Sri Mulyani Isyaratkan Resesi, Misbakhun Ajak Semua Pihak Optimistis
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Sri Mulyani Isyaratkan Resesi, Misbakhun Ajak Semua Pihak Optimistis

Jumat, 25 September 2020 | 10:52 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memproyeksian pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal III tahun 2020 akan kembali negatif. Anggota Komisi XI DPR M. Misbakhun menilai pernyataan Sri Mulyani merupakan sinyal bahwa Indonesia memasuki resesi.

"Menurut saya itu sebuah kejujuran dan keberanian. Tugas Menkeu memang di bidang fiskal, jadi wajar saja Bu Sri Mulyani memberikan sinyal," ujar Misbakhun di Jakarta, Jumat (25/9/2020).

Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) itu menambahkan, sebenarnya banyak kalangan sudah memprediksi resesi. "Kami di Komisi XI DPR juga sudah memperkirakan sejak awal ketika pandemi Covid-19 berimbas ke masalah ekonomi," sambung legislator Golkar itu.

Namun, Misbakhun menegaskan bahwa sinyal dari Sri Mulyani soal resesi itu tak perlu direspons berlebihan, apalagi dengan kepanikan. Wakil rakyat asal Pasuruan, Jawa Timur itu mengharapkan masyarakat tidak cemas.

Misbakhun meyakini pemerintah akan membuat kebijakan tepat sebagai solusi. Influencer bidang ekonomi Tim Kampanye Nasional Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin di Pilpres 2019 itu juga mendorong pemerintah menggencarkan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak pandemi.

"Saya yakin pemerintahan Presiden Jokowi bisa membawa kita keluar dari situasi sulit seperti saat ini. Pemerintah juga akan terus melaksanakan program-program bantuan sosial sebagai bentuk kehadiran negara ketika rakyat sedang susah karena pandemi," katanya.

Dalam pengamatan Misbakhun, selama ini pemerintah telah berupaya keras dalam membantu masyarakat di masa pandemi. Menurutnya, bantuan sosial dalam berbagai bentuk itu juga untuk mempertahankan konsumsi dan menjaga daya beli. "Pemerintah terus menjaga daya beli masyarakat. Saya lihat pemerintah juga mampu menjamin ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau di masa sulit sekarang ini," tuturnya.

Oleh karena itu Misbakhun mengharapkan semua pihak tetap optimistis bahwa Indonesia akan mampu keluar dari situasi sulit akibat pandemi Covid-19. "Semoga dengan berbagai upaya dan kebijakan yang tepat dari pemerintah, kita bisa keluar dari kondisi perekonomian yang sulit ini," katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Komisi XI: Perppu Reformasi Sistem Keuangan Bukan Hilangkan Independensi BI

Jangan sampai pemerintah sudah membuat berbagai kebijakan untuk memulihkan ekonomi, tetapi terhambat oleh aturan di BI atau OJK.

EKONOMI | 25 September 2020

Awal Sesi, Rupiah Terkoreksi Saat Mata Uang Asia Bervariasi

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.891-Rp 14.905 per dolar AS.

EKONOMI | 25 September 2020

Awali Perdagangan, IHSG Langsung Melonjak

Pukul 09.07 WIB, indeks harga saham gabungan naik 24,8 poin (0,50 persen) menjadi 4.866.

EKONOMI | 25 September 2020

Emas Antam Bertambah Rp 7.000 Per Gram

Harga emas per 250 gram sebesar Rp 235,765 juta.

EKONOMI | 25 September 2020

Harga Minyak Jatuh karena Pembatasan Perjalanan Akibat Covid-19

Brent turun 0,31 persen menjadi US$ 41,81 per barel.

EKONOMI | 25 September 2020

Bursa Asia Menguat, Investor Pantau Aset Tiongkok

Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,48 persen.

EKONOMI | 25 September 2020

3 Hari Tertekan, Harga Emas Rebound

Kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Desember naik US$ 8,5 atau 0,45 persen, menjadi US$ 1.876,90.

EKONOMI | 25 September 2020

4 Hari Turun Tajam, IHSG Akan Menguat Terbatas

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 4.797 - 4.879.

EKONOMI | 25 September 2020

Kawasan Hunian Sentosa Park Adopsi Tata Kota Singapura

PT Yiho Jakarta Real Estate Development bangun kawasan hunian Sentosa Park yang mengadopsi tata kota Singapura.

EKONOMI | 25 September 2020

Wall Street Naik Tipis, Apple Pimpin Penguatan Saham Teknologi

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 52,31 atau 0,2 persen ke 26.815.

EKONOMI | 25 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS