Jadi Dubes RI di AS, M Lutfi Prioritaskan Bebas Bea Masuk
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

Jadi Dubes RI di AS, M Lutfi Prioritaskan Bebas Bea Masuk

Senin, 14 September 2020 | 11:08 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Mantan Menteri Perdagangan sekaligus mantan Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Muhammad Lutfi resmi dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai duta besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat (AS), pada Senin (14/9/2020) di Istana Negara, Jakarta.

Lutfi akan menggantikan posisi Mahendra Siregar yang saat ini mengemban amanah sebagai wakil menteri luar negeri RI. Dalam mengemban tugas sebagai perwakilan Indonesia di AS terdapat sejumlah hal yang menjadi program prioritas Lutfi. Pertama, memastikan bahwa pemerintah AS akan memperpanjang persetujuan fasilitas pembebasan tarif bea masuk (generalized system of preference/GSP) kepada Indonesia. Kedua, memulai pembicaraan untuk negosiasi terkait perjanjian dagang bebas terbatas atau limited trade deal dengan AS.

“Saya akan mendorong bahwa persetujuan GSP diperpanjang. Lalu, memulai pembicaraan negosiasi daripada limited trade deal, yaitu barang-barang di AS yang pajaknya kurang dari 5 persen bisa di nol persen kan tanpa melalui kongres. Kita memulai negosiasi itu segera, itu prioritas,” ujar Lutfi usai pelantikan di Istana Negara.

Seperti diketahui, Indonesia berada di urutan ketiga negara yang banyak memanfaatkan fasilitas GSP AS. Sekitar 14,9 persen ekspor Indonesia ke AS memanfaatkan fasilitas tersebut. Saat ini, Indonesia tengah menunggu hasil review yang dilakukan pemerintah AS melalui United States Representative (USTR) terkait pemberian fasilitas GSP.

Lutfi memastikan ke depan diplomasi ekonomi dengan Negara Paman Sam akan diperkuat. Seiring era baru perdagangan internasional, lanjutnya, pihaknya menyadari bahwa bila ingin menjual barang atau produk ke pasar AS, maka Indonesia juga mesti membeli produk AS. “Saya juga ingin memastikan produk-produk AS bisa berkompetisi di pasar Indonesia. Karena pasar kita besar dan prospektif, saya akan memastikan bahwa AS mengetahui bahwa Indonesia selalu memperbaiki iklim investasi,” ungkapnya.

Lutfi mengungkapkan tekadnya untuk memastikan bahwa investor-investor AS mengetahui dengan baik perbaikan iklim investasi di Tanah Air dan menjadikan Indonesia sebagai negara tujuan investasi dari perusahaan-perusahaan asal negara Adidaya tersebut.

Minat investor AS untuk menjadikan Indonesia sebagai negara tujuan investasi telah tercermin dari langkah Kimberly-Clark Corporation, pionir produk konsumen global yang bermarkas di Texas, AS. Kimberly mengumumkan akan mengakuisisi Softex Indonesia dengan nilai transaksi tunai US$ 1,2 miliar, dari sekelompok pemegang saham termasuk CVC Capital Partners Asia Pacific IV.

“Pada akhir era-70an mereka salah satu perusahaan pertama yang investasi besar di Indonesia. Sekarang mereka sudah mulai lagi. Dengan modalitas baru, dengan membuka pasar kita ternyata banyak investasi masuk. Mudah-mudahan mereka membuka pasar baru sekaligus menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi,” papar Lutfi.

Jejak Karier
Sebelum menjadi Dubes RI untuk AS, Lutfi memiliki jejak karir yang panjang. Lelaki kelahiran Jakarta pada 1969 dari pasangan Firdaus Wajdi dan Suhartini ini mengawali karirnya sebagai seorang pengusaha bersama beberapa rekannya, Erick Thohir (kini Menteri BUMN), Wishnu Wardhana, dan Harry Zulnardy. Mereka berinisiatif mendirikan Mahaka Group.

Saat usianya 29 tahun, Lutfi dipercaya untuk menjadi Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia untuk Jakarta Yang Lebih Baik (Hipmi Jaya) periode 1998 - 2001. Selama empat tahun berikutnya (2001 – 2004), Lutfi diberi kepercayaan lebih besar menjadi Ketua Nasional Hipmi.

Mengantongi gelar sarjana di bidang Economics dari Purdue University, Amerika Serikat, Lutfi ditunjuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk masuk ke dalam Kabinet Indonesia Bersatu pada 2005. Posisi yang ditempati Lutfi di kabinet tersebut sebagai kepala BKPM. Saat itu usianya masih 36 tahun dan Lutfi tercatat sebagai kepala BKPM termuda yang pernah dimiliki negeri ini.

Saat memimpin BKPM, Lutfi dinilai berhasil membawa Indonesia masuk dalam 25 Daftar Teratas Tempat Tujuan Investasi versi AT Kearney pada edisi nomor 21. Di bawah kendali Lutfi, Indonesia bahkan diakui oleh Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) sebagai salah satu negara berkembang terbaik. Di BKPM, Lutfi telah memperkenalkan aspek keterbukaan penuh dan memprakarsai pelayanan terpadu satu pintu (PTSP), yang saat ini menjadi sumber daya tarik bagi para investor asing.

Pada 2008, Lutfi mendapat penghargaan sebagai Pemimpin Muda yang Berpengaruh oleh The World Economic’s Forum’s Young Global Leaders. Lutfi juga menerima penghargaan Bintang Mahaputra Adipradana, yaitu salah satu penghargaan tertinggi di Indonesia yang diberikan untuk anggota masyarakat sipil.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lewat Super App, Indo Premier Bidik Investor Reksa Dana Pemula

IPOT menawarkan diversifikasi investasi dengan satu akun, satu bank pembayaran, dan satu reporting untuk semua produk dan transaksi.

EKONOMI | 14 September 2020

Duta Indah Garap Proyek Townhouse di Tengah Kota Tangerang

Duta Indah Residence menawarkan rumah tinggal konsep townhouse dengan nilai cicilan Rp 3 jutaan per bulan.

EKONOMI | 14 September 2020

Emas Antam Stagnan di Rp 1,031 juta Per Gram

Untuk pecahan 500 gram: Rp 485,820 juta.

EKONOMI | 14 September 2020

Pagi Ini, Rupiah Menguat Sejalan Mata Uang Asia

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.855-Rp 14.877 per dolar AS.

EKONOMI | 14 September 2020

Awali Pekan Ini, IHSG Langsung Tancap Gas

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan naik 81,8 poin (1,6 persen) menjadi 5.097.

EKONOMI | 14 September 2020

Optimalkan Pemerataan dengan Paham Informasi Infrastruktur

Masyarakat harus paham berbagai informasi infrastruktur agar pembangunan tepat sasaran

NASIONAL | 14 September 2020

Bantu Pulihkan UMKM, Bank DKI Kucurkan Kredit ke UMKM Jakpreneur

Pemberian kredit Bank DKI ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pelaku UMK sebagai tambahan modal kerja maupun investasi.

EKONOMI | 14 September 2020

Bursa Asia Naik Didorong Softbank Setelah Kesepakatan Nvidia

Di Jepang, indeks Nikkei 225 naik 0,56 persen pada awal perdagangan.

EKONOMI | 14 September 2020

PSBB DKI Lebih Longgar, IHSG Diprediksi Menguat

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 4.891 - 5.064.

EKONOMI | 14 September 2020

Pertamina Tidak Hanya Kejar Profit, tetapi Keberlangsungan Usaha

Perubahan organisasi menjadi beberapa subholding diharapkan membuat lini bisnis lebih terklaster.

EKONOMI | 14 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS