IDI Harap Tes PCR Gratis untuk Tenaga Kesehatan di 10 Provinsi
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

IDI Harap Tes PCR Gratis untuk Tenaga Kesehatan di 10 Provinsi

Selasa, 22 September 2020 | 20:39 WIB
Oleh : Dina Manafe / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr Daeng Faqih mengapresiasi pemerintah melalui Satgas Penanganan Covid-19 yang memberikan tes swab PCR secara gratis untuk tenaga kesehatan. Saat ini tes tersebut baru menjangkau tenaga kesehatan di Jabodetabek. PB IDI berharap tes ini menjangkau tenaga kesehatan di seluruh daerah, utamanya di 10 provinsi dengan jumlah kasus tinggi. Daerah tersebut, di antaranya DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan.

“Kami mengapresiasi dukungan tes PCR untuk tenaga kesehatan. Kami berharap ini dilakukan di semua daerah, terutama di 9 atau 10 daerah sasaran utama yang kasus Covid-19 sangat tinggi,” kata Daeng Daeng pada dialog secara virtual “Benteng Terakhir Penanganan Covid-19” di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (22/9).

Daeng mengatakan, perlindungan terhadap tenaga kesehatan perlu ditingkatkan. Karena penambahan kasus baru semakin banyak, dan tenaga kesehatan yang berhadapan langsung dengan pasien setiap saat dihadapkan dengan risiko tinggi. Dengan pemeriksaan tes swab PCR secara berkala diharapkan risiko tersebut bisa ditekan serendah mungkin. Selain tes PCR, Daeng juga berharap ketersediaan alat pelindungan diri (APD) tetap dijamin. “Satgas sebagai perwakilan pemerintah sudah berusaha untuk mensuport APD sejak awal, dan ini terus dilanjutkan dan dikontrol dengan baik,” kata Daeng.

Jumlah dokter yang wafat akibat Covid-19 terus bertambah. Data yang dihimpun Tim Mitigasi PB IDI dan diperbarui terakhir pada 17 September 2020 pukul 14.00 WIB, menunjukkan, jumlah dokter yang wafat sebanyak 117 orang berasal dari 17 provinsi. Terbanyak di Jawa Timur sebanyak 30 dokter, Sumatera Utara 21, DKI Jakarta 16, Jawa Barat 11, Jawa Tengah 8, Sulawesi Selatan 6, dan Kalimantan Timur 3 dokter. Kemudian Bali, Papua, dan Sumatera Selatan masing-masing 4 dokter. Riau, Yogyakarta dan Aceh masing-masing 2 dokter. Papua Barat, NTB, Banten, dan Riau masing masing 1 dokter.

Selain dokter, jumlah tenaga perawat yang wafat juga banyak. Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mencatat sebanyak 86 perawat gugur akibat Covid-19.

Sebelumnya, Ketua Tim Mitigasi PB IDI juga Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia, Adib Khumaidi mengatakan, dokter terpapar Covid-19 pada saat menjalankan pelayanan yang langsung menangani pasien Covid-19 di ruang-ruang perawatan baik ICU maupun isolasi. Juga dari tindakan medis yang ternyata belakangan diketahui pasiennya menderita Covid-19, atau pun pelayanan nonmedis seperti dari keluarga dan komunitas.

Adib mengatakan, jumlah dokter di Indonesia terendah kedua di Asia Tenggara yaitu sebesar 0,4 dokter per 1.000 penduduk. Artinya Indonesia hanya memiliki 4 dokter yang melayani 10.000 penduduknya. Rasio dokter spesialis juga rendah, sebesar 0,13 persen per 1.000 penduduk. Selain itu, distribusi tenaga medis dan tenaga kesehatan juga terkonsentrasi di Jawa dan kota-kota besar.

Kematian dokter yang saat ini sebanyak 117 dokter dengan asumsi 1 dokter melayani 2.500 maka menggambarkan rakyat Indonesia sebanyak hampir 300.000 akan kehilangan pelayanan dari dokter. Begitu juga dengan meninggalnya dokter gigi dan perawat. Apalagi dengan meninggalnya dokter spesialis yang saat ini masih dirasakan kurang di Indonesia. “Dokter adalah aset bangsa, investasi untuk menghasilkan dokter dan dokter spesialis sangat mahal. Kehilangan dokter tentunya akan dapat berakibat menurunnya kualitas pelayanan bagi Rakyat Indonesia,” kata Adib.

Oleh karena itu, menurut Adib, perlu ketegasan pemerintah untuk membuat langkah-langkah kongkrit dalam upaya perlindungan dan keselamatan bagi para dokter dan tenaga kesehatan lainnya. Upaya kongkrit melalui pembentukan Komite Nasional Perlindungan dan Keselamatan Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan yang bertugas mengintegrasikan seluruh pemangku kepentingan kesehatan untuk fokus dalam upaya perlindungan dan keselamatan serta upaya-upaya pengawasan nya. Kebutuhan dokter tentunya menjadi pekerjaan rumah bagi organisasi profesi dan perhimpunan-perhimpunan spesialis untuk tetap dapat menjamin proporsi pelayanan kesehatan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kasus Positif Covid-19 Naik Selama Sepekan, Jawa Barat Tertinggi

Kenaikan kasus positif Covid-19 tertinggi terjadi di lima provinsi, dimana Jawa Barat berada ditempat pertama yakni sebanyak 594 orang.

KESEHATAN | 22 September 2020

Satgas Covid-19: Kasus Positif 4.000 Adalah Puncak di Tiga Hari

Hari ini terjadi penambahan kasus Covid-19 sejumlah 4.071.

KESEHATAN | 22 September 2020

Bio Farma Berpeluang Jadi Salah Satu Produsen Vaksin Covid-19 Dunia

Bio Farma masuk dalam daftar tujuh kandidat yang dipercaya CEPI untuk memroduksi vaksin Covid-19 untuk memenuhi kebutuhan dunia.

KESEHATAN | 22 September 2020

Sebelum Vaksin Ditemukan, Pandemi Covid-19 Masih Terus Berlanjut

Kasus Covid-19 di Indonesia, masih akan terus naik sebelum vaksin ditemukan dan bisa disuntikkan.

KESEHATAN | 22 September 2020

Ini Sebaran 4.071 Kasus Baru Covid-19

DKI Jakarta menjadi provinsi terbanyak penyumbang kasus baru Covid-19 sebanyak 1.236.

KESEHATAN | 22 September 2020

117 Dokter Wafat, IDI Minta Fasilitas Layanan Covid-19 Ditambah

Jika tidak, sebagian pasien tidak mendapatkan layanan dan tenaga kesehatan semakin berisiko terpapar Covid-19.

KESEHATAN | 22 September 2020

VitaminDiskon Optimistis Rebut Pasar Online Produk Kesehatan

PT Samudra Retail Indonesia menghadirkan layanan e-commerce di segmen produk kesehatan dan kecantikan dengan nama VitaminDiskon.

KESEHATAN | 22 September 2020

Pasien Isolasi Mandiri Tower 4 dan 5 Wisma Altet Berkurang 112 Orang

Saat ini jumlah pasien di tower 4 dan 5 berjumlah 1.664 orang.

KESEHATAN | 22 September 2020

Aido Health Bantu Tingkatkan Komunikasi Dokter dan Pasien

Aido Health berharap para tenaga medis mendapatkan pengetahuan mengenai tata cara komunikasi yang efektif di dunia serba digital ini.

KESEHATAN | 22 September 2020

PPNI: Ribuan Perawat Terinfeksi Covid-19

Satgas Penanganan Covid-19 akan melakukan tes PCR gratis kepada para tenaga kesehatan di Jabodetabek.

KESEHATAN | 22 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS