Pasien Meninggal Covid-19 Mayoritas Miliki Sakit Ginjal
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Pasien Meninggal Covid-19 Mayoritas Miliki Sakit Ginjal

Jumat, 22 Mei 2020 | 09:34 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Ahli penyakit paru Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FK UI), Ceva Wicaksono Pitoyo mengatakan, berdasarkan data nasional, pasien terinfeksi virus corona (Covid-19) paling banyak memiliki penyakit bawaan diabetes. Namun dari sisi mortalitas atau tingkat kematian, penderita gagal ginjal resikonya lebih besar.

“Jadi data terakhir dari total pasien itu, 19 pasien terkena Covid-19 dan 17 pasien meninggal. Ini angka sangat tinggi untuk kasus ginjal. Kalau di luar negeri kelihatannya hipertensi dan jantung, di kita ginjal,” kata Ceva dalam Forum diskus daring bertemakan 'Perjuangan Lawan Maut di ICU Covid-19' yang diselenggarakan BeritaSatu, dan FK-UPH, yang ditayangkan BeritasatuTV, Rabu (20/5/2020)

Ceve menyebutkan, Covid-19 ini bisa menyebabkan penggumpalan darah pada orang yang mengalami peradangan berat. Sebab Covid-19 menyebabkan semua penyakit tampak menonjol, termasuk orang yang terkena diabetes (gula). “Biasanya gula terkontrol, jika kena Covid-19 jadi tidak terkontrol, kemudian hipertensinya bisa naik turun, tidak stabil. Ini juga menjadi masalah karena otomatis yang tadinya terkontrol harus kita awasi dan dikendalikan,” terang Ceva.

Ceve menyebutkan, orang yang terkontrol komorbid, maka potensi terpaparnya lebih rendah. Sayangnya hingga saat ini, secara nasional belum ada pemisahan data komorbid yang terkontrol atau tidak.

“Seharusnya mereka terkontrol, bisa menjaga dari penyakitnya. Misalnya orang diabetes tidak terkontrol, maka gangguan pembuluh darahnya mungkin lebih menonjol, kemudian gangguan pembuluh darah dan otot jantungnya juga lebih menonjol, gangguan ginjalnya biasanya sudah mulai muncul. Sementara buat yang terkontrol ini prosesnya lebih lambat, dan biasanya lebih ringan, maka modal dari yang terkontrol akan lebih baik,” ujarnya.

Pendapat senada disampaikan pengajar dan peneliti senior FK Universitas Airlangga (Unair) Djoko Santoso. Menurutnya, pasien gagal ginjal lebih rentan meninggal dibanding penyakit degeneratif lainnya. Hal ini terjadi karena menurunnya kuantitas imun.

Djoko menyebutkan, menurunnya imun ini disebabkan kandung racun dalam darah di daerah intra maupun intra sel tidak dibersihkan 100 persen oleh mesin pencuci darah. Kondisi ini menjadikan tubuh mengalami penurunan kuantitas imun karena sel mengalami impoten. Sementara Covid-19 mengeluarkan 12 protein berbahaya yang menjadi senjata utama. “Kemudian virus ini memiliki kemampuan menghambat sel imun muda sehingga ketika dipilih semua sel imun muda, maka yang sisa sel tua terpojok sehingga bunuh diri oleh dirinya sendiri,” ujarnya.

Djoko menambahkan, keadaan ini menyebabkan kelenjar ludah pasien menggumpal dan sulit ditembus oksigen, sehingga ventilatornya tidak bisa menolong.

Dalam hal ini, agar tidak terpapar Covid-19, Djoko mengajak masyarakat menjaga imunitas tubuh dengan tidur cukup dan teratur, makan makanan bergizi, serta rutin berolahraga minimal 12 -15 menit setiap hari. “Jadi lifestyle itu tolong dihidupkan secara intens dalam rangka hidup berdamai dengan virus Covid-19 karena sangat lama saya prediksi. Saya rasa kita hidup berdamai dengan Covid-19 sebagaimana yang Presiden Joko Widodo katakan,” ujarnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

80% Pasien Covid-19 Meninggal Sebelum Masuk ICU

Pasien yang ditangani dengan cepat dan sudah berada di ruang ICU dengan ventilator kemungkinan sembuhnya lebih besar.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

Covid-19 Bisa Sebabkan Serangan Jantung Mendadak

Pada penderita penyakit jantung, setelah terinfeksi Covid-19 akan terjadi peradangan pada hampir seluruh tubuh. Salah satunya di pembuluh darah.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

Atas Nama Keadilan, Pemerintah Hapus Semua Kelas JKN-KIS Mulai Tahun Depan

Kelas standar dalam pelayanan JKN-KIS sebetulnya adalah perintah UU Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN), tetapi selama ini tidak dilaksanakan.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

RS di Indonesia Miliki Kemampuan Tangani Pasien Asing

Wakil Ketua Komisi IX DPR menilai rumah sakit di Indonesia sudah memiliki kemampuan dan fasilitas yang baik untuk menangani pasien asing.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

Singapura Tolak Pasien Asing, Peluang Bagi RS di Indonesia

Kebijakan Singapura menghentikan penerimaan pasien asing menjadi peluang bagi Indonesia.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

Kemampuan Dokter dan Tenaga Medis Indonesia Dinilai Mumpuni

SDM di bidang kesehatan, dinilai memiliki kemampuan mumpuni dari segi keilmuan.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

Cegah Penyebaran, Pemerintah Harus Siapkan RS Khusus Covid-19

Sejak munculnya pandemi Covid-19, pasien yang tidak terpapar Covid-19 terabaikan pengawasan dan perawatannya.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

65% Pengguna Instagram Pilih Jalani PSBB

Sebanyak 83 persen responden mengaku patuh menjalankan PSBB dan hanya 17 persen yang cuek.

KESEHATAN | 20 Mei 2020

Bertambah 6, Kasus Positif Covid-19 di DIY Capai 215

Dua dari penambahan enam kasus baru diantaranya merpakan tenaga medis di RSUP Dr. Sardjito.

KESEHATAN | 21 Mei 2020

Ikatan Dokter Indonesia Khawatirkan Ledakan Kasus Baru Covid-19

PB IDI mengkhawatirkan terjadinya ledakan kasus karena kesadaran masyarakat untuk mentaati protokol kesehatan dari pemerintah mulai kendor.

KESEHATAN | 21 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS