Potensi Ekspor Mebel dan Kerajinan US$ 5 M, Ini Syaratnya
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-0.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-6.18)   |   DBX 982.653 (-1.45)   |   I-GRADE 141.194 (-0.09)   |   IDX30 430.883 (-0.25)   |   IDX80 114.327 (-0.2)   |   IDXBUMN20 295.098 (0.38)   |   IDXG30 119.385 (-0.38)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-0.25)   |   IDXQ30 125.574 (-0.28)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.17)   |   IDXV30 107.621 (-0.63)   |   INFOBANK15 842.759 (0.22)   |   Investor33 376.322 (-0.45)   |   ISSI 151.265 (-0.55)   |   JII 550.5 (-2.74)   |   JII70 187.95 (-0.77)   |   KOMPAS100 1026.39 (-1.33)   |   LQ45 794.213 (-0.97)   |   MBX 1420.94 (-1.65)   |   MNC36 281.737 (-0.11)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.77)   |   SMInfra18 242.709 (-1.44)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-0.16)   |  

Potensi Ekspor Mebel dan Kerajinan US$ 5 M, Ini Syaratnya

Senin, 21 September 2020 | 10:26 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Semarang, Beritasatu.com - Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan Indonesia (HIMKI) optimistis potensi ekspor industri mebel dan kerajinan nasional tumbuh hingga US$ 5 miliar atau sekitar Rp 74 triliun dalam kurun waktu lima tahun mendatang. Syaratnya, pemerintah tidak menghambat pelaku industri mendapatkan bahan baku kayu legal yang kompetitif.

"Pelaku industri mebel dan kerajinan meminta regulasi ekspor yang akan menekan kinerja untuk mendapatkan nilai tambah dihilankan," kata Anggota Presidium HIMKI Abdul Sobur dalam keterangan tertulisnya Senin (21/9/2020).

Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HIMKI periode 2020-2023 akhir pekan lalu resmi disahkan tim formatur di Semarang. Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, menjadi momentum meningkatkan daya saing industri mebel dan kerajinan nasional di pasar global.

Abdul Sobur mengungkapkan, dalam jangka panjang ancaman kekurangan bahan baku dari dalam negeri kian nyata. Apalagi, berdasarkan informasi yang didapat, Kementerian Perdagangan (Kemdag) telah menyusun Permendag terkait ketentuan ekspor bahan baku kayu (log). Adapun saat ini posisinya sudah di Kementerian Hukum dan HAM. Draft terakhir Permendag tersebut menyepakati perluasan penampang khusus untuk kayu merbau dan meranti (merah, kuning dan putih). Perluasan itu naik dari 10.000 mm menjadi 15.000 mm yang berlaku hingga Desember 2021. Jika disetujui, Permendag tersebut berpotensi mematikan industri mebel dan kerajinan karena kehilangan bahan baku, ketergantungan impor, dan pengurasan devisa untuk impor bahan baku kayu. "Kalau ini didiamkan, Indonesia akan kehilangan salah satu primadona ekspor," kata Sobur.

Anggota Presidium HIMKI lainnya Maskur Zaenuri mengatakan HIMKI juga meminta aturan soal Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) di hilir dicabut karena di hulu sudah diberlakukan. Sebab, pengusaha sudah membeli bahan baku dari industri hulu.

HIMKI juga berharap kebijakan pemerintah yang mampu mendorong tranformasi proses produksi industri yang saat ini hampir sepenuhnya dikerjakan secara manual menuju penggunaan teknologi seperti Computer Numerical Control (CNC) Carving Machine. "Teknologi ini merupakan sistem otomasi mesin perkakas yang dioperasikan oleh perintah yang diprogram secara digital," kata Maskur Zaenuri.

Sejak tahun 1940, di dunia otomotif teknologi ini sudah dikenal dan sekarang dikembangkan pada industri mebel dam kerajinan oleh China dan sejumlah negara lain. Dengan menggunakan teknologi CNC, Tiongkok mampu melakukan lompatan besar karena produktivitas naik tajam dan kini menguasai sekitar 39 persen nilai pasar global mebel sekitar US$ 450 miliar per tahun. "Dengan menggunakan teknologi CNC, perusahaan mebel Tiongkok mampu menyelesaikan pengerjaan satu pintu hanya dalam 4 jam-5 jam, sementara di Indonesia yang mengandalkan teknologi manual membutuhkan waktu 3-4 hari," kata Maskur.

Maskur mengatakan, minimnya teknologi membuat daya saing industri mebel nasional rendah. Akibatnya, sumber daya alam yang melimpah seperti kayu dan rotan sebagai bahan baku utama industri mebel tidak bisa menjadi andalan keunggulan industri ini di pentas global. Padahal, dari sisi bahan baku Indonesia jauh lebih unggul dibandingkan Tiogkok, dan Vietnam.

Sekretaris Jendeal HIMKI Heru Prasetyo mengatakan, untuk meningkatkan daya saing industri mebel dan kerajinan nasional di pasar global, para pengurus baru HIMKI akan lebih intensif bermitra dengan pemerintah dan seluruh stakeholder yang terdiri para pelaku industri mebel sekala besar, menengah dan kecil. "Selain itu, desainer, organisasi kemasyarakatan, serta institusi desain untuk mengawal pertumbuhan industri mebel dan kerajinan nasional agar menjadi yang terbesar di regional dan terdepan di dunia," kata dia.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rupiah dan Mata Uang Asia Menguat di Awal Sesi

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.670-Rp 14.697 per dolar AS.

EKONOMI | 21 September 2020

Awali Perdagangan, IHSG Dilanda Aksi Jual Saham

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan turun 7,8 poin (0,14 persen) menjadi 5.052.

EKONOMI | 21 September 2020

Emas Antam Naik ke Rp 1,024 juta Per Gram

Harga 250 gram sebesar Rp 241,265 juta.

EKONOMI | 21 September 2020

Harga Minyak Turun karena Sentimen Libia

Brent turun 0,79 persen menjadi US$ 42,81 per barel.

EKONOMI | 21 September 2020

Bursa Asia Turun Jelang Pengumuman Suku Bunga Pinjaman Tiongkok

Kospi Korea Selatan merosot 0,15 persen pada awal perdagangan.

EKONOMI | 21 September 2020

Investor Sebaiknya Fokus Saham Batu Bara, Emas, dan CPO

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 5.023 - 5.107.

EKONOMI | 21 September 2020

Pameran IFRA Virtual Jadi Wadah Potensial Cari Peluang Usaha Baru

IFRA Virtual Expo 2020 diadakan untuk memberikan wawasan lebih mengenai industry UMKM, lisensi dan waralaba kepada para pelaku usaha dan kepada masyarakat.

EKONOMI | 21 September 2020

Jasa Marga Mulai Operasikan Gerbang Tol Cimanggis 2 Satelit

Pengoperasian GT Cimanggis 2 Satelit menggunakan dua unit OAB (Oblique Approach Both)

EKONOMI | 20 September 2020

Pulihkan Ekonomi, Indonesia Didukung Banyak Negara

Kemkeu telah hadiri rangkaian pertemuan internasional mulai dari Pertemuan Menteri Keuangan (Menkeu) dan Menteri Menteri Kesehatan G20.

EKONOMI | 20 September 2020

Gelar 9.9 Great Sale, Penjualan JD.ID Tumbuh 200%

Tanggal 9 September yang sering dikenal sebagai double date 9.9 merupakan momen penanda dimulainya pesta diskon besar-besaran.

EKONOMI | 20 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS