Jokowi Keluhkan Penyerapan Stimulus Covid-19 dan Ekonomi Belum Optimal
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

Jokowi Keluhkan Penyerapan Stimulus Covid-19 dan Ekonomi Belum Optimal

Senin, 27 Juli 2020 | 11:06 WIB
Oleh : Novy Lumanauw, Lenny Tristia Tambun / WBP

Jakarta, Beritasatu.com– Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara terbuka mengeluhkan rendahnya penyerapan stimulus penanganan Covid-19. Dari total dana Rp 695 triliun yang disiapkan, yang direalisasi barus sekitar 19 persen atau Rp 136 triliun.

“Mengenai penyerapan stimulus penanganan Covid. Ini masih belum optimal dan kecepatannya masih kurang. Data terakhir yang saya terima pada tanggal 22 Juli 2020 dari total stimulus penanganan Covid Rp695 triliun, yang terealisasi baru Rp 136 triliun artinya baru 19 persen, baru 19 persen yang terserap,” kata Presiden Jokowi saat memimpin rapat terbatas Kabinet Indonesia Maju melalui video conference di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/7/2020).

Ia mengatakan, dari total dana Rp 136 triliun yang telah terserap sebanyak 38 persen untuk perlindungan sosial 38 persen. UMKM 25 persen, termasuk penempatan dana di Himbara Rp 30 triliun, kesehatan 7 persen, sektoral dan pemda 6,5 persen, dan insentif pusat 13 persen. “Inilah yang harus segera diatasi oleh komite dengan melakukan langkah-langkah terobosan. Bekerja lebih cepat, sehingga masalah yang tadi saya sampaikan serapan anggaran yang belum optimal bisa segera diselesaikan,” katanya.

Presiden Jokowi secara khusus mengingatkan bahwa apabila masalah regulasi atau administrasi menjadi penghalang realisasi anggaran, perlu direvisi aturan yang ada. “Kalau memang regulasi, ya revisi regulasi itu agar ada percepatan. Lakukan shortcut, lakukan perbaikan, dan jangan sampai ada yang namanya ego sektoral, ego daerah. Saya kira penting sekali ini segera diselesaikan sehingga aura dalam menangani krisis ini betul-betul ada betul. Saya ingin di setiap Posko yang ada, baik di BNPB di pusat, daerah, dan komite kelihatan sangat sibuk, itu auranya krisis ada,” katanya.

Presiden Jokowi mengatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh, saat ini kasus positif Covid-19 secara global sudah mencapai 15,8 juta dengan angka kematian sebanyak 640 ribu. Di Amerika Serikat, lanjutnya, korban meninggal mencapai 4,2 juta, Brasil 2,3 juta, dan India 1,4 juta.

Di Indonesia, pemerintah juga memberikan prioritas penanganan kesehatan di delapan provinsi yaitu, Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Papua yang berkontribusi besar dalam penambahan kasus positif Covid-19.

Sebab, kedelapan provinsi ini berkontribusi sekitar 74 persen bagi kasus positif yang ada di Indonesia.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Presiden Perintahkan Menkes Lakukan 3T Lebih Masif dan Agresif

Jika masih ditemukan adanya kekurangan peralatan tes, kapasitas RS atau lainnya, agar segera dibereskan.

KESEHATAN | 27 Juli 2020

Kasus Covid-19 Meningkat, Jokowi: Hati-Hati, Aura Krisis Jangan Hilang

Saat ini masih dalam keadaan krisis kesehatan dan ekonomi.

KESEHATAN | 27 Juli 2020

Jokowi Prioritaskan Penanganan Covid-19 di 8 Provinsi Ini

Kedelapan provinsi ini berkontribusi sekitar 74 persen bagi kasus positif yang ada di Indonesia.

KESEHATAN | 27 Juli 2020

Tergolong Tinggi, Penderita TBC di Jateng Tambah 23.919 Orang

Kepala Dinas Kesehatan Jateng Yulianto Prabowo mengungkapkan, belum lama ini, kasus tertinggi penyakit TBC terjadi di Kabupaten Tegal.

KESEHATAN | 27 Juli 2020

Kasus Covid-19 di Indonesia Bisa Tembus 400.000 pada Oktober

Kasus positif Covid-19 akan menembus angka 200.000 pada 31 Agustus 2020.

KESEHATAN | 26 Juli 2020

Hari Ini, DKI Kembali Terbanyak Kasus Baru Covid-19

Dari 1.492 kasus baru Covid-19 secara nasional, 384 diantaranya didapat dari DKI Jakarta.

KESEHATAN | 26 Juli 2020

Update Covid-19: Tambah 1.492, Total Kasus Covid-19 Jadi 98.778

Penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 1.492 itu didapat dari pemeriksaan spesimen sebanyak 20.492.

KESEHATAN | 26 Juli 2020

Kasus Positif Covid-19 Dunia Tembus 16 Juta

Kasus positif Covid-19 di seluruh dunia telah menembus jumlah 16 juta. Menurut situs worldometers, jumlahnya telah mencapai 16.031.794.

KESEHATAN | 25 Juli 2020

Kasus Positif Covid-19 Tembus 200.000 pada Akhir Agustus

Saat ini jumlah kasus positif telah mencapai 97.286 dan diperkirakan menembus angka 100.000 pada awal pekan depan.

KESEHATAN | 25 Juli 2020

Kasus Baru Covid-19 Capai 1.868, Ini Sebarannya

Selain DKI Jakarta, ada lima provinsi lain yang penambahan kasus baru Covid-19 mencapai lebih dari 100.

KESEHATAN | 25 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS