Dow Ambles karena Tekanan Saham Teknologi dan Kasus Covid-19
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.63)   |   COMPOSITE 5126.33 (-26.49)   |   DBX 964.304 (-0.19)   |   I-GRADE 140.573 (-0.75)   |   IDX30 429.149 (-2.2)   |   IDX80 113.629 (-0.31)   |   IDXBUMN20 294.159 (-2.49)   |   IDXG30 119.586 (-0.66)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-3.09)   |   IDXQ30 125.935 (-1.22)   |   IDXSMC-COM 219.954 (-0.25)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-1.1)   |   IDXV30 106.718 (-0.07)   |   INFOBANK15 842.264 (-5.44)   |   Investor33 375.573 (-1.87)   |   ISSI 150.643 (-0.08)   |   JII 545.954 (1.33)   |   JII70 186.804 (0.25)   |   KOMPAS100 1025.81 (-5.25)   |   LQ45 790.454 (-4.02)   |   MBX 1419.3 (-8.37)   |   MNC36 282.56 (-2.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-1)   |   SMInfra18 242.071 (-0.08)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.45)   |  

Dow Ambles karena Tekanan Saham Teknologi dan Kasus Covid-19

Kamis, 24 September 2020 | 05:39 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

New York, Beritasatu.com - Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street turun tajam pada perdagangan Rabu (24/9/2020) karena tekanan saham teknologi. Investor juga cemas atas ketidakpastian pandemi virus corona dan stimulus lebih lanjut.

Dow Jones Industrial Average ditutup melemah 525,05 poin atau 1,9 persen ke 26.763,13 setelah sempat naik 176 poin di awal sesi. S&P 500 turun 2,4 persen menjadi 3.236,92 dan Nasdaq Composite ambles 3 persen menjadi ditutup ke 10.632,99.

“Investor dipengruhi berita utama Covid-19 yang bertentangan dan debat pertumbuhan vs siklus,” kata analis Vital Knowledge, Adam Crisafulli dalam sebuah catatan.

Saham Amazon dan Netflix masing-masing melemah 4,1 persen dan 4,2 persen, memimpin penurunan saham teknologi (Big Tech). Facebook ambles 2,3 prsen. Alphabet ditutup 3,5 persen lebih rendah. Apple mengakhiri perdagangan turun 4,2 persen dan Microsoft merosot 3,3 persen.

Saham Tesla hilang 10,3 persen setelah Elon Musk memprediksi pengiriman baru untuk tahun 2020 dan merinci desain baterai baru diklaim membuat mobil Tesla lebih murah untuk diproduksi. Saham juga di bawah tekanan setelah Tesla menuntut pemerintah AS untuk membatalkan tarif di Tiongkok.

S&P 500 dan Dow masing-masing turun 7,5 persen dan 5,9 persen sepanjang September. Adapun Nasdaq telah turun 9,7 persen selama periode itu. Saham Facebook, Amazon, Apple, Netflix, Alphabet dan Microsoft semuanya turun setidaknya 11 persen sepanjang September.

Investor menghadapi banyak tantangan bulan ini, termasuk meningkatnya jumlah kasus virus corona global dan ketidakpastian seputar stimulus fiskal AS yang baru. Awal pekan ini, Inggris mengatakan akan memberlakukan langkah lebih ketat untuk menekan Covid-19. Presiden Donald Trump mengatakan AS tidak akan menerapkan penguncian putaran kedua. “Inggris baru saja ditutup lagi. Mereka mengumumkan akan melakukan penutupan, dan kami tidak akan melakukan itu," kata Trump.

Sementara terkait stimulus, anggota parlemen masih berjuang bergerak maju dengan paket baru. Ketua Federal Reserve Jerome Powell pada Rabu (23/9/2020) di hadapan Kongres mengatakan bahwa stimulus fiskal lebih lanjut masih diperlukan agar pemulihan ekonomi AS berlanjut. “Kami telah menempuh perjalanan jauh dengan sangat cepat, dan itu bagus. Tapi jalannya masih panjang. Jadi saya hanya akan mengatakan kita harus tetap bersama itu, kita semua. Pemulihan akan berjalan lebih cepat jika ada dukungan baik dari Kongres maupun dari Fed, "kata Powell

Saham Nike melonjak 8,8 persen setelah perusahaan mengatakan penjualan digital melonjak lebih 80 persen pada kuartal lalu. Penjualan melampaui ekspektasi analis dan perusahaan memperkiraan pertumbuhan di tahun fiskal baru.



Sumber:CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bursa Eropa Menguat di Tengah Data Zona Euro

Pan-European Stoxx 600 ditutup naik 0,7 persen dengan saham perjalanan dan rekreasi naik 2,3 persen.

EKONOMI | 24 September 2020

Pembebasan Lahan Jalan Tol Kertosono-Kediri Dimulai Awal 2021

Jalan Tol Kertosono-Kediri merupakan perpanjangan Jalan Tol Ngawi-Kertosono.

EKONOMI | 24 September 2020

Pegadaian Raih Sertifikasi Standar Keamanan Covid-19

Label SIBV Safe Guard merupakan pengakuan terhadap penerapan Protokol Covid-19 di lingkungan Pegadaian yang telah diimplementasikan secara konsisten.

EKONOMI | 23 September 2020

24 Pengusaha RI Ikuti Pameran Virtual di Thailand

Pengusaha Indonesia memiliki kapasitas untuk memenuhi permintaan pasar Thailand.

EKONOMI | 23 September 2020

Jasa Marga Salurkan Bantuan untuk Korban Terdampak Banjir Bandang Sukabumi

Jasa Marga bantu korban banjir di Sukabumi.

EKONOMI | 23 September 2020

Bank Mandiri Kucurkan Kredit PEN kepada Supplier Adhi Karya

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mendorong percepatan proyek infrastruktur strategis untuk mengurangi dampak pandemi corona virus.

EKONOMI | 23 September 2020

Perkuat Digitalisasi Perbankan, CIMB Niaga Kembangkan API

Penggunaan aplikasi berbasis digital saat ini dinilai telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

EKONOMI | 23 September 2020

Demokrasi Membaik, Pemulihan Ekonomi Bisa Berlangsung Cepat

Demokrasi bisa pengaruhi ekonomi.

EKONOMI | 23 September 2020

OJK: Sektor Jasa Keuangan Tetap Stabil Ditengah Upaya Pemulihan Ekonomi

OJK nilai stabilitas sektor jasa keuangan hingga saat ini masih dalam kondisi stabil.

EKONOMI | 23 September 2020

Terdampak Pandemi, Teten Dorong Petani Kopi Bentuk Koperasi

Kopi menjadi salah satu komoditi prioritas dalam pengembangan Koperasi dan UMKM, karena melibatkan banyak pelaku usaha mikro.

EKONOMI | 23 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS