Majukan Industri Alat Kesehatan, Indonesia Kerja Sama Korea
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Majukan Industri Alat Kesehatan, Indonesia Kerja Sama Korea

Sabtu, 31 Agustus 2019 | 21:36 WIB
Oleh : Dina Manafe / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Indonesia yang diwakili Kementerian Kesehatan mengajukan kerja sama dengan Korea dalam hal memajukan industri alat kesehatan (alkes) dalam negeri. Salah satunya menawarkan peluang peningkatan penanaman modal asing (PMA) untuk rumah sakit dan institusi pengujian alkes kepada Korea.

Ketua Delegasi Kemkes sekalihus Analis Kebijakan Ahli Utama (AKAU), Untung Suseno Sutarjo mengatakan, usulan Indonesia tersebut telah disampaikan dalam proposal yang berjudul Enhancement of Korean Investment on Healthcare Industries through Capacity Building to Improve Medical Healthcare and Medical Devices Industries. Usulan ini disampaikan dalam forum perundingan Indonesia-Korea Comprehensive Partnership Agreement (IK-CEPA) putaran ke-9 di Jeju, Korea.

Bentuk kerja sama yang diusulkan, antara lain peningkatan kapasitas Indonesia dalam mengembangkan institusi pengujian alkes dan laboratorium riset teknologi untuk alkes. Juga dibarengi dengan pengembangan dan peningkatan kapasitas produksi alkes dalam negeri agar sesuai standar maupun regulasi internasional. “Diharapkan kerja sama dapat meningkatkan kualitas institusi pengujian alkes dan laboratorium riset di Indonesia,” kata Untung Suseno Sutarjo dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Sabtu (31/8/2019).

Menurut Untung, proposal kesehatan yang diusulkan itu merupakan upaya untuk mengatasi tantangan yang dihadapi industri alkes di Indonesia. Saat ini industri alkes Indonesia masih terbatas pada teknologi rendah dan medium. Indonesia perlu meningkatkan kapasitasnya berbagai hal, seperti melakukan riset dalam hal pengembangan alkes, dan meningkatkan kemampuan produksi institusi pengujian. Juga menyusun standar institusi pengujian alkes guna memenuhi standar Internasional. Selain itu, meningkatkan jumlah pakar dalam institusi pengujian alkes dan laboratorium riset.

Kerja sama dalam bidang kesehatan antarkedua negara sebetulnya sudah terlaksana sejak 2017 lalu melalui penandatanganan nota kesepahaman di Bogor, Jawa Barat dan Plan of Action (PoA) yang ditandatangani di Paris pada tahun 2019.

“Indonesia dan Korea memiliki hubungan kerja sama yang sangat dekat. Dukungan Kemkes Korea dalam menjembatani koordinasi, misalnya melalui Food and Drug Administration (FDA) dan Perindustrian Korea sangat disambut baik oleh Kemkes RI,” kata Untung Suseno Sutarjo.

Perundingan mengenai kerja sama kesehatan ini selanjutnya akan dilaksanakan pada minggu kedua bulan Oktober 2019 di Bali. Ini ditargetkan menjadi putaran akhir sebelum perjanjian ditandatangani pada tingkat kepala negara pada bulan November 2019.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

RS Jantung Diargam Layani Pasien BPJS Kesehatan

RS Jantung Diagram juga melayani pasien pengguna BPJS Kesehatan.

KESEHATAN | 29 Agustus 2019

Pengusaha Alat Kesehatan Terancam Gulung Tikar

Banyaknya kelemahan dalam kebijakan dan tata kelola, berdampak masif bagi bisnis alat kesehatan.

KESEHATAN | 29 Agustus 2019

Waspada Kekurangan Protein di Masa Tumbuh Kembang Anak

Anak membutuhkan konsumsi nutrisi seimbang termasuk protein dalam masa tumbuh kembang.

KESEHATAN | 28 Agustus 2019

Menkes Sebut Ubah Perilaku Sehat Masyarakat Butuh Waktu

Menteri Kesehatan Nila Moeloek mengatakan, untuk mengubah perilaku hidup sehat masyarakat membutuhkan proses dan tidak bisa dalam waktu yang singkat.

KESEHATAN | 27 Agustus 2019

Menkeu Usulkan Iuran BPJS Kesehatan Naik Dua Kali Lipat

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengusulkan iuran BPJS Kesehatan untuk peserta mandiri kelas satu naik dua kali lipat dari Rp 80.000 menjadi Rp 160.000.

KESEHATAN | 27 Agustus 2019

Butuh 10 Tahun untuk Proses Bajakah Menjadi Obat Kanker

Siswanto mengatakan, penelitian awal yang dilakukan para pelajar ini baru sebatas kuantitatif, belum berdasarkan metodologi yang betul.

KESEHATAN | 27 Agustus 2019

Kemkes Dukung Penelitian Lanjutan Bajakah Sebagai Obat Kanker

Masih perlu dibuktikan secara kajian ilmiah melalui uji praklinis (pada hewan) dan uji klinis (pada manusia)

KESEHATAN | 27 Agustus 2019

Siloam Bekasi Timur Berbagi Kasih ke Panti Asuhan Rumah Shalom

Acara berbagi kasih ini sekaligus merayakan HUT ke-2 Rumah Sakit Siloam Bekasi.

KESEHATAN | 26 Agustus 2019

"Jangan Ada Lagi Antrean Panjang Pasien"

"Sakit atau tidak sakit, premi BPJS Kesehatan harus tetap dibayar."

KESEHATAN | 25 Agustus 2019

BPJS Kesehatan Tunggu Keputusan Pemerintah

BPJS Kesehatan tidak bisa dibiarkan sendirian menanggung beban sebagai operator untuk mewujudkan negara kesejahteraan.

KESEHATAN | 25 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS