Dow Naik Tipis karena Fed Berjanji Pertahankan Suku Bunga Rendah
INDEX

BISNIS-27 434.406 (3.07)   |   COMPOSITE 4934.09 (25.82)   |   DBX 924.804 (3.51)   |   I-GRADE 130.838 (0.76)   |   IDX30 413.425 (2.32)   |   IDX80 108.094 (0.62)   |   IDXBUMN20 272.657 (0.52)   |   IDXG30 115.379 (0.92)   |   IDXHIDIV20 370.721 (1.36)   |   IDXQ30 120.916 (0.82)   |   IDXSMC-COM 211.116 (0.63)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (1.85)   |   IDXV30 102.468 (0.76)   |   INFOBANK15 776.883 (6.45)   |   Investor33 360.093 (2.34)   |   ISSI 144.765 (0.7)   |   JII 523.909 (1.92)   |   JII70 177.568 (0.75)   |   KOMPAS100 966.07 (5.89)   |   LQ45 756.376 (4.78)   |   MBX 1366.8 (7.54)   |   MNC36 270.277 (1.53)   |   PEFINDO25 258.891 (2.32)   |   SMInfra18 233.321 (0.77)   |   SRI-KEHATI 303.606 (1.68)   |  

Dow Naik Tipis karena Fed Berjanji Pertahankan Suku Bunga Rendah

Kamis, 17 September 2020 | 05:56 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

New York, Beritasatu.com - Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street bervariasi setelah bank sentral Federal Reserve (the Fed) mengindikasikan akan mempertahankan suku bunga lebih rendah selama beberapa tahun ke depan. Namun indeks S&P 500 kesulitan karena turunya saham perusahaan teknologi.

Dow Jones Industrial Average naik tipis 36,78 poin atau 0,1 persen ke 28.032,38. S&P 500 turun 0,5 persen menjadi 3.385,49 dan Nasdaq Composite melemah 1,3 persen menjadi 11.050,47.

Saham Apple turun hampir 3 persen. Facebook mengakhiri perdagangan berkurang 3,3 persen dan Amazon ambles 2,5 persen. Netflix juga turun lebih 2 persen. Alphabet dan Microsoft masing-masing ditutup melemah 1 persen.

Kenaikan Goldman Sachs 1,4 persen membantu Dow ditutup di area positif.

Anggota komite pembuat kebijakan Fed mengindikasikan suku bunga tetap mendekati nol hingga 2023 untuk mencapai sasaran inflasi 2 persen. "Dengan inflasi yang terus berjalan dalam jangka panjang, Komite akan menargetkan inflasi secara moderat di atas 2 persen untuk beberapa waktu," kata Komite Pasar Terbuka Federal dalam sebuah pernyataan.

“Bagaimana sebenarnya penargetan inflasi rata-rata' diterapkan selama beberapa tahun ke depan masih harus dilihat, tetapi pernyataan sore ini memperjelas bahwa FOMC selama 24-30 bulan ke depan, akan mempertimbangkan pengetatan," kata CEO Marketfield Asset Management, Michael Shaoul.

Ketua Fed Jerome Powell mengatakan kepada wartawan dalam konferensi pers bahwa kebijakan moneter yang mudah akan tetap berlaku sampai lapangan kerja maksimum.

Dia menambahkan kisaran target suku bunga nol hingga 0,25 persen saat ini sampai kondisi pasar tenaga kerja telah mencapai tingkat yang konsisten dan inflasi telah meningkat hingga 2 persen dan berada di jalur yang cukup melebihi 2 persen untuk beberapa waktu.

Powell mengatakan sektor ekonomi tertentu akan terus berjuang tanpa bantuan fiskal lebih lanjut. Komentar itu muncul setelah kepala staf Gedung Putih Mark Meadows optimistis bahwa Demokrat dan Republik mencapai kesepakatan stimulus virus corona. Presiden Donald Trump juga mengisyaratkan akan mendukung paket yang lebih besar dalam cuitnya.

Dalam berita perusahaan, salah satu IPO terpanas tahun 2020 dibuka untuk perdagangan Rabu. Perusahaan perangkat lunak Snowflake melonjak lebih 100 persen dalam debutnya. IPO dihargai US$ 120 per saham.



Sumber:CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Bursa Eropa Menguat Jelang Pengumuman the Fed

Pan-European Stoxx 600 berakhir naik 0,4 persen.

EKONOMI | 17 September 2020

Pengajuan Nomor Induk Berusaha di BKPM Pecahkan Rekor Terbanyak

Sepanjang 2020, NIB yang diterbitkan belum pernah melebihi jumlah 100.000 dalam satu bulan.

EKONOMI | 17 September 2020

Wall Street Menguat Jelang Rapat the Fed

Dow Jones Industrial Average naik 0,3 persen, S&P 500 naik 0,4 persen, Nasdaq naik 0,3 persen.

EKONOMI | 16 September 2020

OECD Revisi Proyeksi PDB Indonesia 2020 Jadi -3,3%

OECD memperkirakan perekonomian Indonesia tahun ini akan terkontraksi hingga 3,3 persen, atau 0,5 persen lebih buruk daripada proyeksi sebelumnya.

EKONOMI | 16 September 2020

Serapan Anggaran "Kotaku" Kempupera Capai 72,4%

Hingga 13 September 2020, progres serapan Kotaku tercatat mencapai Rp 305 miliar dengan realisasi penerima manfaat sebanyak 12.387 orang atau 98,91%.

EKONOMI | 16 September 2020

Usaha Sosial-Kreatif Sediakan lebih Banyak Lapangan Kerja Inklusif

Pada tahun 2019, jumlah rata-rata pekerja perempuan yang dipekerjakan oleh CSE adalah 3,8. Angka ini di atas rata-rata semua sektor usaha 0,6.

EKONOMI | 16 September 2020

Pegadaian Terbitkan Obligasi dan Sukuk Rp 3,25 Triliun

Penerbitan obligasi dan sukuk ini digunakan untuk memperkuat struktur modal kerja perusahaan.

EKONOMI | 16 September 2020

Satgas PEN Harap Stimulus Bisa Dongkrak Ekonomi Nasional pada Kuartal III

Penyaluran anggaran Rp 100 triliun, diperkirakan dapat memberikan daya ungkit ekonomi sekitar Rp 210 triliun.

EKONOMI | 16 September 2020

UMKM Harus Kuasai Keterampilan Bisnis Digital

Di tengah tantangan ekonomi saat ini, menjadi wirausaha menjadi pilihan paling rasional.

EKONOMI | 16 September 2020

Ketua Satgas PEN Jamin 398.000 Tenaga Honorer Terima Subsidi

Satgas PEN memberikan jaminan 398.000 tenaga honorer segera menerima bantuan subsidi gaji sebesar Rp 600.000 per bulan.

EKONOMI | 16 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS