Harga Emas Naik Ditopang Pelemahan Dolar
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Harga Emas Naik Ditopang Pelemahan Dolar

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 08:40 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Chicago, Beritasatu.com - Harga emas naik pada akhir perdagangan Jumat (23/10/2020) dari penurunan tajam sehari sebelumnya, ditopang pelemahan dolar AS dan kesepakatan stimulus baru AS sebelum Pemilihan Presiden 3 November yang tidak pasti.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Exchange, naik tipis hanya 0,6 dolar AS atau 0,03 persen, menjadi ditutup pada US$ 1.905,20 per ounce. Emas berjangka turun untuk minggu kedua berturut-turut, kurang dari 0,1 persen.

"Pergerakan emas benar-benar mencerminkan dolar pada saat ini," kata Kepala Perdagangan Derivatif Logam Dasar dan Mulia di BMO, Tai Wong.

Emas juga mendapat dukungan karena dolar AS sedikit menurun pada Jumat (23/10/2020), dan diperkirakan indeks dolar turun sekitar 1% selama pekan ini, membuatnya lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

"Emas masih terjebak di seputar stimulus. Optimisme stimulus memudar setelah Direktur Dewan Ekonomi Nasional (Larry) Kudlow mencatat bahwa negosiasi masih memiliki ketidaksepakatan kebijakan dan numerik," kata analis pasar senior OANDA Edward Moya dalam sebuah catatan.

Positifnya data ekonomi mengurangi emas, mencegahnya naik lebih tinggi. Data Indeks Manajer Pembelian (PMI) manufaktur IHS Markit berada di 53,3 pada Oktober, naik dari 53,2 pada September dan tertinggi dalam 21 bulan.

Emas telah naik 25 persen sepanjang tahun ini mengingat statusnya sebagai lindung nilai inflasi di tengah stimulus yang belum pernah terjadi sebelumnya di seluruh dunia didorong pandemi Covid-19

"Nasib emas akan ditentukan pada Hari Pemilu, gelombang biru (Demokrat) menandakan stimulus besar dan menyambut ke US$ 2.000, sementara kemenangan Trump dengan Republikan mempertahankan Senat menunjukkan kenaikan yang lebih lambat," kata Moya.

Logam lainnya, perak pengiriman Desember turun 3,4 sen atau 0,14 persen menjadi US$ 24,675 per ounce. Platinum pengiriman Januari naik US$ 22,7 atau 2,57 persen menjadi US$ 906,7 per ounce.



Sumber:CNBC

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sejak Awal Tahun, Obligasi dan Sukuk di BEI Rp 71,01 Triliun

EBA sebanyak 10 emisi senilai Rp 7,28 triliun.

EKONOMI | 24 Oktober 2020

Pekan Ini, Kapitalisasi Bursa Naik ke Rp 5.943 Triliun

Frekuensi perdagangan selama sepekan turun 9,28 persen menjadi 706.677 kali transaksi dari 778.929 kali transaksi.

EKONOMI | 24 Oktober 2020

Menkop dan UKM: Pelaku UMKM Harus Tahan Banting

Pelaku UMKM harus tahan banting di tengah krisis.

EKONOMI | 24 Oktober 2020

Bursa AS Bervariasi karena Pembicaraan Stimulus dan Laporan Pendapatan

Saham Intel turun 10,6% setelah merilis data kuartalan.

EKONOMI | 24 Oktober 2020

Bursa Eropa Menguat karena Investor Cermati Stimulus AS

Pan-European Stoxx 600 ditutup naik 0,5%.

EKONOMI | 24 Oktober 2020

Percepat Pembangunan Dermaga JIIPE, BMS Gandeng Indra Karya

Kawasan industri JIIPE yang dikelola oleh PT BMS, merupakan perusahaan afiliasi dari PT Pelindo 3 (Persero).

EKONOMI | 23 Oktober 2020

Virtual Office Jadi Tren di Masa Pandemi

vOffice Group Indonesia membuka lima cabang virtual office di tengah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 23 Oktober 2020

Wall Street Menguat, Pasar Cermati Stimulus dan Laporan Keuangan

Dow Jones Industrial Average naik 0,13%, S&P 500 naik 0,13%, sementara Nasdaq turun 0,23%.

EKONOMI | 23 Oktober 2020

Hunian Terintegrasi Moda Transportasi Semakin Diminati

Hunian terintegrasi moda transportasi massal dinilai menjadi salah satu solusi yang tepat untuk pemanfaatan lahan.

EKONOMI | 23 Oktober 2020

Aktif Tangani Covid-19, Lippo Cikarang Raih Penghargaan Nusantara CSR Award

Upaya yang dilakukan sejak Maret 2020 dengan melakukan penyemprotan disinfektan ke seluruh klaster yang ada di Lippo Cikarang serta fasilitas umum lainnya.

EKONOMI | 23 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS