Dow Jones Rebound karena Harapan Stimulus
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.63)   |   COMPOSITE 5126.33 (-26.49)   |   DBX 964.304 (-0.19)   |   I-GRADE 140.573 (-0.75)   |   IDX30 429.149 (-2.2)   |   IDX80 113.629 (-0.31)   |   IDXBUMN20 294.159 (-2.49)   |   IDXG30 119.586 (-0.66)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-3.09)   |   IDXQ30 125.935 (-1.22)   |   IDXSMC-COM 219.954 (-0.25)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-1.1)   |   IDXV30 106.718 (-0.07)   |   INFOBANK15 842.264 (-5.44)   |   Investor33 375.573 (-1.87)   |   ISSI 150.643 (-0.08)   |   JII 545.954 (1.33)   |   JII70 186.804 (0.25)   |   KOMPAS100 1025.81 (-5.25)   |   LQ45 790.454 (-4.02)   |   MBX 1419.3 (-8.37)   |   MNC36 282.56 (-2.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-1)   |   SMInfra18 242.071 (-0.08)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.45)   |  

Dow Jones Rebound karena Harapan Stimulus

Kamis, 1 Oktober 2020 | 05:47 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

New York, Beritasatu.com - Bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street naik pada perdagangan Rabu (30/9/2020) di tengah meningkatnya harapan stimulus virus corona.

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 329,04 poin, atau 1,2 persen menjadi 27.781,70, setelah sempat mencapai level tertinggi melompat 573 poin. S&P 500 naik 0,8 persen atau 27,53 poin menjadi 3.363,00, sedangkan Nasdaq Composite naik 0,7 persen atau 82,26 poin, menjadi 11.167,51.

Kenaikan saham terpangkas pada jam terakhir perdagangan setelah Ketua DPR Nancy Pelosi dan Menteri Keuangan Steven Mnuchin gagal mencapai kesepakatan bantuan virus corona. Keduanya akan melanjutkan pembicaraan soal paket kelima yang dapat melewati kedua kamar Kongres. Pasar melonjak di awal sesi setelah Mnuchin mengatakan anggota parlemen memberikan RUU itu "upaya serius."

Sentimen terbantu data ekonomi. Jumlah pekerjaan sektor swasta bulanan ADP tumbuh 749.000 pada bulan September, di atas 600.000 yang diharapkan survei ekonom Dow Jones. Sementara penjualan rumah tertunda melonjak 8,8 persen pada Agustus, menandai laju tertinggi dalam catatan, menurut survei National Association of Realtors.

Saham-saham yang sensitif terhadap pemulihan ekonomi, seperti bank dan operator kapal pesiar, menjadi kontributor terbesar pada Rabu. Goldman Sachs naik lebih 2 persen, dan Citigroup naik 1,6 persen. Norwegian Cruise naik lebih 3 persen, dan Boeing menguat 1 persen.

Namun rata-rata indeks utama mengalami penurunan bulanan pertama sejak Maret karena koreksi saham teknologi pada awal September. S&P 500 turun 3,9 persen bulan ini, sedangkan Dow dan Nasdaq Composite turun masing-masing 2,3 persen dan 5,2 persen pada bulan September.

Debat Pertama Capres AS
Investor mencerna debat pertama antara Presiden Donald Trump dan calon dari Partai Demokrat Joe Biden Selasa malam, yang ternyata diwarnai interupsi dan saling serang. Wall Street khawatir bahwa ini akan menjadi proses pemilihan yang berlarut-larut dan dapat menghantam pasar.

“Itu adalah malam yang panjang dan banyak yang harus diselesaikan,” kata Direktur Pelaksana KKM Financial, Daniel Deming. “Menjadi sangat jelas bahwa hal ini tidak akan berakhir pada 3 November dan saya pikir pasar mungkin tidak terlalu tergila-gila tentang itu.”

“Volatilitas jangka pendek mungkin tidak akan mereda dalam waktu dekat setelah perdebatan ini. Dalam arti tertentu, itu menciptakan lebih banyak ketidakpastian," kata Deming.

Trump dan Biden berdebat tentang sejumlah masalah, seperti kualifikasi mengelola ekonomi AS, pencalonan Amy Coney Barrett ke Mahkamah Agung, serta penanganan pandemi virus corona di AS.

Banyak ahli strategi pasar mengutip ketidakpastian seputar pemilu sebagai hambatan utama pasar saham hingga akhir tahun. Beberapa investor telah menyuarakan kekhawatiran potensi kemenangan Biden karena dapat menyebabkan pajak perusahaan naik dan peraturan lebih ketat. Tetapi pada saat yang sama, dapat meredakan kekhawatiran perang dagang.

Trump sering mengklaim bahwa pemungutan suara melalui surat berpotensi terjadi kecurangan meski para ahli berulang kali mengatakan tidak ada bukti dan menjadi masalah di AS.

Harapan Pengobatan Virus
Data positif mengenai potensi pengobatan virus corona dari Regeneron Pharmaceuticals meningkatkan sentimen di Wall Street.

Regeneron mengatakan obat REGN-COV2-nya mengurangi tingkat virus dan memperbaiki gejala pada pasien yang tidak dirawat di rumah sakit.

Sementara vaksin Covid-19 eksperimental Moderna menunjukkan tanda-tanda naik pada orang lanjut usia, menurut hasil penelitian yang diterbitkan di New England Journal of Medicine. Namun, Financial Times melaporkan Rabu, vaksin Moderna tidak akan siap sebelum pemilihan November.

Saham Disney kehilangan lebih dari 1 persen pada Rabu setelah perusahaan akan memberhentikan 28.000 orang di divisi taman hiburannya.



Sumber:CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bursa Eropa Ditutup Mixed karena Debat Presiden AS

Pan-European Stoxx 600 berada di wilayah positif, berfluktuasi sejak pembukaan, dengan sektor bank naik 1 persen, sementara industri melemah 0,5 persen.

EKONOMI | 1 Oktober 2020

Pertamina EP Asset 4 Kembali Operasikan CPP Gundih

Dengan normalnya operasional, CPP Gundih dapat kembali menyalurkan gas untuk PT SPP, PLTGU Tambak Lorok Semarang.

EKONOMI | 1 Oktober 2020

Hunian TOD Dinilai Sesuai Kebutuhan Generasi Milenial

Konsep TOD mengutamakan pengembangan hunian yang memaksimalkan penggunaan angkutan publik atau transportasi massal.

EKONOMI | 30 September 2020

Wall Street Dibuka Menguat Berkat Sentimen Stimulus AS

Dow Jones Industrial Average naik 0,78 persen, S&P 500 naik 0,59 persen, dan Nasdaq naik 0,64 persen.

EKONOMI | 30 September 2020

Menelisik Peran dan Peluang Arsitek di Masa Pandemi

Kegiatan industri jasa konstruksi termasuk arsitek, merupakan salah satu sektor yang paling terpukul dalam masa pandemi Covid-19.

EKONOMI | 30 September 2020

Pemerintah Optimistis Target Realisasi PEN Capai 100% Desember 2020

Pemerintah optimistis realisasi Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tercapai 100 persen pada akhir tahun ini.

EKONOMI | 30 September 2020

Kempupera Dorong Pembangunan Hunian TOD di Jabodetabek

Pembangunan hunian TOD di kawasan Jabodetabek dinilai mampu mengoptimalkan penggunaan lahan.

EKONOMI | 30 September 2020

Pandemi Covid-19 Momentum Fintech Lending Optimalkan Peran

Fintech lending telah menjadi mitra pendanaan masyarakat yang mayoritas belum dapat mengakses layanan keuangan seperti perbankan dan pembiayaan.

EKONOMI | 30 September 2020

Bisnis di Indonesia Peringkat Ketiga Kesiapan Digital di Asia Tenggara

Dalam hal kesiapan digital, sekitar 26% perusahaan di Indonesia sudah memiliki strategi yang jelas. Posisi teratas di Asia Tenggara adalah Singapura (45%).

EKONOMI | 30 September 2020

Kini Pecahan Uang Rp 75.000 Bisa Didapatkan di Seluruh Bank

Kini BI membuka kesempatan seluasnya bagi seluruh bank untuk menjadi agen penghimpun/koordinator pooling pendaftar penukaran UPK 75 RI.

EKONOMI | 30 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS