UU Cipta Kerja Jadi Daya Tarik Perusahaan untuk Go Public
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

UU Cipta Kerja Jadi Daya Tarik Perusahaan untuk Go Public

Senin, 19 Oktober 2020 | 12:43 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, beritasatu.com - Momentum pemulihan ekonomi harus terus dijaga dan ditingkatkan. Melalui Undang-Undang (UU) Cipta Kerja, perusahaan didorong menjadi perusahaan terbuka atau go public di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta pelaku usaha untuk memanfaatkan UU Cipta Kerja yang telah disahkan untuk melakukan go public. Sebab UU Cipta Kerja makin menguntungkan perusahaan yang go public di antaranya penurunan tarif pajak penghasilan (PPh) badan secara bertahap dan penghapusan PPh dividen.

“Program Pemulihan Ekonomi Nasional akan membantu pemulihan termasuk pasar modal, meliputi penurunan tarif PPh badan untuk perusahaan go public. Di dalam Undang-Undang Cipta Kerja ada ayat yang mencantumkan penghapusan PPh dividen. Insentif ini bisa mendorong partisipasi perusahaan untuk go public,” kata Airlangga dalam pembukaan Capital Market Summit & Expo (CMSE), secara virtual, Senin (19/10).

Pasar modal kata dia, memiliki peran dan kontribusi besar sebagai alternatif investasi dan pembiayaan dalam meningkatkan stabilitas ekonomi nasional terlebih di tengah kondisi global yang dinamis. Untuk itu, pemerintah akan terus menjaga kepercayaan pelaku bursa melalui berbagai instrumen.

Airlangga menilai perekonomian nasional mulai menunjukkan tren positif pada kuartal keempat atau awal Oktober 2020. Hal itu nampak dari indikator kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang telah berada kembali di level psikologis 5.000-an, setelah sempat terpuruk di level 3.900-an pada Maret lalu.

“Dari sisi pasar modal, kinerja IHSG dan nilai tukar rupiah meningkat masing-masing ke 5.105 dan Rp 14.690 pada 15 Oktober 2020. Kinerja IHSG didorong peningkatan indeks saham sektoral, sektor industri dasar mengalami pemulihan indeks sejak penurunan Maret. Kinerja pasar modal yang membaik ditunjukkan dengan penurunan yield obligasi pemerintah tenor 10 tahun ke level 6,75 persen per tanggal 15 Oktober,” ujar Airlangga.

Sejalan sentimen positif tersebut, Fitch Rating menaikkan rating Indonesia ke peringkat BBB (investment grade) dengan outlook stabil dan ini menunjukkan kepercayaan investor pada perekonomian Indonesia. Adapun, optimisme dan kepercayaan investor merupakan faktor penting bagi pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19. Dengan kepercayaan tersebut, aliran modal masuk atau capital inflow akan kembali deras.

Kondisi pasar saham secara global juga membaik. Beberapa indeks saham negara maju dan berkembang mengalami peningkatan sehingga mendorong kapitalisasi pasar saham dunia menjadi US$ 92 triliun pada Oktober 2020.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

MNC Play Kembangkan Bisnis di Enam Kota

Didirikan pada awal 2013, MNC Play memiliki fitur yang disebut dengan catch up TV dan timeshift.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

Bos OJK Nilai UU Cipta Kerja Berdampak Positif ke Pasar Modal

Wimboh menyoroti banyaknya permintaan investor asing terkait instrumen derivatif lindung nilai atau hedging di pasar modal yang dinilai belum lengkap.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

Siang Ini, Mayoritas Bursa Asia di Zona Hijau

Kospi di Korea Selatan naik 12,1 (0,55 persen) mencapai 2.354.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

IHSG Naik 7 Poin ke 5.110 di Sesi Siang

Sebanyak 221 saham naik, 172 saham melemah dan 162 saham stagnan.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

Laba Kliring Berjangka Indonesia Tumbuh 22,1%

Pertumbulan laba ditopang kenaikan pendapatan sebesar 29,95 persen dari Rp 96,870 miliar di kuartal III tahun 2019 menjadi Rp 125,886 miliar.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

Emas Antam Stagnan di Rp 1,008 juta Per Gram

Harga 100 gram Rp 95,012 juta.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

Rupiah dan Mata Uang Asia Menguat di Sesi Pagi

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.670-Rp 14.695 per dolar AS.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

Aksi Beli Saham Warnai IHSG di Awal Sesi

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan naik 10,8 poin (0,22 persen) menjadi 5.115.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

Bursa Asia Menguat Jelang Data PDB Tiongkok

Di Jepang, Nikkei 225 naik 0,94 persen pada awal perdagangan.

EKONOMI | 19 Oktober 2020

IHSG Berpeluang Konsolidasi Menguat, Cermati Saham Ini

Support IHSG di level 5.067 sampai 5.001 dan resistance di level 5.115 sampai 5.182.

EKONOMI | 19 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS