Satgas Covid-19 Sebut Recovery Rate Terus Meningkat Jadi 80,51%
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-3.69)   |   COMPOSITE 5822.94 (-25.17)   |   DBX 1088.19 (3.29)   |   I-GRADE 169.852 (-1.7)   |   IDX30 498.88 (-3.97)   |   IDX80 132.065 (-0.81)   |   IDXBUMN20 376.263 (-4.1)   |   IDXG30 135.508 (-1.09)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-3.85)   |   IDXQ30 145.713 (-1.46)   |   IDXSMC-COM 252.052 (-0.16)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (-1.2)   |   IDXV30 130.911 (0.61)   |   INFOBANK15 993.498 (-12.22)   |   Investor33 428.541 (-3.18)   |   ISSI 170.173 (-0.41)   |   JII 616.286 (-0.96)   |   JII70 212.951 (-0.53)   |   KOMPAS100 1185.6 (-7.39)   |   LQ45 921.176 (-7.27)   |   MBX 1613.76 (-8.73)   |   MNC36 320.851 (-2.49)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.5)   |   SMInfra18 296.861 (-1.69)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-3.03)   |  

Satgas Covid-19 Sebut Recovery Rate Terus Meningkat Jadi 80,51%

Selasa, 27 Oktober 2020 | 05:11 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 (Covid-19) Reisa Brotoasmoro mengatakan rata-rata kesembuhan atau recovery rate pasien Covid-19 secara nasional meningkat lagi menjadi 80,51%. Artinya, jumlah kasus sembuh dan pasien selesai isolasi di Indonesia berjumlah 317.672 kasus.

"Meningkat drastis dibandingkan dengan satu minggu sebelumnnya pada angka 78,85%. Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Indonesia jauh di atas rata-rata dunia. Prestasi ini sebaiknya dipertahankan bersama," kata Reisa Brotoasmoro dalam keterangan pers perkembangan penanganan Covid-19 di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (26/10/2020).

Dalam mempertahankan prestasi ini, Reisa mengajak masyarakat untuk bersama-sama menekan penambahan kasus aktif yang saat ini berjumlah 61.851 pasien. Sejumlah daerah telah berupaya keras dalam menambahkan jumlah pasien sembuh dan menekan jumlah kasus aktif agar semakin berkurang.

Reisa menyebutkan dua provinsi tertinggi penambahan pasien sembuh. DKI Jakarta dengan 1.162 kasus, dan Jawa Barat dengan 442. Meski demikian, dua provinsi ini juga yang paling tinggi menambahkan kasus baru atau terkonfirmasi positif. "Per hari ini, DKI Jakarta menambahkan 906 kasus baru, sementara Jawa Barat 431 kasus baru. Yang ideal, kesembuhan kita upayakan makin tinggi. Kasus baru, kita tekan ke minimal, bahkan sampai tidak ada lagi," papar Reisa Brotoasmoro.

Reisa mengingatkan Covid-19 bukan satu-satunya penyakit yang dihadapi masyarakat. Ada penyakit-penyakit lain baik yang menular dan tidak menular membutuhkan penanganan serius. Beberapa penyakit itu seperti jantung, kanker, diabetes, tubercolosis (TBC) masih menjadi penyakit yang mematikan di Indonesia. "Dalam laporan Kementerian Kesehatan mencatat penyakit penyerta diantaranya darah tinggi, diabetes melitus dan jantung," jelas Reisa Brotoasmoro.

Reisa juga menyarankan masyarakat tetap mengikuti protokol kesehatan dengan ketat. Langkah 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan adalah cara efektif menekan penularan Covid-19. Hal ini dapat menyelamatkan masyarakat itu sendiri dan orang-orang sekeliling.

Upaya dan dukungan masyarakat seperti itu kata Reisa dapat membantu memberi waktu dan ruang gerak bagi para dokter dan tenaga medis untuk berkonsentrasi menyembuhkan kasus aktif atau pasien Covid-19. "Bersama dokter dan tenaga medis, kita putus penularan Covid-19," pesan Reisa Brotoasmoro.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jika Patuhi Protokol Kesehatan, UMKM Bisa Bantu Cegah Penularan Covid-19

Ketika ekonomi berjalan dan ada kasus baru artinya protokol kesehatan belum dilakukan dengan disiplin.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

Sebaran Kasus Baru Covid-19 Hari Ini

DKI masih menjadi provinsi terbanyak kasus baru yakni sebanyak 906 per hari ini.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

Update Covid-19: Tambah 3.222, Kasus Positif di Indonesia Jadi 392.934

Untuk kasus sembuh Covid-19 bertambah 3.908 sehingga total menjadi 317.672 dan kasus meninggal bertambah 112, total menjadi 13.299.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

Presiden Meminta Proses Vaksinasi Harus Dijelaskan Transparan

Proses vaksinasi harus dijelaskan secara transparan dan jelas kepada masyarakat Indonesia.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

Presiden Pastikan Vaksinasi Covid-19 Dilakukan Bertahap

Menurut Presiden masyarakat wajib mengetahui dan mendapat penjelasan secara gamblang mengenai kelompok mana saja yang mendapatkan prioritas vaksinasi lebih awal

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

Jokowi: Pelaksanaan Vaksinasi Harus Dipastikan Keamanannya

Presiden Joko Widodo meminta pengadaan dan pelaksanaan vaksinasi betul-betul dipastikan keamanan dan efektivitasnya.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

Presiden Minta Vaksinasi Covid-19 Wajib Ikuti Koridor Ilmiah

Presiden juga mengingatkan agar vaksinasi dilakukan secara hati-hati, agar tidak menimbulkan kesan bahwa pemerintah tergesa-gesa.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

80% Kematian Covid-19 Menimpa Lansia dan Komorbiditas

Lansia dan orang dengan penyakit penyerta harus lebih waspada di tengah pandemi agar tidak terinfeksi virus Covid-19.

KESEHATAN | 26 Oktober 2020

Ketua Dewan Perawat Nasional: Nakes Hidup dalam Tekanan dan Ketakutan Luar Biasa

Selain itu, mereka juga harus terpisah dari keluarga dan menghadapi stigmatisasi sosial.

KESEHATAN | 25 Oktober 2020

Dalam 7 Bulan, Covid-19 Renggut Nyawa 253 Nakes di Indonesia

253 petugas medis dan kesehatan yang wafat akibat terinfeksi Covid-19 itu terdiri dari 141 dokter, 9 dokter gigi, dan 103 perawat.

KESEHATAN | 25 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS