Menkeu Minta Ditjen Pajak Semangat Kumpulkan Penerimaan Negara
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Menkeu Minta Ditjen Pajak Semangat Kumpulkan Penerimaan Negara

Jumat, 23 Oktober 2020 | 10:28 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Meski di tengah tantangan berat dalam mengumpulkan penerimaan negara dalam situasi pandemi Covid-19, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk terus semangat dalam menjalankan tugasnya.

"Kita sedang dalam suasana prihatin, namun tidak berarti semangat kita menurun. Kita dalam upaya menghadapi krisis, namun bukan berarti bahwa obor keyakinan kita, bahwa ikhtiar kita Insyaallah akan berhasil. Itulah sikap mental yang saya harapkan dari seluruh jajaran pajak. Tetap miliki humanity, humbleness, jadi keinginan untuk kita semuanya dalam situasi ini tahu keterbatasan manusia dan oleh karena itu berdoa menjadi penting dan terus menerus berikhtiar tanpa kenal lelah, tanpa kenal putus asa untuk terus memperbaiki membangun Indonesia melalui penerimaan pajak," ungkapnya dalam acara Spectaxcular 2020, secara virtual, Jumat (23/10/2020).

Sri Mulyani mengatakan, pemerintah menggunakan instrumen fiskal untuk menyelamatkan masyarakat dari masalah kesehatan, sosial, hingga ekonomi. Salah satunya melalui pemberian insentif pajak. Hal ini dilakukan meskipun penerimaan pajak saat ini juga mengalami kontraksi hingga 16,9%.

Melalui program pemulihan ekonomi nasional, pemerintah jelasnya, memberikan insentif pajak berupa pajak penghasilan (PPh) Pasal 21 ditanggung pemerintah, pembebasan PPh Pasal 22 impor, diskon angsuran 50% PPh Pasal 25, serta restitusi pajak pertambahan nilai (PPN) dipercepat. Insentif pajak tersebut senilai total Rp 120,61 triliun.

Dengan berbagai insentif pajak tersebut, menurutnya akan membantu pelaku usaha melewati masa sulit agar dapat segera bangkit ketika pandemi berakhir. Sri Mulyani meminta para pegawai DJP terus mendukung wajib pajak yang sedang menghadapi masa sulit tersebut.

"Saya ingin juga teman-teman dari Direktorat Jenderal Pajak tetap menjaga melaksanakan tugas dengan baik. Layani masyarakat dalam suasana yang sulit ini dengan hati dan sikap anda yang siap membantu, namun tetap disiplin dan punya profesionalitas dan integritas untuk menjaga kepentingan negara," tegas Menkeu.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Rupiah Terkoreksi Saat Mata Uang Asia Bervariasi

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.655-Rp 14.665 per dolar AS.

EKONOMI | 23 Oktober 2020

Dibuka, IHSG Melompat ke Zona Positif

Pukul 09.10 WIB, indeks harga saham gabungan naik 20,8 poin (0,42 persen) menjadi 5.113.

EKONOMI | 23 Oktober 2020

OJK Perpanjang Restrukturisasi Kredit Selama Setahun

Realisasi restrukturisasi kredit sektor perbankan per tanggal 28 September 2020 sebesar Rp 904,3 triliun untuk 7,5 juta debitur.

EKONOMI | 23 Oktober 2020

Harga Minyak di Asia Turun karena Kekhawatiran Covid-19

Patokan internasional minyak mentah berjangka Brent turun 0,26% menjadi US$ 42,35 per barel.

EKONOMI | 23 Oktober 2020

Bursa Asia Bervariasi karena Investor Pantau Perkembangan Covid-19

Sementara saham di Australia S&P/ASX 200 menurun 0,21%.

EKONOMI | 23 Oktober 2020

Emas Ambles karena Data Pekerjaan AS

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember turun tajam US$ 24,9 atau 1,29% menjadi US$ 1.904,60 per ounce.

EKONOMI | 23 Oktober 2020

IHSG Berpotensi Menguat, Simak Rekomendasi Sahamnya

Secara teknikal IHSG perdagangan hari ini akan bergerak di rentang 5.045 - 5.129.

EKONOMI | 23 Oktober 2020

Wall Street Menguat Setelah Pelosi Beri Sinyal Kemajuan Stimulus

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 152,84 poin atau 0,5% ke 28.363,66.

EKONOMI | 23 Oktober 2020

Bursa Eropa Melemah karena Data Konsumen dan Kinerja Pendapatan

Pan-European Stoxx 600 ditutup turun sekitar 0,2%.

EKONOMI | 23 Oktober 2020

Intiland Perkuat Posisi di Segmen Properti Residensial

Intiland meluncurkan klaster baru Sierra di perumahan Serenia Hills.

EKONOMI | 22 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS