BEI: Investor Pasar Modal Bisa Lampaui 3,5 Juta di Akhir 2020
INDEX

BISNIS-27 491.129 (11.99)   |   COMPOSITE 5612.42 (112.33)   |   DBX 1062.36 (4.11)   |   I-GRADE 161.886 (4.37)   |   IDX30 478.794 (12.21)   |   IDX80 126.714 (3.02)   |   IDXBUMN20 355.426 (9.57)   |   IDXG30 131.028 (2.32)   |   IDXHIDIV20 432.126 (9.85)   |   IDXQ30 139.823 (3.69)   |   IDXSMC-COM 243.691 (3.69)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (6.8)   |   IDXV30 122.487 (4.61)   |   INFOBANK15 946.8 (29.41)   |   Investor33 412.464 (10.19)   |   ISSI 165.112 (2.43)   |   JII 597.802 (9.53)   |   JII70 206.187 (3.44)   |   KOMPAS100 1134.88 (27.52)   |   LQ45 883.061 (21.77)   |   MBX 1552.46 (34.83)   |   MNC36 308.511 (7.09)   |   PEFINDO25 308.232 (9)   |   SMInfra18 281.756 (5.87)   |   SRI-KEHATI 352.482 (8.96)   |  

BEI: Investor Pasar Modal Bisa Lampaui 3,5 Juta di Akhir 2020

Rabu, 21 Oktober 2020 | 20:17 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mendorong peningkatan jumlah investor pasar modal Indonesia dengan menggandeng perusahaan maupun universitas dalam pembukaan rekening. Pasalnya, kenaikan jumlah investor yang tercermin dari kepemilikan Single Investor Identification (SID) bisa membuat ekonomi Indonesia kian bertambah besar ke depannya.

Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi mengatakan, terciptanya rekor baru penciptaan 3 juta investor pasar modal pada tanggal 24 Juli 2020 tidak terlepas dari dukungan generasi muda. Meski pandemi, total SID telah mencapai 3,27 juta per akhir September 2020 berkat kemudahan teknologi. Jumlah tersebut mencerminkan penambahan 792.527 atau 31,9% dari posisi akhir 2019 yang sebanyak 2,48 juta SID. Pihaknya mencatat terjadi fenomena yang positif sejak Juni 2020.

Data PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menunjukkan, SID saham mencapai 1,38 juta, sedangkan SID reksa dana sebanyak 2,58 juta per 30 September. Menurut dia, jika tren kenaikan dapat dipertahankan setiap bulan selama kuartal IV-2020, maka BEI mengharapkan ada penambahan 300.000-400.000 SID baru. Hal itu berarti jumlah investor ritel dapat melampaui 3,5 juta SID pada akhir 2020.

“Penambahan jumlah SID ini berkontribusi ke pertumbuhan Indonesia, makanya kami SRO (self regulatory organization) bersama OJK (Otoritas Jasa Keuangan) terus memotivasi generasi penerus untuk berkontribusi ke kemajuan pasar modal melalui investasi di pasar modal dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional,” katanya dalam acara Community Talks “Strategi Literasi dan Inklusi Selama Pandemi,” secara virtual, Rabu (21/10/2020).

Untuk itu OJK bersama dengan BEI, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) berharap acara Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2020 yang digelar secara virtual 19-24 Oktober, sebagai rangkaian dari peringatan 43 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia bisa berperan sebagai sarana untuk menampilkan peran dan fungsi dari seluruh lembaga, profesi, produk, dan layanan di pasar modal Indonesia kepada stakeholders dan publik.

Sementara Ketua Umum AKSI (Asosiasi KSPM/KSPMS Seluruh Indonesia) Stephen Richard Reynaldi mengharapkan, pandemi jangan menghambat minat mahasiswa untuk berinvestasi pasar modal. Sebab di setiap persoalan pasti ada peluang, apalagi di era digitalisasi.

“Orang-orang yang ikutan acara AKSI secara tidak langsung sudah ada kesadaran untuk berinvestasi di pasar modal, justru sebenarnya yang perlu diedukasi itu masyarakat awam mengenai investasi. Bahkan pernah ada yang tanya, beli saham apakah bisa COD (cash on delivery)? Itulah pentingnya literasi keuangan,” kata Stephen.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

AEI Optimistis Kapitalisasi Bursa Tembus Rp 10.000 T Sebelum 2025

IHSG yang sempat menyentuh level terendah di 3.937 pada Maret 2020, sekarang sudah kembali ke level psikologisnya 5.000.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Luhut: RS Australia dan Singapura Akan Masuk ke RI

Menurut Luhut, Presiden Jokowi sudah setuju dengan rencana membuka rumah sakit internasional di Indonesia

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Airlangga Optimistis Ekonomi Indonesia di 2021 Bisa Positif

Airlangga menegaskan, program pemulihan ekonomi nasional akan tetap dilanjutkan di 2021 dengan anggaran Rp 356,5 triliun.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

UU Cipta Kerja Bisa Berantas Oknum Pejabat Nakal

Menurut Badrodin, kehadiran UU Cipta Kerja akan meminimalisir terjadinya praktik kotor yang kerap menguntungkan individu.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Modena Incar 30% Pasar Pemanas Air di Jatim

Jawa Timur merupakan pasar potensial yang mampu berkontribusi 30 persen untuk produk pemanas air Modena.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Wujud Inovasi dan Transformasi BUMN, Erick Thohir Perbesar Komposisi Perempuan di Jajaran Direksi

Kementerian BUMN terus memberikan kesempatan untuk memperbesar komposisi pimpinan wanita di perusahaan-perusahaan BUMN.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Pekan Kedua Oktober, Serapan Anggaran PEN Capai 49,5 %

Satgas PEN memiliki waktu dua bulan lebih untuk menyalurkan sisa anggaran sebesar Rp 350,77 triliun.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Kadin Proyeksi Ekonomi 2021 Tumbuh 3% -4%

UU Cipta Kerja ini sudah diapresiasi dan dipuji oleh banyak instansi internasional, antara lain Bank Dunia dan Moody's.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Apindo Minta Restrukturisasi Diperpanjang Dua Tahun Kedepan

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) berharap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat memperpanjang pelaksanaan relaksasi dalam satu atau dua tahun ke depan.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Kemdes PDTT dan OJK Canangkan Pendirian Lembaga Keuangan Desa

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi bersama Otoritas Jasa Keuangan melakukan pencanangan pendirian Lembaga Keuangan Desa (LKD).

EKONOMI | 21 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS