Pakar Imunisasi: Vaksin Covid-19 Tidak Akan Sampai Uji Klinik Fase 3 Bila Tidak Aman
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Pakar Imunisasi: Vaksin Covid-19 Tidak Akan Sampai Uji Klinik Fase 3 Bila Tidak Aman

Jumat, 30 Oktober 2020 | 13:14 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Vaksin Covid-19 yang saat ini tengah diupayakan oleh pemerintah banyak menerima pertanyaan mengenai keamanan dan efektivitasnya. Berbagai kandidat vaksin telah disiapkan pemerintah antara lain Sinovac, Cansino dan Sinopharm. Vaksin Sinovac yang akan diproduksi bersama Bio Farma, saat ini sudah berada pada tahap uji klinik fase 3 di Bandung dan telah mengambil subjek sebanyak 1.620 orang dewasa dan sedang menunggu hasilnya.

Terkait tudingan keamanan vaksin Covid-19, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Cissy Rachiana Sudjana Prawira-Kartasasmita mengatakan bahwa apabila vaksin Covid-19 Sinovac ditemukan tidak aman atau menimbulkan efek samping yang berbahaya, tentunya tidak akan dilanjutkan ke uji klinik fase 3. “Kalau tidak aman, uji klinik sudah dihentikan dari awal, dengan kata lain tidak boleh naik kelas. Ini sudah bisa dikatakan aman, fase satu sudah ada report-nya, aman, kemudian dilanjutkan dengan fase 2, sudah dilaporkan aman,” kata Prof Cissy dalam keterangan Jumat (30/10/2020).

Cissy menambahkan bahwa terdapat jurnal-jurnal internasional yang sangat terakreditasi dan laporan fase 1 dan 2 sudah dipublikasikan. “Dalam jurnal tersebut dikatakan uji klinik fase 1 dan 2 dari vaksin Covid-19 Sinovac sudah aman, itu bagus sekali, tapi laporan uji klinik fase 3 memang belum ada karena yang di Brasil mungkin baru selesai bulan Oktober ini dan yang di Indonesia baru selesai tahun depan, sebaiknya kita tunggu hasil dari uji klinik fase 3,” tambah profesor yang juga merupakan Ketua Satgas Imunisasi IDAI dan Ketua Pokja Vaksinasi Peralmuni.

Terkait uji klinik fase 3 harus dilakukan di negara produsen vaksin tersebut, Cissy mengatakan bahwa sebetulnya secara aturan boleh saja dilakukan di luar negeri, tapi memang supaya lebih yakin uji klinik fase 3 dilakukan di negara yang ingin memakainya. “Uji klinik fase 3 itu adalah untuk melihat efikasi atau khasiat vaksin, selain keamanannya. Apakah setelah divaksinasi, seseorang itu bisa jadi sakit atau tidak, dan memang salah satu syarat uji klinik fase 3 harus dilakukan di lebih dari satu senter,” tambah Cissy

Dia senang dan menyambut baik apa yang dilakukan Jokowi soal vaksin Covid-19 harus dipastikan aman dan jangan terburu-buru. "Karena keamanan untuk semua orang sangat penting,” pungkas Cissy



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Persiapan Logistik dan SDM untuk Vaksinasi Covid-19

persiapan prosedur untuk menjaga suhu vaksin atau cold chain sudah berjalan dengan baik dan mencapai 97%.

KESEHATAN | 30 Oktober 2020

Ivermectin Diklaim Bisa Jadi Alternatif Obat Covid-19

Jika Ivermectin terbukti dapat menolong pasien Covid-19 maka diperkirakan masyarakat hanya akan mengeluarkan biaya sekitar Rp 5.000 per tablet.

KESEHATAN | 28 Oktober 2020

Satgas Covid-19 Minta Dilakukan Evaluasi Menyeluruh di 54 Zona Oranye

Per 25 Oktober 2020, jumlah daerah yang berada di zona oranye atau risiko sedang meningkat lebih dari dua kali lipat.

KESEHATAN | 30 Oktober 2020

79,3% Kabupaten/Kota Miliki Kasus Aktif Covid-19 di Bawah 100

Sebagian besar kabupaten/kota di Indonesia memiliki kasus aktif yang tidak banyak atau di bawah 100.

KESEHATAN | 30 Oktober 2020

12 Daerah Punya Kasus Aktif di Atas 1.000, Satgas Ingatkan Jangan Lengah

Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan kasus aktif Covid-19 saat ini menurun dan lebih rendah dari angka dunia.

KESEHATAN | 30 Oktober 2020

Pantau Kepatuhan, Satgas Covid-19 Luncurkan Aplikasi Monitoring Perubahan Perilaku

Satgas Penanganan Covid-19 meluncurkan aplikasi digital untuk monitoring perubahan perilaku.

KESEHATAN | 29 Oktober 2020

Vaksin Covid-19, Pemerintah Tunggu Hasil Uji Klinis Tahap 3

Pemerintah menekankan pengembangan vaksin dilakukan dengan hati-hati dan tidak terburu-buru.

KESEHATAN | 29 Oktober 2020

Update Covid-19: Tambah 3.565, Kasus Positif di Indonesia Jadi 404.048

Kasus baru Covid-19 di Indonesia bertambah 3.565 dalam 24 jam terakhir sampai Kamis (29/10/2020) siang WIB. Total kasus Covid-19 di Indonesia menjadi 404.048.

KESEHATAN | 29 Oktober 2020

Waspada Wasir Selama WFH

Selama WFH sebagian besar waktu dihabiskan dengan duduk, baik saat bekerja, belajar, hingga bersantai. Hal ini berpotensi akan menimbulkan wasir.

KESEHATAN | 29 Oktober 2020

2.139 Pasien Covid-19 Tanpa Gejala Dirawat di Wisma Atlet Kemayoran

Sebanyak 2.139 pasien positif Covid-19 tanpa gejala tengah menjalani isolasi mandiri dan perawatan di Tower 4-7 Wisma Atlet Kemayoran.

KESEHATAN | 29 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS