Per Agustus, Defisit APBN Capai Rp 500,5 Triliun
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Per Agustus, Defisit APBN Capai Rp 500,5 Triliun

Selasa, 22 September 2020 | 14:13 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Anggaran Penerimaan dan Belanja Negara (APBN) hingga 31 Agustus 2020 mengalami defisit hingga Rp 500,5 triliun atau setara dengan 3,05 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebutkan, defisit APBN tersebut setara dengan 48,2 persen dari target yang tertuang dalam Perpres 72 tahun 2020 yang sebesar Rp 1.039,2 triliun.

“Ini kenaikan defisit yang sangat besar jika dibandingkan tahun lalu sebesar Rp 197,9 triliun. Situasi ini harus dijaga meski kondisi yield curve SBN (surat berharga negara) mengalami penurunan, namun tetap harus berhati-hati,” katanya dalam Konferensi Pers APBN Kita September 2020, di Jakarta, Selasa (22/9/2020).

Defisit APBN terjadi lantaran realisasi belanja negara lebih tinggi dibanding pendapatan negara. Sri Mulyani merinci, untuk pendapatan negara hingga akhir Agustus hanya sebesar Rp 1.034,1 triliun atau terkontraksi 13,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1.190,2 triliun. Adapun di dalam Perpres 72, pemerintah menargetkan belanja negara sebesar Rp 1.699,9 hingga akhir tahun, sehingga realisasi tersebut setara dengan 60,8 persen dari yang direncanakan pemerintah.

Sementara penerimaan perpajakan realisasinya hanya Rp 798,1 triliun atau 56,8 persen dari target dalam Perpres 72 sebesar Rp 1.404,5 triliun. Jika dibandingkan realisasi tahun lalu yang mencapai Rp 921,5 triliun, maka terjadi kontraksi 13,4 persen. Sedangkan untuk penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp 232,1 triliun atau setara dengan 78,9 persen dari target Perpres 72 yang sebesar Rp 294,1 triliun. Sementara jika dibandingkan tahun lalu yang sebesar Rp 268,2 triliun, maka terjadi kontraksi 13,5 persen.

Lalu untuk belanja negara secara keseluruhan sudah terealisasi Rp 1.534,7 triliun atau 56 persen dari alokasi dalam Perpres 72. Angka tersebut juga meningkat 10,6 persen dibandingkan dengan realisasi tahun lalu yang sebesar Rp 1.388,1 triliun. Untuk belanja pemerintah pusat realisasinya Rp 977,3 triliun atau naik 14 persen dibanding tahun lalu yang sebesar Rp 857,5 triliun. Angka tersebut setara dengan 49,5 persen dari target serapan dalam APBN yang sebesar Rp 1.975,2 triliun.

Untuk belanja Kementerian atau Lembaga (K/L) realisasinya sebesar Rp 517,2 triliun, 61,8 persen dari target Perpres 72 2020 yang sebesar Rp 836,4 triliun. Namun, untuk belanja non K/L terjadi peningkatan tajam, yakni sebesar 22,4 persen. Lonjakan tersebut terjadi lantaran ada peningkatan anggaran untuk penanganan Covid-19. Sebut Sri Mulyani, realisasi belanja non K/L hingga akhir Agustus 2020 sebesar Rp 460,1 triliun atau 40,4 persen dari rencana dalam Perpres 72.

Sementara untuk transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) realisasinya sudah mencapai Rp 557,4 triliun, atau 73 persen dari target Perpres 72 yang sebesar Rp 763,9 triliun. Angka tersebut tumbuh 5 persen dibandingkan dengan realisasi tahun lalu yang sebesar Rp 530,6 triliun.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Menkeu: Kecepatan Penanganan Covid Jangan Abaikan Akuntabilitas dan Transparansi

Menkeu mengapresiasi atas meningkatnya jumlah K/L dan Pemda yang mendapat opini WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan.

EKONOMI | 22 September 2020

661 Rumah Tidak Layak Huni di Banyuasin Sumsel Rampung Dibangun

Anggaran bedah rumah di wilayah tersebut sebesar Rp 11,567 miliar.

EKONOMI | 22 September 2020

Industri Otomotif Garap Peluang di Sektor Kesehatan

Produk sport utility vehicle (SUV) andalan Isuzu, MU-X 4x4 diubah menjadi ambulans. Ternyata, disambut pasar.

EKONOMI | 22 September 2020

Kemkeu Revisi Proyeksi Ekonomi RI ke Kisaran -1,7% hingga -0,6%

Kementerian Keuangan (Kemkeu) pada September ini mengubah proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2020 menjadi -1,7% hingga -0,6%.

EKONOMI | 22 September 2020

Rupiah Siang Ini Melemah ke Rp 14.750

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan siang hari ini, Selasa (22/9/2020), melemah ke kisaran Rp 14.750.

EKONOMI | 22 September 2020

Sesi I, IHSG Terkoreksi 0,87% ke 4.956

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,87 persen ke kisaran 4.956 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Selasa (22/9/2020).

EKONOMI | 22 September 2020

Pembangunan Pelabuhan Utama Percepat Pertumbuhan Sentra Ekonomi

Jokowi mengatakan pengembangan pelabuhan utama di Indonesia mempunyai segmen yang saling komplementer dan saling mengisi.

EKONOMI | 22 September 2020

Jokowi: Pembangunan Pelabuhan Patimban Harus Perhatikan Dampaknya pada Nelayan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju harus memperhatikan dampak sosial ekonomi pembangunan Pelabuhan Patimban.

EKONOMI | 22 September 2020

Program Tol Laut Butuh Sinergi Semua Pihak

"Marilah kita sama-sama memanfaatkan jalur tersedia ini agar pertumbuhan ekonomi di wilayah tujuan bisa berhasil," kata Dirjen Hubla Agus Purnomo.

EKONOMI | 22 September 2020

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 15.000

Harga pembelian kembali atau buyback emas turun Rp 19.000 ke Rp 907.000 per gram.

EKONOMI | 22 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS