Duh! Skizofrenia Bisa Dipicu Polusi Udara
INDEX

BISNIS-27 431.53 (4.55)   |   COMPOSITE 4906.55 (33.97)   |   DBX 934.495 (0.84)   |   I-GRADE 129.531 (1.16)   |   IDX30 408.573 (3.79)   |   IDX80 107.231 (0.89)   |   IDXBUMN20 271.434 (1.86)   |   IDXG30 114.42 (0.82)   |   IDXHIDIV20 364.598 (3.29)   |   IDXQ30 119.596 (1.09)   |   IDXSMC-COM 210.435 (0.75)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (1.61)   |   IDXV30 101.606 (1.02)   |   INFOBANK15 772.076 (9.87)   |   Investor33 357.854 (3.9)   |   ISSI 144.258 (0.7)   |   JII 521.112 (4.05)   |   JII70 177.199 (1.13)   |   KOMPAS100 960.444 (9.22)   |   LQ45 749.999 (6.63)   |   MBX 1355.95 (10.61)   |   MNC36 267.764 (2.74)   |   PEFINDO25 261.843 (1.08)   |   SMInfra18 232.762 (0.66)   |   SRI-KEHATI 301.662 (3.53)   |  

Duh! Skizofrenia Bisa Dipicu Polusi Udara

Minggu, 12 Januari 2020 | 08:43 WIB
Oleh : WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Hasil penelitian dalam jurnal JAMA Network Open menyimpulkan bahwa anak-anak yang terpapar polusi udara tingkat tinggi berisiko terkena skizofrenia di masa dewasa.

"Studi ini menunjukkan semakin tinggi tingkat polusi udara, semakin tinggi risiko skizofrenia. Anak-anak yang terpapar di atas 25 g/m3 berisiko 60 persen lebih besar terkena skizofrenia dibandingkan mereka yang terpapar kurang dari 10 g/m3," kata peneliti senior Henriette Thisted Horsdal seperti dilansir Science Daily dikutip Minggu (12/1/2020).

Dengan kata lain, risiko mengembangkan skizofrenia sekitar 2 persen, setara dengan dua dari 100 orang menderita skizofrenia selama hidup mereka.

Kemudian, bagi mereka yang terpapar pada tingkat polusi udara terendah, risiko terkena skizofrenia di bawah 2 persen.

Skizofrenia adalah gangguan mental yang terjadi dalam jangka panjang. Gangguan ini menyebabkan penderitanya mengalami halusinasi, delusi atau waham, kekacauan berpikir dan perubahan perilaku.

Gejala awal skizofrenia umumnya muncul di masa remaja sehingga sering disalahartikan karena dianggap wajar pada masa remaja. Gejala ini antara lain cenderung mengasingkan diri dari orang lain, mudah marah dan depresi, perubahan pola tidur, kurang konsentrasi dan motivasi.

Thisted mengatakan, risiko seseorang mengembangkan skizofrenia lebih tinggi jika kecenderungan genetik untuk penyakit ini.

"Data kami menunjukkan, hubungan ini tidak tergantung satu sama lain. Hubungan antara polusi udara dan skizofrenia tidak dapat dijelaskan dengan riwayat genetik pada orang yang tumbuh di daerah dengan tingkat polusi udara yang tinggi," kata dia.

Untuk studi ini, peneliti melibatkan 23.355 orang dan 3.531 orang di antaranya mengembangkan skizofrenia.

Meskipun hasilnya menunjukkan peningkatan risiko skizofrenia ketika tingkat polusi udara selama masa kanak-kanak meningkat, para peneliti tidak dapat menjelaskan penyebabnya.

Mereka menekankan, perlunya studi lebih lanjut untuk dapat mengidentifikasi penyebab.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Tiga Pakar Kesehatan Asal Belanda Berbagi Ilmu di Seminar Ilmiah NIF

NIF Scientific Workshop berlangsung di kota Padang dan Jakarta pada tanggal 6 – 9 Januari 2020 dan dihadiri oleh lebih dari 200 peserta.

KESEHATAN | 10 Januari 2020

Cegah Pneunomia, Lakukan Hidup Sehat

Dokter spesialis Paru RS Persahabatan Erlina Burhan mengatakan mencegah pneumonia dengan perilaku hidup sehat.

KESEHATAN | 9 Januari 2020

Menristek Dukung Pengembangan Obat Modern Asli Indonesia

Dexa Group mendukung program kesehatan pemerintah melalui produk OGB dan mendorong kemandirian pengembangan produk farmasi yang berdaya saing tinggi.

KESEHATAN | 9 Januari 2020

Kemkes: Waspadai Pneumonia dari Tiongkok

Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat, tenaga kesehatan, dan fasilitas kesehatan mewaspadai penyakit pneumonia berat yang kini meningkat di Wuhan, Tiongkok

KESEHATAN | 9 Januari 2020

Kini, Pasien JKN Bisa Cek Jadwal Operasi Lewat Aplikasi

Dengan adanya penyesuaian iuran maka tantangan BPJSK saat ini bukan lagi soal defisit, melainkan pelayanan yang lebih berkualitas.

KESEHATAN | 8 Januari 2020

Eka Hospital Perluas Jangkauan Pelayanan ke Bekasi

Total keseluruhan investasi pembangunan Eka Hospital Kota Harapan Indah Bekasi mencapai sekitar US$ 40 juta.

KESEHATAN | 7 Januari 2020

Hati-hati Efek Samping Obat GHB

Pelaku kejahatan seksual Raynhard Sinaga melancarkan aksinya menggunakan obat GHB

KESEHATAN | 7 Januari 2020

Komunitas Berperan sebagai Motor Penggerak Hidup Sehat

Komunitas berperan sebagai pemantik semangat dalam pengadopsian gaya hidup sehat.

KESEHATAN | 7 Januari 2020

Iuran Naik, Hanya 3% Peserta BPJS Kesehatan yang Turun Kelas

Peserta lebih baik rutin bayar iuran meskipun di kelas lebih rendah, daripada memilih kelas lebih tinggi tetapi tidak sanggup membayar dan akhirnya menunggak.

KESEHATAN | 7 Januari 2020

Tak Ada Subdisi JKN, Peserta Kurang Mampu Masuk PBI

Saat ini, masih ada 6 juta orang PBI yang akan dilakukan pembersihan data.

KESEHATAN | 7 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS