Wapres Sebut Pemerintah Sedang Godok Skema Subsidi Sektor Properti
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-19.05)   |   COMPOSITE 5783.33 (-170.92)   |   DBX 1064.04 (-1.68)   |   I-GRADE 168.858 (-6.97)   |   IDX30 499.932 (-21.14)   |   IDX80 131.904 (-5.19)   |   IDXBUMN20 373.781 (-18.36)   |   IDXG30 136.463 (-5.44)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-18.14)   |   IDXQ30 146.101 (-6.28)   |   IDXSMC-COM 248.411 (-4.72)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-9.61)   |   IDXV30 127.988 (-5.5)   |   INFOBANK15 983.467 (-36.67)   |   Investor33 429.105 (-16.64)   |   ISSI 169.797 (-4.69)   |   JII 620.069 (-22.27)   |   JII70 213.196 (-7.01)   |   KOMPAS100 1177.3 (-42.41)   |   LQ45 920.112 (-37.05)   |   MBX 1606.46 (-54)   |   MNC36 321.125 (-12.61)   |   PEFINDO25 316.867 (-8.64)   |   SMInfra18 295.49 (-13.73)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-13.72)   |  

Wapres Sebut Pemerintah Sedang Godok Skema Subsidi Sektor Properti

Minggu, 22 November 2020 | 15:43 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyatakan pemerintah sedang menyiapkan skema subsidi di sektor properti untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) akibat dampak pandemi Covid-19.

Wapres mengatakan, pandemi Covid-19 membuat 70% MBR dan 30% masyarakat berpenghasilan tinggi mengalami penurunan pendapatan. Akibatnya, terjadi penurunan daya beli masyarakat. Untuk itu, pemerintah telah menyiapkan berbagai skema subsidi untuk meningkatkan percepatan pembangunan perumahan. "Saat ini pemerintah sedang mengkaji lebih lanjut skema subsidi dan intervensi pemerintah yang lebih tepat," kata Wapres, dalam keterangannya, Minggu (22/11/2020).

Dijelaskannya, skema subsidi properti kemungkinan penggunaan sisa anggaran skema Subsidi Selisih Bunga (SSB) dan Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) tahun anggaran 2020. Lalu penggunaan tanah-tanah negara untuk pembangunan perumahan, pemanfaatan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) dan integrasinya dengan skema-skema pembiayaan perumahan lainnya. Selain itu, reformasi perumahan nasional.

Untuk mendukung penyediaan rumah bagi MBR, pemerintah sejak tahun 2015 telah menyediakan berbagai skema bantuan pembiayaan perumahan yaitu Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), skema SSB, skema SBUM, dan skema Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) yang baru dilaksanakan 2019.

Selain keempat skema tersebut, ada alokasi belanja Kementerian/Lembaga yaitu di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, terutama untuk membangun fasilitas umum dan fasilitas sosial. Tujuannya, harga rumah yang dibayar MBR tidak meningkat untuk membiayai fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos). "Selain berbagai skema di atas, saat ini juga tersedia skema baru, yaitu Tapera," urainya.

Dalam upaya pemulihan ekonomi, diharapkan pembangunan perumahan khususnya bagi MBR menggunakan skema padat karya. Hal ini untuk memberikan pekerjaan dan manfaat langsung kepada masyarakat. Selain itu, seluruh pembangunannya agar menggunakan bahan dan material produksi dalam negeri dan industri lokal.

Untuk itu, Wapres berharap agar masyarakat dapat memanfaatkan peluang transformasi digital ini dalam memasarkan produk perumahan. "Masyarakat yang membutuhkan rumah tidak perlu datang secara fisik ke lokasi, tetapi cukup melalui tour virtual tiga dimensi beserta informasi pendukung melalui media daring," terangnya.

Wapres percaya bahwa inovasi digital, baik dari sisi pengembang maupun dari sisi pemerintah, akan membantu. Inovasi itu mencakup kemudahan pemberian izin, dukungan pembiayaan, pemanfaatan lahan, dan kemudahan pemberian sertifikat atas tanah untuk perumahan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

CEO Rifqi Alam Raih Penghargaan Indonesia Award Magazine

Muhammad Rifqi Alam dinilai sebagai sosol muda paling inspiratif oleh Indonesia Award Magazine.

EKONOMI | 22 November 2020

Sambangi Mesir, Sandiaga Jajaki Peluang Perdagangan dan Investasi

Untuk memulihkan dan membangkitkan ekonomi pascapandemi ada tiga sektor utama yang menjadi fokus.

EKONOMI | 22 November 2020

Mentan Ekspor Cabai Kering Perdana ke Pakistan

Produk pertanian segar yang tidak tahan lama harus dilakukan hilirisasi.

EKONOMI | 22 November 2020

Menko Airlangga: Perizinan Berbasis Risiko Lebih Mudah dan Pasti

Pemerintah menetapkan perizinan menggunakan pendekatan berbasis risiko untuk menetapkan jenis perizinan berusaha pada seluruh sektor usaha.

EKONOMI | 22 November 2020

Garuda Indonesia Jadi Salah Satu Maskapai dengan Protokol Kesehatan Terbaik Dunia

Standard penerapan protokol kesehatan dan keamanan layanan Garuda Indonesia mendapatkan empat bintang dari lima.

EKONOMI | 22 November 2020

PPBN Minta Pemerintah Berlakukan Pos Tarif untuk Impor Bawang Putih

Skema pos tarif menguntungkan Indonesia dan Tiongkok tak bisa memainkan harga terhadap importir, sehingga harga bawang putih dalam negeri lebih kompetitif.

EKONOMI | 22 November 2020

CNI Gandeng PTPP Lanjutkan Proyek Smelter Senilai Rp 3,22 Triliun

PTPP kembali dipercaya mengerjakan pembangunan smelter feronikel blok Lapaopao di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.

EKONOMI | 22 November 2020

Ini Cara AirAsia Indonesia Terapkan Protokol Kesehatan

AirAsia menerapkan sistem jaga jarak, yaitu pengaturan per tiga baris penumpang agar dapat menghindari penumpukan penumpang.

EKONOMI | 22 November 2020

G-20 Setujui Perpanjangan Keringanan Utang hingga Pertengahan 2021

Debt Service Suspension Initiative (DSSI) adalah dana bantuan senilai US$ 14 miliar untuk mengatasi Covid-19 dan dampaknya.

EKONOMI | 22 November 2020

BeritaSatu Gelar 9 Webinar Besar Economic Outlook 2021

Webinar akan berlangsung 24-26 November 2020, menampilkan pembicara seperti Menteri BUMN Erick Thohir, Dirut BRI Sunarso, dan CEO Lippo Karawaci John Riady.

EKONOMI | 22 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS