Daewoong Raih Izin Edar Alat Uji Covid-19 di Indonesia
INDEX

BISNIS-27 503.107 (8.47)   |   COMPOSITE 5679.25 (80.67)   |   DBX 1039.52 (14.71)   |   I-GRADE 166.189 (3.47)   |   IDX30 492.322 (9.09)   |   IDX80 129.082 (2.66)   |   IDXBUMN20 363.759 (7.86)   |   IDXG30 133.243 (2.59)   |   IDXHIDIV20 440.08 (10.13)   |   IDXQ30 143.762 (2.86)   |   IDXSMC-COM 242.127 (2.51)   |   IDXSMC-LIQ 293.644 (5.57)   |   IDXV30 123.61 (3.35)   |   INFOBANK15 979.67 (10.23)   |   Investor33 423.592 (6.88)   |   ISSI 165.745 (2.98)   |   JII 604.859 (14.26)   |   JII70 207.745 (4.44)   |   KOMPAS100 1155.02 (20.8)   |   LQ45 903.46 (17.32)   |   MBX 1578.72 (22.44)   |   MNC36 316.411 (5.51)   |   PEFINDO25 310.113 (3.58)   |   SMInfra18 286.549 (5.46)   |   SRI-KEHATI 362.507 (5.51)   |  

Daewoong Raih Izin Edar Alat Uji Covid-19 di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2020 | 06:02 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - PT Daewoong Pharmaceutical Company Indonesia (DPCI) berhasil mendapatkan nomor izin edar perangkat tes Covid-19 di Indonesia.

"Pada 22 Oktober 2020, PT Daewoong Pharmaceutical Company Indonesia, anak perusahaan Daewoong Pharmaceutical yang saat ini tengah mengembangkan perawatan Covid-19, mengumumkan bahwa perusahaan telah memperoleh Nomor Izin Edar AccuraDtect SARS-COV-2 RT-qPCR, yaitu alat tes molekular untuk Covid-19 di Indonesia," kata CEO PT Daewoong Pharmaceutical Company Indonesia Sengho Jeon dalam jeterangan tertulis yang diterima Jumat (23/10/2020).

Dia mengatakan, seiring penyebaran Covid-19 di Indonesia yang semakin parah, permintaan alat tes Covid-19 terus meningkat. “Dengan diperolehnya izin edar ini, kami berharap penyediaan alat uji diagnostik PCR (polymerase chain reaction) asal Korea ini dapat berkontribusi dalam membantu upaya Indonesia mengatasi pandemi," tandasnya.

AccuraDtect adalah alat uji molekuler Covid-19 yang akurat menyasar leader sequence yang umumnya ditemukan dalam sel yang terinfeksi selain gen N2 yang biasanya mendiagnosis infeksi Covid-19. Berdasarkan standar yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia WHO dan Pusat Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, AccuraDtect menyasar tiga biomarker yang dapat mengidentifikasi keberadaan virus corona yaitu RdRp, E dan N2 dan memberikan hasil dalam waktu empat jam.

Secara khusus, alat uji ini dirancang untuk mengukur Ribonuklease (RNase) P yang dapat menentukan kesesuaian sampel dan bertindak sebagai penyebar infeksi dalam sel virus yang terinfeksi. Menggunakan teknik amplifikasi gen yang disebut sebagai real-time polymerase chain reaction (RT-qPCR), alat uji ini memiliki tingkat akurasi tinggi.

Alat uji ini telah memperoleh sertifikasi CE-IVD (perangkat medis diagnostik In Vitro bertanda CE) di Eropa pada Maret lalu dan Emergency Use Authorization di Peru dan Singapura. "Kami akan terus melakukan upaya terbaik menyediakan solusi mengatasi pandemi serta mengembangkan obat Covid-19 Niclosamide dan Chamostat," kata dia.

Sementara itu, PT Daewoong Pharmaceutical Indonesia segera bekerja sama dengan mitra lokal yang akan bertanggungjawab dalam distribusi AccuraDtect ke Indonesia. AccuraDtect’ merupakan alat test Covid-19 yang awalnya dikembangkan oleh Genomictree, perusahaan layanan kesehatan yang mengembangkan diagnosis molekuler non-invasif untuk deteksi dini kanker berdasarkan biomarker, dimana izin distribusi globalnya dimiliki Daewoong Pharmaceutcial.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Satgas : Ini Tahapan Pengembangan Vaksin Covid-19

Masyarakat diharapkan mendukung pemerintah secara penuh pengadaan vaksin dan vaksinasi.

KESEHATAN | 23 Oktober 2020

Media Sosial Jadi Rujukan Utama Informasi Nutrisi

Sebanyak 68 persen konsumen di Asia Pasifik menggunakan media sosialuntuk mendapatkan informasi yang berkaitan dengan nutrisi dan kesehatan.

KESEHATAN | 22 Oktober 2020

Angka Covid-19 Anak di Indonesia Naik 100 Persen

Kasus Covid-19 pada anak di Indonesia naik 100 persen pada Oktober 2020.

KESEHATAN | 22 Oktober 2020

Pemerintah Tidak Terburu-buru Berikan Vaksin

Yang dilakukan pemerintah saat ini adalah bertemu terlebih dahulu dengan para produsen tentang kesediaan mereka seandainya Indonesia jadi membeli vaksinnya.

KESEHATAN | 22 Oktober 2020

Antisipasi Klaster Liburan, Epidemiolog Minta RT dan RW Data Warga yang Berpergian

Itu akan sangat efektif untuk pengendalian kasus serta melakukan tracing apabila ada kasus baru.

KESEHATAN | 22 Oktober 2020

Pemanfaatan JKN-KIS Menurun Selama Pandemi Covid-19

Penurunan ini diduga bukan hanya karena orang takut berobat ke faskes, tetapi bisa jadi pemanfaatan layanan JKN sebelum pandemi tidak sesuai kebutuhan pasien.

KESEHATAN | 22 Oktober 2020

14 Provinsi Termasuk Jakarta Laporkan Kasus Sembuh Lebih Banyak dari Kasus Baru

Jumlah kasus sembuh di ibukota sebanyak 1.159 sedangkan penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 989.

KESEHATAN | 22 Oktober 2020

Update Covid-19: Tambah 4.432, Kasus Positif di Indonesia Jadi 377.541

Penambahan 4.432 kasus baru Covid-19 berdasarkan pemeriksaan spesimen sebanyak 43.928.

KESEHATAN | 22 Oktober 2020

Inilah Rekomendasi Pemberian Vaksinasi Covid-19 Menurut PB IDI

PB IDI minta pemerintah agar jangan tergesa-gesa dalam pemberian vaksin Covid-19 kepada masyarakat dan tenaga medis.

KESEHATAN | 22 Oktober 2020

Jessica Tanoesoedibjo Ajak Hidup Sehat lewat MNC Virtual Ride

Peserta dapat melakukan pendaftaran mulai 19 Oktober hingga 7 November 2020. Adapun, periode gowes akan dilaksanakan mulai 1-7 November 2020.

KESEHATAN | 21 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS