Garuda Pastikan Penuhi Hak 700 Tenaga Kontrak yang Tak Diperpanjang
INDEX

BISNIS-27 510.733 (0.16)   |   COMPOSITE 5813.99 (20.01)   |   DBX 1076.27 (6.37)   |   I-GRADE 169.305 (0.44)   |   IDX30 499.8 (0.69)   |   IDX80 132.38 (0.22)   |   IDXBUMN20 374.254 (2.75)   |   IDXG30 135.455 (0.01)   |   IDXHIDIV20 450.5 (0.72)   |   IDXQ30 146.053 (0.06)   |   IDXSMC-COM 250.881 (1.26)   |   IDXSMC-LIQ 309.077 (1.56)   |   IDXV30 131.098 (1.1)   |   INFOBANK15 988.482 (3.83)   |   Investor33 429.242 (0.48)   |   ISSI 170.543 (0.21)   |   JII 620.021 (0.07)   |   JII70 214.017 (0.2)   |   KOMPAS100 1185.8 (3.91)   |   LQ45 922.358 (1.42)   |   MBX 1613.53 (4.97)   |   MNC36 321.576 (0.67)   |   PEFINDO25 321.335 (-1.62)   |   SMInfra18 295.407 (1.2)   |   SRI-KEHATI 367.139 (0.9)   |  

Garuda Pastikan Penuhi Hak 700 Tenaga Kontrak yang Tak Diperpanjang

Selasa, 27 Oktober 2020 | 15:14 WIB
Oleh : Lona Olavia / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Sehubungan dengan informasi mengenai pemutusan hubungan kerja yang dilakukan terhadap sejumlah karyawan, PT Garuda Indonesia Tbk (Persero) memastikan untuk memenuhi seluruh hak karyawan tenaga kerja kontrak yang terdampak penyelesaian lebih awal masa kontrak kerja.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan pada dasarnya kebijakan yang diberlakukan adalah penyelesaian lebih awal masa kontrak kerja karyawan dengan status tenaga kerja kontrak. Adapun kebijakan tersebut mulai berlaku tanggal 1 November 2020 kepada sedikitnya 700 karyawan berstatus tenaga kerja kontrak yang sejak Mei 2020 lalu telah menjalani kebijakan unpaid leave imbas turunnya demand layanan penerbangan pada masa pandemi.

"Melalui penyelesaian kontrak lebih awal tersebut, Garuda Indonesia memastikan akan memenuhi seluruh hak karyawan yang terdampak sesuai dengan peraturan yang berlaku, termasuk pembayaran di awal atas kewajiban perusahaan terhadap sisa masa kontrak karyawan," kata Irfan dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (27/10).

Ia menambahkan kebijakan itu mulai berlaku tanggal 1 November 2020 kepada sedikitnya 700 karyawan berstatus tenaga kerja kontrak yang sejak Mei 2020 telah menjalani kebijakan unpaid leave imbas turunnya demand layanan penerbangan pada masa pandemi.

"Kebijakan itu merupakan keputusan sulit yang terpaksa kami ambil setelah melakukan berbagai upaya penyelamatan untuk memastikan keberlangsungan perusahaan di tengah tantangan dampak pandemi COVID-19," kata Irfan.

Menurutnya, kepentingan karyawan merupakan prioritas utama yang selalu perusahaan kedepankan. Dan ketika maskapai lain mulai mengimplementasikan kebijakan pengurangan karyawan, perusahaan terus berupaya mengoptimalkan langkah strategis guna memastikan perbaikan kinerja demi kepentingan karyawan dan masa depan bisnis Garuda Indonesia.

"Namun demikian pada titik ini, keputusan berat tersebut terpaksa harus kami tempuh di tengah situasi yang masih penuh dengan ketidakpastian ini. Dan ini semua diluar perkiraan kami, kondisi pandemi ini memberikan dampak jangka panjang terhadap kinerja perusahaan yang mana kondisi perusahaan sampai saat ini belum menunjukkan perbaikan yang signifikan," kata dia.

Namun, tambah Irfan, perusahaan meyakini segala langkah dan upaya perbaikan yang terus akan dilakukan ke depan dapat mendukung upaya pemulihan kinerja Garuda Indonesia agar dapat bertahan melewati krisis pada masa pandemi dan juga menjadi penguat pondasi bagi keberlangsungan perusahaan di masa yang akan datang



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Evolusi Penyaluran Bantuan Sosial Dorong Inklusi Keuangan

Inklusi keuangan merupakan salah satu hal yang saat ini terus didorong pemerintah, antara lain melalui perbaikan berbagai aturan atau regulasi.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

2021, BEI Bidik Pencatatan Saham Emiten Sektor Teknologi

Target tersebut dicapai melalui kegiatan sosialisasi, one-on-one meeting, serta workshop.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

September 2020, Uang Beredar Naik Jadi Rp 6.742,9 T

Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) tetap tinggi pada September 2020.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Hari Listrik ke-75, PLN Diminta Tingkatkan Profesionalisme Pengelolaan Pegawai

SP PLN mengajak direksi PLN bersinergi dalam mengawal setiap permasalahan yang timbul.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Rupiah Tertekan Siang Ini Saat Mata Uang Asia Menguat

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.657-Rp 14.669 per dolar AS

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Siang Ini, Mayoritas Bursa Asia di Zona Merah

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 46,0 (0,2%) mencapai 23.447 poin.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Legislator Dukung Transformasi Energi yang Dilakukan Kementerian BUMN

Kementerian BUMN tengah melakukan transformasi energi serta pengembangan energi baru terbarukan.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

BEI Targetkan Transaksi Harian Bursa Rp 8,5 Triliun

BEI menargetkan jumlah pencatatan efek baru pada 2021 menjadi 30 perusahaan.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Sesi Siang, IHSG Melemah 6 Poin ke 5.137

Volume perdagangan hingga sesi siang ini tercatat sebanyak 82.543 miliar saham senilai Rp 4,447 triliun.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Peringati Sumpah Pemuda, Pemerintah Dorong Pembangunan Industri di Seluruh Negeri

Pembangunan industri juga harus memperhatikan lingkungan hidup dan prinsip pembangunan berkelanjutan untuk kepentingan generasi mendatang.

EKONOMI | 27 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS