Harga Minyak Menguat Dipicu Penutupan Produksi Teluk Meksiko AS
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-17.99)   |   COMPOSITE 5783.33 (-162.95)   |   DBX 1064.04 (-3.52)   |   I-GRADE 168.858 (-6.35)   |   IDX30 499.932 (-20.46)   |   IDX80 131.904 (-5.05)   |   IDXBUMN20 373.781 (-16.94)   |   IDXG30 136.463 (-5.07)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-17.47)   |   IDXQ30 146.101 (-5.82)   |   IDXSMC-COM 248.411 (-4.69)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-9.52)   |   IDXV30 127.988 (-5.61)   |   INFOBANK15 983.467 (-30.4)   |   Investor33 429.105 (-15.66)   |   ISSI 169.797 (-5.07)   |   JII 620.069 (-24.81)   |   JII70 213.196 (-7.42)   |   KOMPAS100 1177.3 (-40.52)   |   LQ45 920.112 (-35.48)   |   MBX 1606.46 (-51.44)   |   MNC36 321.125 (-12.05)   |   PEFINDO25 316.867 (-8.18)   |   SMInfra18 295.49 (-12.78)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-13.14)   |  

Harga Minyak Menguat Dipicu Penutupan Produksi Teluk Meksiko AS

Rabu, 28 Oktober 2020 | 08:42 WIB
Oleh : WBP

New York, Beritasatu.com - Harga minyak mentah naik pada akhir perdagangan Selasa (27/10/2020) karena perusahaan-perusahaan menutup beberapa produksi minyak Teluk Meksiko AS menjelang badai. Sementara lonjakan infeksi virus corona dan peningkatan pasokan Libia membatasi keuntungan.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember ditutup bertambah 74 sen atau 1,9% menjadi US$ 41,20 per barel. Minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) naik US$ 1,01 atau 2,6% menjadi US$ 39,57.

Perusahaan seperti BP, Chevron, Shell dan Equinor ASA mengevakuasi rig atau menutup fasilitas produksinya. Sejauh ini para produsen telah menutup 16% atau 294.000 barel per hari (bph) dari produksi minyak karena Badai Tropis Zeta, yang melemah menjadi badai tropis pada Selasa (27/10/2020), kata Pusat Badai Nasional AS (NHC).

Namun, lonjakan harga yang dipicu badai mungkin berumur pendek, dengan permintaan diperkirakan akan melemah lagi dengan meningkatnya kasus virus corona.

Produksi Libia akan pulih menjadi satu 1 barel per hari dalam beberapa minggu mendatang, mempersulit upaya anggota OPEC dan sekutu membatasi produksi.

OPEC+, berencana meningkatkan produksi sebesar 2 juta barel per hari mulai Januari setelah rekor pemotongan produksi tahun ini. Mereka akan memotong pengurangan keseluruhan menjadi 7,7 juta barel per hari.

Angka persediaan minyak mingguan AS terbaru, yang akan dirilis pada Selasa dan Rabu waktu setempat, diperkirakan menunjukkan peningkatan pasokan. Analis yang disurvei oleh Reuters memperkirakan stok minyak mentah naik sekitar 1,1 juta barel.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Harga Emas Naik Saat Kasus Covid-19 Berlanjut

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Exchange, naik US$ 6,2 atau 0,33% menjadi US$ 1.911,9 per ounce.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Pupuk Batu Bara Jadikan RI Lumbung Pangan Dunia

Penggunaan pupuk organik batu bara lebih murah dibandingkan dengan pupuk kimia anorganik atau pupuk kimia buatan.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Dow Jatuh 200 Poin, Saham Teknologi Dorong Nasdaq

Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 turun 222,19 poin, atau 0,8%, menjadi 27.463,19.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Bursa Eropa Anjlok karena Kekhawatiran Covid-19

Pan-European Stoxx 600 ditutup 0,8%.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Menkop UKM Dorong Instansi Pemerintah Belanja Produk UMKM

Instansi pemerintah harus belanja produk UMKM.

EKONOMI | 28 Oktober 2020

Pertamina EP Asset 4 Raih 7 Nominasi Nusantara CSR Award 2020

Sebanyak 7 program CSR Pertamina EP Asset 4 berhasil meraih nominasi Nusantara CSR Award 2020.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Agung Laksono: UU Cipta Kerja Terobosan Hukum

UU Cipta Kerja merupakan terobosan hukum yang diperlukan.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Popularitas Brand di Ranah Digital, Kunci Memenangkan Persaingan

Popularitas merek atau brand di ranah digital menjadi kunci untuk memenangkan persaingan di masa adaptasi kebiasaan baru.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Artha Hanif Ditetapkan Jadi Ketua Umum ASITA

Ketua Umum ASITA 2020 - 2024 terpilih.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Hasto: Indonesia Mampu Wujudkan Negara Berdikari dengan Politik Industri

Dalam konteks kekinian, politik industri berdikari penting dengan penguasan iptek. Tanpa itu Indonesia tidak akan bisa melakukan sebuah loncatan besar.

EKONOMI | 27 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS