Pengusaha Angkutan Penyeberangan Keluhkan Trayek Pelayaran Jarak Pendek
INDEX

BISNIS-27 434.176 (-7.71)   |   COMPOSITE 4917.96 (-81.33)   |   DBX 928.196 (-10.65)   |   I-GRADE 130.286 (-2.88)   |   IDX30 412.166 (-8.14)   |   IDX80 107.727 (-2.22)   |   IDXBUMN20 269.265 (-6.68)   |   IDXG30 115.773 (-2.69)   |   IDXHIDIV20 368.481 (-7.09)   |   IDXQ30 120.761 (-2.47)   |   IDXSMC-COM 210.292 (-3.55)   |   IDXSMC-LIQ 235.988 (-6.34)   |   IDXV30 101.893 (-2.11)   |   INFOBANK15 773.605 (-13.84)   |   Investor33 359.92 (-6.15)   |   ISSI 144.524 (-2.59)   |   JII 524.265 (-10.43)   |   JII70 177.451 (-3.66)   |   KOMPAS100 962.885 (-18.98)   |   LQ45 754.177 (-14.73)   |   MBX 1360.94 (-23.53)   |   MNC36 269.191 (-4.8)   |   PEFINDO25 256.961 (-3.29)   |   SMInfra18 232.003 (-4.2)   |   SRI-KEHATI 302.863 (-4.97)   |  

Pengusaha Angkutan Penyeberangan Keluhkan Trayek Pelayaran Jarak Pendek

Kamis, 17 September 2020 | 10:13 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap) mengeluhkan trayek short sea shipping atau pelayaran jarak pendek yang berhimpitan dengan lintasan penyeberangan. Trayek yang berhimpitan ini menimbulkan persaingan tidak sehat karena pelayaran jarak pendek dan angkutan penyeberangan diatur oleh dua direktorat yang berbeda di Kementerian Perhubungan (Kemhub).

“Potensi lintasan berhimpit tersebut dapat terjadi karena perizinan yang dikeluarkan oleh dua direktorat di Kemhub, yaitu Direktorat Jenderal Perhubungan Darat dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, tanpa adanya koordinasi dan batasan yang jelas,” ujar Ketua DPP Gapasdap Khoiri Soetomo dalam diskusi virtual, Rabu (16/9).

Khoeri mencontohkan, ada dua lintasan pelayaran jarak pendek yang saat ini saling berhimpitan dengan angkutan penyeberangan, yakni rute Tanjung Wangi-Lembar berimpitan dengan lintasan penyeberangan Lembar-Padangbai dan Ketapang-Gilimanuk. Untuk lintasan Tanjung Wangi-Lembar perizinannya ke Direktorat Jenderal Perhubungan Laut. Sementara lintasan Lembar-Padangbai dan Ketapang-Gilimanuk perizinannya melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat. Selain itu, ada lintasan Ciwandan-Panjang yang berhimpitan dengan rute Merak-Bakaheuni. “Jadi terkesan tidak ada sinkronisasi kebijakan dalam satu kementerian terhadap moda yang sama dan segmen pasar yang sama dan saling membunuh antara lintas yang dikeluarkan Ditjen Darat dan Laut,” kata dia.

Khoiri memaparkan, perbedaan kebijakan Ditjen Darat dan Ditjen Laut, yakni dari segi perizinan. Izin masuk kapal, kata dia, dibatasi dan diatur dalam peraturan menteri, sedangkan di Ditjen Laut tidak diatur, bebas untuk masuk kapal.

Dari sisi tarif, Ditjen Darat mengatur secara regulasi dan kajian, sementara Ditjen laut tidak diatur, dan berdasarkan tarif pasar. “Begitu pula dari sisi tarif, secara jadwal diatur dan ditentukan regulasi pemerintah, di Ditjen Laut jadwal kapal beroperasi secara bebas, kebijakan operator,” katanya.

Adapun dari segi aturan, lanjutnya, Ditjen Darat memberlakukan kapal beroperasi berdasarkan Standar Pelayanan Minimum (SPM), sementara Ditjen Laut tidak diatur. Dari segi permintaan, di Ditjen Darat diatur oleh kebijakan pengelola pelabuhan, sementara di Ditjen Laut 100 persen pelanggan yang menentukan.

Di sisi lain, lanjut Khoiri, rasio antara jumlah kapal dan jumlah perusahaan di lintasan angkutan penyeberangan sendiri menyebabkan hari operasi per bulannya masih di bawah 50 persen. “Ini menyebabkan transportasi angkutan penyeberangan menjadi tidak efisien,” katanya.

Sementara pengamat kebijakan publik Agus Pambagio menyarankan, Kemhub membuat kebijakan lebih tegas untuk mengatur seluruh moda transportasi perairan di bawah satu direktorat. "Soal di penyeberangan ini dan usaha short sea ini regulasinya ambigu. Jadi menurut saya menjadi nomor satu harus diselesaikan. Ini harus selesai tahun ini," papar Agus.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Emas Antam Dibanderol di Rp 1,030 juta Per Gram

Untuk pecahan 100 gram seharga Rp 97,212 juta.

EKONOMI | 17 September 2020

Awal Sesi, Rupiah Menguat Saat Mata Uang Asia Terkoreksi

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.795-Rp 14.807 per dolar AS.

EKONOMI | 17 September 2020

Aksi Beli Saham Warnai IHSG di Awal Perdagangan

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan naik 28,8 poin (0,6 persen) menjadi 5.088.

EKONOMI | 17 September 2020

Harga Minyak Naik Saat Stok AS Berkurang

Brent naik tipis ke US$ 42,25 per barel.

EKONOMI | 17 September 2020

Bursa Asia Turun Jelang Data Pekerjaan Australia dan The Fed

Nikkei 225 Jepang melemah 0,14 persen di awal perdagangan.

EKONOMI | 17 September 2020

Harga Emas Flat Setelah Fed Janjikan Suku Bunga Rendah dalam Waktu Lama

Harga emas di spot naik 0,1 persen menjadi US$ 1,958.29 per ounce.

EKONOMI | 17 September 2020

Fed Indikasikan Tahan Suku Bunga Dekati Nol Hingga 2023

Kebijakan moneter ini akan tetap berlaku sampai lapangan kerja maksimum.

EKONOMI | 17 September 2020

IHSG Akan Menguat Didorong Harga Komoditas, Ini Saham Pilihannya

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 5.013 - 5.097.

EKONOMI | 17 September 2020

Dow Naik Tipis karena Fed Berjanji Pertahankan Suku Bunga Rendah

Dow Jones Industrial Average naik tipis 36,78 poin atau 0,1 persen ke 28.032,38.

EKONOMI | 17 September 2020

Bursa Eropa Menguat Jelang Pengumuman the Fed

Pan-European Stoxx 600 berakhir naik 0,4 persen.

EKONOMI | 17 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS