Pertagas Berdayakan Petani Karawang Tingkatkan Produktivitas Padi
INDEX

BISNIS-27 496.112 (7.49)   |   COMPOSITE 5571.66 (81.11)   |   DBX 1025.31 (6.73)   |   I-GRADE 161.222 (3.23)   |   IDX30 481.63 (9.32)   |   IDX80 126.239 (2.53)   |   IDXBUMN20 347.718 (10.77)   |   IDXG30 131.769 (1.75)   |   IDXHIDIV20 428.361 (9.36)   |   IDXQ30 139.975 (2.43)   |   IDXSMC-COM 236.298 (3.68)   |   IDXSMC-LIQ 285.496 (7.48)   |   IDXV30 117.12 (3.63)   |   INFOBANK15 959.319 (10)   |   Investor33 418.313 (5.87)   |   ISSI 162.317 (3.18)   |   JII 593.683 (14.31)   |   JII70 203.182 (4.77)   |   KOMPAS100 1131.88 (19.93)   |   LQ45 884.897 (16.77)   |   MBX 1547.61 (24.33)   |   MNC36 311.774 (4.65)   |   PEFINDO25 293.783 (7.19)   |   SMInfra18 273.756 (10.1)   |   SRI-KEHATI 356.906 (5.42)   |  

Pertagas Berdayakan Petani Karawang Tingkatkan Produktivitas Padi

Sabtu, 12 September 2020 | 13:00 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Pertamina Gas (Pertagas) mendorong petani di jalur pipa gas di Karawang, Jawa Barat menggunakan pupuk organik untuk meningkatkan produktivitas padi.

"Pertagas dalam menjalankan program CSR (corporate social responsilbity) yang sifatnya community development (comdev), tidak serta merta kita dampingi terus," kata Manager Community Development & CSR Pertagas Zainal Abidin dalam wawancara daring local hero Sabtu (12/9/2020).

Zainal mengatakan, pada awal 2018 Pertagas mulai mendorong petani di Desa Cilamaya, Karawang lewat program Saung Patra (Desa Unggul Petani Berdaya). "Kami mulai bentuk kelompok sampai peningkatan kapasitas building," kata Zainal.

Program ini digagas karena adanya degradasi unsur alami tanah, degradasi produksi pertanian dan disfungsi koperasi.

Sementara Aep Endang Sudrajat yang memimpin kelompok tani Gapoktan Saluyu di Cilamaya Karawang mengungkapkan, para petani di wilayahnya kerap mendapatkan tantangan seperti kebiasaan penggunaan pupuk kimia, berkurangnya tingkat kesuburan serta harga gabah yang rendah dan persoalan tungkulak.

Menghadapi persoalan tersebut, Aep berinisiatif menggunakan pupuk organik serta mulai mengajak rekan-rekannya melakukan hal yang sama dengan didampingi Pertagas.

Aep mengaku bertanggungjawab memimpin kelompoknya yang memiliki anggota 374 orang terus berinovasi untuk mengembangkan usaha pertanian organik. Tidak hanya upaya mendorong peningkatan pendapatan anggotanya, namun juga agar kelestarian lingkungan dan kesuburan tanah tetap terjaga.

Dia mengatakan, sebelum menggunakan pupuk organik, padi yang dihasilkan per hektare (ha) mencapai 6 ton-6,5 ton dengan biaya produksi sekitar Rp 10 juta- Rp 11 juta. "Biaya besar karena harus memakain bahan kimia berlebih untuk memberantas hama," kata dia.

Setelah kerja sama dengan Pertagas dengan menggunaan pupuk organik bisa menghasilkan 7,5 ton per ha dengan biaya Rp 5,5 juta - Rp 6 juta. "Sementara jika tidak ikut program padi sehat/organik hasilnya hanya 5 ton per ha dengan biaya yang cukup besar Rp 10 juta -11 juta," kata dia.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hadapi Dampak Pandemi, BPR Gandeng Intersa Consulting

Diharapkan para praktisi perbankan bisa mendapatkan pengetahuan yang lebih memadai serta mendapatkan solusi terbaik dalam menghadapi krisis di tengah pandemi.

EKONOMI | 12 September 2020

Perumahan di Kota Depok Masih Menjadi Pilihan Konsumen

Pranadipa Development mengembangkan proyek town house The Hermosa Garden dekat tol Sawangan Depok.

EKONOMI | 12 September 2020

Sejak Awal Tahun, Obligasi dan Sukuk di BEI Rp 59,3 Trilliun

Jumlah Rp 59,38 triliun adalah 76 emisi dari 52 emiten.

EKONOMI | 12 September 2020

Emas Ditutup Melemah, tetapi Secara Mingguan Menguat

Harga emas di pasar spot turun 0,7 persen menjadi US$ 1.941,07 per ounce.

EKONOMI | 12 September 2020

Penyaluran FLPP Rumah Subsidi Mencapai Rp 8,9 Triliun

Idealnya bank pelaksana yang ada per September ini telah menyalurkan dana minimal 70 persen.

EKONOMI | 12 September 2020

Kapitalisasi Bursa Hilang Rp 254 Triliun Pekan Ini

Frekuensi perdagangan turun sebesar 0,41 persen menjadi 712.986 kali transaksi dari pekan lalu sebesar 715.901 kali transaksi.

EKONOMI | 12 September 2020

Nasdaq Turun Akhiri Minggu Terburuk Sejak Maret karena Saham Teknologi

Nasdaq ditutup melemah 0,6 persen ke 10.853,55 setelah sempat mencapai level tertinggi naik 1 persen.

EKONOMI | 12 September 2020

Bursa Eropa Menguat di Tengah Negosiasi Inggris dan UE

Pan-European Stoxx 600 ditutup naik 0,1 persen.

EKONOMI | 12 September 2020

Labuan Bajo Siap Gelar KTT G-20 dan ASEAN Summit 2023

Selain pembangunan akses menuju Tana Mori, peningkatan jaringan jalan KSPN Labuan Bajo juga terus dilakukan seperti penanganan ruas jalan dalam kota.

EKONOMI | 12 September 2020

Peritel Kesehatan dan Kecantikan Ekspansi ke Timur Tengah

Al-Futtaim yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) menjalin perjanjian waralaba dengan A.S. Watson Group.

EKONOMI | 11 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS