Investree dan eFishery Distribusikan Rp 30 M untuk Pembudidaya Ikan di RI
INDEX

BISNIS-27 510.733 (-1.34)   |   COMPOSITE 5813.99 (8.96)   |   DBX 1076.27 (11.92)   |   I-GRADE 169.305 (0.55)   |   IDX30 499.8 (-0.92)   |   IDX80 132.38 (-0.32)   |   IDXBUMN20 374.254 (2.01)   |   IDXG30 135.455 (0.05)   |   IDXHIDIV20 450.5 (-0.98)   |   IDXQ30 146.053 (-0.34)   |   IDXSMC-COM 250.881 (1.17)   |   IDXSMC-LIQ 309.077 (0.27)   |   IDXV30 131.098 (-0.19)   |   INFOBANK15 988.482 (5.02)   |   Investor33 429.242 (-0.7)   |   ISSI 170.543 (-0.37)   |   JII 620.021 (-3.74)   |   JII70 214.017 (-1.07)   |   KOMPAS100 1185.8 (-0.19)   |   LQ45 922.358 (-1.18)   |   MBX 1613.53 (0.24)   |   MNC36 321.576 (-0.73)   |   PEFINDO25 321.335 (-2.97)   |   SMInfra18 295.407 (1.45)   |   SRI-KEHATI 367.139 (-0.28)   |  

Investree dan eFishery Distribusikan Rp 30 M untuk Pembudidaya Ikan di RI

Kamis, 29 Oktober 2020 | 10:32 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Bandung, Beritasatu.comMarketplace lending, Investree, menandatangani perjanjian kerja sama dengan perusahaan rintisan agriculture technology (agritech), eFishery, untuk mendistribusikan pembiayaan senilai Rp 30 miliar kepada pembudidaya ikan di Indonesia. Bagi Investree, ini adalah kerja sama pertama dengan perusahaan rintisan agritech dalam rangka memperluas akses pembiayaan dan menjangkau lebih banyak usaha mikro kecil menengah (UMKM) segmen akuakultur.

Pada fase pertama, Investree akan mendukung program “Kasih Bayar Nanti (Kabayan)” sebagai komponen utama eFisheryFund. Adapun eFisheryFund merupakan platform digital dengan fasilitas pembiayaan yang ditawarkan eFishery bekerja sama dengan layanan finansial, dalam hal ini Investree. Di dalamnya, ada fitur Kabayan berupa program cicilan yang dapat dimanfaatkan pembudidaya untuk memperoleh produk eFishery seperti auto-feeder dan pakan ikan.

Co-Founder & CEO Investree, Adrian Gunadi, mengatakan, portofolio pinjaman terbesar Investree selama ini adalah industri kreatif. Dengan bermitra bersama eFishery terutama eFisheryFund, dia berharap dapat memberdayakan lebih banyak UKM di bidang perikanan. "Ini juga menjadi bentuk inovasi Investree yang kami luncurkan memasuki usia ke-5 dengan kampanye payung GrowFa5ter. Kami ingin menumbuhkan UMKM lebih cepat dan berkualitas,” kata dia dalam keterangan tertulisnya Kamis (29/10/2020).

Adrian mengatakan, semangat Investree adalah membantu UMKM melewati tantangan agar tetap berdaya dari segi keuangan di tengah pandemi Covid-19 dan menjadi #UKMTangguh. "Ini yang ingin kami wujudkan melalui kerja sama dengan eFishery," kata dia.

Ke depan, Investree dan eFishery akan terus mengeksplor kolaborasi ini agar semakin banyak inovasi yang dihadirkan bagi para mitra dan semakin banyak UKM sektor akuakultur yang terbantukan.

CEO & Co-Founder eFishery, Gibran Huzaifah mengatakan, eFishery yang didirikan tahun 2013 merupakan perusahaan aquaculture intelligence pertama di Indonesia. "Berangkat dari produk auto-feeder atau pemberi pakan otomatis, eFishery kini menawarkan solusi sektor akuakultur secara terintegrasi dengan mengacu pada data dan teknologi," kata dia.

Dia mengatakan, pembudidaya kerap menghadapi kesulitan memperoleh akses pembiayaan karena kebanyakan lembaga keuangan enggan memberikan pinjaman di sektor nonformal seperti pembudidaya ikan. "eFisheryFund menghubungkan pembudidaya secara langsung dengan institusi keuangan agar mereka bisa berkembang dari sisi finansial. Kerja sama dengan Investree diharapkan mampu menggandakan dampak yang kami berikan kepada pembudidaya,” kata dia.

Pinjaman ini akan disalurkan kepada mitra-mitra eFishery termasuk pembudidaya, agen, dan konsumen business-to-business (B2B). Mekanismenya, pembudidaya bisa mengajukan pinjaman melalui platform digital eFisheryFund, lalu Tim eFishery akan menilai dan menentukan apakah mereka memenuhi syarat. Hasil penilaian diajukan kepada Investree untuk dilakukan kembali verifikasi sesuai sistem credit-scoring Investree.

Jika pembudidaya dinyatakan lolos proses verifikasi, Investree akan menyalurkan pembiayaan yang kemudian didistribusikan dalam produk-produk eFishery. Kerja sama ini menyediakan dua jenis skema pembiayaan yaitu konvensional dan syariah.

Hingga saat ini, sudah ada 500 pembudidaya di eFishery yang didukung eFisheryFund.

Gibran menambahkan kerja sama dengan Investree diharapkan dapat melanjutkan nilai-nilai yang dibawa eFishery yakni tumbuh bersama para pembudidaya. Melalui inovasi teknologi inklusif dan menghadirkan ikan dari pembudidaya agar dijangkau seluruh kalangan di berbagai daerah, eFishery berharap dapat turut serta mengentaskan kelaparan di Indonesia. "Kolaborasi ini akan terus kami tingkatkan agar mampu menyokong hingga 1.000 petani sampai dengan akhir tahun 2020 sehingga manfaat yang dirasakan semakin besar,” kata dia.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Melalui Voting, Koperasi Sejahtera Bersama dan Kreditur Setuju Berdamai

Koperasi Simpan Pinjam Sejahtera Bersama merupakan salah satu dari 100 koperasi besar Indonesia dengan anggota lebih dari 70.000 orang.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Mengekor Wall Street, Bursa Korsel Pimpin Pelemahan di Asia

Kospi turun 1,78% karena saham pembuat chip SK Hynix turun sekitar 2%.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Kanal Berita SEA Today Siap Membawa Kabar Baik Indonesia Mendunia

Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio melakukan soft

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Harga Emas Tenggelam Akibat Penguatan Dolar dan Alotnya Stimulus AS

Kontrak emas paling aktif pengiriman Desember di divisi COMEX New York Exchange, turun tajam US$ 32,7 atau 1,71% menjadi US$ 1.879,2 per ounce.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Digitalisasi Kotesebha Menuju Era Koperasi Modern

Dengan sistem digital, perkembangan Kotesebha akan semakin cepat karena pelayanan semakin transparan

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Hilang 900 Poin, Dow Terburuk Sejak Juni Akibat Meningkatnya Covid-19

Dow Jones Industrial Average turun 943,24 poin, atau 3,4% menjadi 26.519,95.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Bursa Eropa Jatuh karena Rencana Lockdown Jerman dan Prancis

Indeks DAX bluechip Jerman memimpin aksi jual, turun 4,4%, sementara CAC Prancis jatuh 3,7%.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Kemperin Dorong Pengembangan Industri Recycle Baterai Kendararaan Listrik

Kemperin dorong nilai tambah industri daur ulang.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

Studi Banding Antar Desa Diharapkan Mampu Percepat Pembangunan Desa

Mendes PDTT hadiri studi banding antar desa di Bantul, DIY.

EKONOMI | 29 Oktober 2020

UU Cipta Kerja Buka Ruang Konsolidasi Data Tunggal KUMKM

UU Cipta Kerja buka ruang bagi pemerintah untuk konsolidasi data tunggal mengenai koperasi dan UMKM.

EKONOMI | 29 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS