | 31 Agustus 2020

Diterjang Pandemi, Kerugian Pertamina Dinilai Wajar

Saat PSBB semua orang wajib di rumah sehingga permintaan BBM juga turun.

EKONOMI | 2 September 2020

Soksi Bersama Pemerintah Pulihkan Keadaan Ekonomi Nasional

Soksi Gorontalo cetak wirausaha muda.

EKONOMI | 2 September 2020

Gelar Bursa Kerja, Pemkot Tangerang Siapkan 5.572 Lowongan Pekerjaan

Pemkot Tangerang menghadirkan 5.572 lowongan pekerjaan.

MEGAPOLITAN | 2 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS