Bersama Jo Hyundai, Rekind Lolos Tender Proyek TPPI Olefin Complex
INDEX

BISNIS-27 448.146 (-0.92)   |   COMPOSITE 5091.82 (10.35)   |   DBX 966.643 (4.95)   |   I-GRADE 139.941 (-0.19)   |   IDX30 428.154 (-1.48)   |   IDX80 113.358 (-0.09)   |   IDXBUMN20 291.199 (-0.02)   |   IDXG30 119.599 (-0.63)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-1.43)   |   IDXQ30 124.629 (-0.42)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.25)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.24)   |   IDXV30 107.251 (-0.03)   |   INFOBANK15 832.7 (-0.92)   |   Investor33 373.408 (-0.42)   |   ISSI 150.953 (-0.04)   |   JII 549.986 (-1.27)   |   JII70 187.543 (-0.07)   |   KOMPAS100 1019.5 (-0.12)   |   LQ45 788.563 (-1.51)   |   MBX 1407.83 (2.21)   |   MNC36 279.661 (-0.32)   |   PEFINDO25 277.129 (3.76)   |   SMInfra18 242.149 (-1.27)   |   SRI-KEHATI 316.134 (-0.44)   |  

Bersama Jo Hyundai, Rekind Lolos Tender Proyek TPPI Olefin Complex

Sabtu, 26 September 2020 | 07:37 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Pengalaman dan kompetensi PT Rekayasa Industri (Rekind) di bidang Engineering, Procurement, Construction and Commisioning (EPCC) kemungkinan bakal kembali terasah pada pembangunan pusat produksi olefin dan aromatic milik PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI). Isyarat keterlibatan itu tergambar dari lolosnya Jo Hyundai Enginering, di mana Rekind termasuk di dalamnya dan Konsorsium Technip sebagai penawar terbaik secara administratif, teknikal, dan komersial dalam proses tender Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.

Mengingat strategisnya proyek ini, PT Pertamina (Persero) selaku pemilik 51 persen saham PT TPPI mendesain jalannnya proses tender DBC Olefin TPPI dengan bersih dan transparan. Bahkan pelaksanannya disupervisi langsung Jaksa Agung Muda Intelejen (Jamintel) Kejaksaan Agung dan Bareskrim Polri.

“Kami bersyukur proses tendernya berjalan lancar, bersih, sesuai dengan harapan kita bersama. Sehingga proyek bisa segera terealisasi dan Rekind kembali berkarya dalam pengembangan perekonomian bangsa,” ujar SVP Corporate Secretary & Legal PT Rekayasa Industri Edy Sutrisman melalui keterangan tertulisnya Sabtu (26/9/2020).

Proyek dengan investasi senilai Rp 50 triliun dengan sebutan TPPI Olefin Complex ini bakal memproduksi High Density Polyethylene (HDPE) sebanyak 700.000 ton per tahun, Low Density Polyethylene (LDPE) sebanyak 300.000 ton per tahun, dan Polipropilena (PP) 600.000 ton per tahun.

Keterlibatan Rekind dalam proyek TPPI, memang bukan kali ini. Sebelumya pada awal Juni 2020, anak perusahaan PT Pupuk Indonesia (Persero) ini juga terlibat dalam pengerjaan EPCC yang fokus pada pembangunan 5 tanki produk milik PT TPPI di Tuban, Jawa Timur. Proyek pembangunan itu ditargetkan selesai pada 2 Desember 2021.

Dalam proyek ini, Rekind merupakan single entity (tidak berpartner) dan berperan strategis untuk bidang EPCC. Tangki yang dibangun meliputi 3 unit tangki mogas dengan kapasitas masing-masing 40.000 meter kubik. Kemudian, 1 unit tangki paraxylene dengan kapasitas 38.000 meter kubik, serta 1 unit tangki sweet naphtha dengan kapasitas 15.200 meter kubik.

Sedangkan detail lingkup pekerjaannya di antaranya pengerjaan persiapan, administrasi, perizinan, mobilisasi/demobilisasi. Selain itu project management, engineering design, supply fabrication dan procurement, termasuk di dalamnya, pengepakan, handling dan transportasi. Untuk bidang konstruksi, fokus pengerjaannya terkait pengerjaan instalasi baru tank system. Kemudian quality control assurance, reporting, document, mechanical completion, precommissioning dan commissioning test.

“Kami patut berbangga karena Rekind bisa berpartisipasi langsung dalam menciptakan ketahanan energi nasional. Hal ini sejalan pengalaman dan kompetensi Rekind di bidang petrokimia khususnya dalam membangun tangki produk milik TPPI. Rekind akan bekerja maksimal dengan dukungan tenga profesional, inovatif dan berdedikasi tinggi,” tambah Edy Sutrisman.

Dengan komitmen sinergi yang kuat antarkedua perusahaan ini, diyakini tidak hanya mampu memacu produksi, tapi juga meningkatkan peran pelaku industri agar menciptakan pasar yang lebih besar bagi produk petrokimia. Harapannya, dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor, sekaligus memperbaiki current account defisit. "Proses tender ini merupakan bagian dalam upaya untuk segera mewujudkan harapan pemerintah Indonesia menekan angka impor migas," kata Edy.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jasa Sarana-BJB Dukung Dana Pembiayaan Infrastruktur PEN Rp 50 M

PT Jasa Sarana akan optimalisasi dana pembiayaan infastruktur, sebagai kontribusi dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

EKONOMI | 26 September 2020

Dow Menguat 300 Poin Pangkas Pelemahan Minggu Ini

Dow Jones Industrial Average ditutup 358,52 poin lebih tinggi, atau 1,3 persen ke 27.173,96.

EKONOMI | 26 September 2020

Grab Bantu Salurkan KUR ke Mitra UMKM

Sebanyak 22.000 mitra GrabFood dan GrabKios memenuhi persyaratan untuk memanfaatkan fasilitas KUR Grab dan BRI.

EKONOMI | 26 September 2020

Bursa Eropa Ditutup Turun, dalam Sepekan Ambles 3,7%

Untuk minggu ini, Stoxx 600 kehilangan 3,7 persen, minggu terburuk sejak pertengahan Juni.

EKONOMI | 26 September 2020

Pemerintah Kaji Insentif Pajak bagi Pengelola Pusat Belanja

Pengelola pusat belanja meminta bantuan subsidi gaji karyawan sebesar 50% dari upah minimum di masing-masing daerah.

EKONOMI | 25 September 2020

Satgas Waspada Investasi Tutup 126 Fintech Ilegal

Satgas Waspada Investasi juga menghentikan 32 entitas investasi yang diduga melakukan kegiatan usaha tanpa izin

EKONOMI | 25 September 2020

Bestprofit Futures Catat Nasabah Baru di Jatim Tumbuh 50 Persen

Investasi Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) di Surabaya sangat potensial.

EKONOMI | 25 September 2020

Menteri ESDM: Investor Bebas Pilih Skema Kontrak Migas

Pemerintah terus berupaya membuat iklim investasi minyak dan gas bumi menarik bagi investor dengan memberi kebebasan pebisnis memilih skema kontrak kerja sama.

EKONOMI | 25 September 2020

Minim Sentimen, Wall Street Dibuka Datar

Dow Jones turun 0,02 persen, S&P 500 turun 0,08 persen, Nasdaq naik 0,03 persen.

EKONOMI | 25 September 2020

Transaksi Digital Tumbuh, Dusdusan Gencar Dukung Usaha Reseller

Saat ini Dusdusan telah menyediakan lebih 8 kategori produk.

EKONOMI | 25 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS