Asupan Gula Berlebih Ganggu Konsentrasi Anak
INDEX

BISNIS-27 437.928 (-6.4)   |   COMPOSITE 4945.79 (-39.24)   |   DBX 931.257 (3.24)   |   I-GRADE 131.318 (-1.79)   |   IDX30 415.488 (-6.92)   |   IDX80 108.562 (-1.33)   |   IDXBUMN20 273.68 (-2.25)   |   IDXG30 115.596 (-1.18)   |   IDXHIDIV20 371.558 (-6.96)   |   IDXQ30 121.636 (-2.04)   |   IDXSMC-COM 210.245 (0.19)   |   IDXSMC-LIQ 235.867 (0.2)   |   IDXV30 102.795 (-1.19)   |   INFOBANK15 787.375 (-15.3)   |   Investor33 363.773 (-5.92)   |   ISSI 144.695 (-0.44)   |   JII 523.846 (-2.73)   |   JII70 177.783 (-0.58)   |   KOMPAS100 971.12 (-10.68)   |   LQ45 760.321 (-10.32)   |   MBX 1369.12 (-13.17)   |   MNC36 271.592 (-3.83)   |   PEFINDO25 259.811 (2.03)   |   SMInfra18 233.526 (-0.76)   |   SRI-KEHATI 306.747 (-5.09)   |  

Asupan Gula Berlebih Ganggu Konsentrasi Anak

Sabtu, 22 Desember 2012 | 14:55 WIB
Oleh : WBP

Bisa menimbulkan penyakit diabetes akibat terganggunya proses metabolisme gula darah dalam tubuh.

Kalangan orang tua perlu cermat dalam mengamati dampak dari pola makan anak yang mungkin mengandung asupan gula harian berlebihan.

Hal ini berdampak pada kemampuan anak untuk berkonsentrasi dan secara langsung memengaruhi performa anak dalam beraktivitas sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah.

“Selain kadar gula, orang tua dan masyarakat harus memperhatikan jenis gula yang dikonsumsi anak,” kata dr Muliaman Mansyur, medical marketing manager Fonterra Brands Indonesia, di Jakarta belum lama ini.

Hal senada diungkapkan Dokter Spesialis Anak Endokrin Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dr Aman Bhakti Pulungan. Dia mengingatkan, orang tua harus mewaspadai asupan gula tambahan pada anak.

“Jangan sampai berlebihan karena berakibat timbulnya gangguan sistem metabolisme dalam tubuh, yakni insulin tidak mampu memetabolisme karbohodrat atau gula yang berlebihan dalam tubuh,” jelas dia.

Menurut dia, asupan gula berlebih bisa menimbulkan penyakit diabetes akibat terganggunya proses metabolisme gula darah dalam tubuh, sehingga kadar gula darah menjadi tinggi.

Dalam pemberian nutrisi harian kepada anak, Muliaman Mansyur menjelaskan, orang tua perlu memperhatikan jumlah gula yang terkandung dalam asupannya agar tidak berlebihan karena dapat meng- ganggu kesehatan sekaligus kemampuan konsentrasinya untuk belajar dengan baik.

Menurut dia, pola pemberian asupan pada anak sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan perkembangan anak. Asupan dan nutrisi tertentu juga dapat memberikan efek samping kepada keseimbangan otak anak.

“Saat ini, anak-anak cenderung lebih memilih makanan dan minuman yang mengandung gula atau perasa manis buatan daripada makanan dan minuman sehat yang bergizi,” tutur dia.

Muliaman menjelaskan, pola konsumsi seperti ini dapat memicu obesitas, diabetes dan karies gigi pada anak, semua gangguan kesehatan yang penyebab utamanya adalah kelebihan asupan gula pada makanan.

Gula yang diperoleh dari karbohidrat memang diperlukan anak sebagai sumber utama energi otak mereka, namun ada hal penting
yang perlu diperhatikan yaitu berapa jumlah gula yang dikonsumsi anak.

Bila seorang anak mengkonsumsi gula secara berlebihan maka gula darahnya akan melonjak tinggi dan berdampak pada naiknya respon insulin serta mengurangi aktivitas neurotransmitter dalam otak.

“Hal inilah yang mengakibatkan upaya anak untuk berkonsentrasi menjadi sulit dan terganggu,” jelas Muliaman.

Berdasarkan hasil penelitian pada 2011, asupan gula harian, sukrosa, glukosa, fruktrosa dan laktosa memberi kontribusi labih dari 10% terhadap total kalori.

Asupan gula terbanyak adalah sukrosa 49,45 gram dan paling dominan berasal dari konsumsi susu. Persentase ini telah melebihi batas ambang yang direkomendasikan oleh WHO.

Aman Bhakti berharap, para orang tua lebih mengenali jenis gula tambahan berlebih dan mewaspadai Indeks Glikemik (Glycemic Index) dan Beban Glikemik (Glycemic Load) yang tinggi pada kandungan nutrisi anak serta dampaknya.

“Pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat yang memiliki indeks glikemik rendah,” jelas dia.



BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Sebagian Besar Rumah Sakit di Papua Warisan Belanda

Beberapa rumah sakit di Papua tidak memiliki fasilitas peralatan X Ray atau Rontgen.

KESEHATAN | 22 Desember 2012

2030, Penderita Diabetes di Indonesia Bisa Capai 21,3 Juta

Diabetes melitus yang tidak terkontrol dapat mengakibatkan berbagai komplikasi.

KESEHATAN | 22 Desember 2012

Cegah HIV/AIDS, Perempuan Diminta Pakai Kondom

Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Bali, mendorong kesadaran kaum perempuan memakai kondom untuk mengurangi risiko terkena penyakit menular seksual.

KESEHATAN | 21 Desember 2012

Virus Baru Flu Burung belum Serang Indonesia

Meski belum ada laporan kasus infeksi strain virus baru flu burung, Kementerian Kesehatan tetap mewaspadai kemungkinan penularan virus tersebut pada manusia.

KESEHATAN | 21 Desember 2012

Alat Kesehatan Impor Harus Diregistrasi Online

Dengan sistem online diharapkan temu muka semakin sedikit untuk meminimalisir deal 'jalan belakang'.

KESEHATAN | 21 Desember 2012

Mudik Natal, 187 Pos Kesehatan Disiagakan

Kementerian Kesehatan memobilisasi Dinas Kesehatan dan posko-posko kesehatan jelang arus mudik Natal 2012.

KESEHATAN | 21 Desember 2012

Serangan Flu Burung Turunkan Populasi Penjualan

Para peternak diminta untuk makin memerhatikan kebersihan kandangnya.

KESEHATAN | 21 Desember 2012

Studi: Aerobik Efektif Menurunkan Berat Badan

Hasil studi terbaru menunjukkan bahwa latihan aerobik lebih efektif untuk mengurangi lemak tubuh dibanding latihan ketahanan.

KESEHATAN | 21 Desember 2012

Angka Kematian Balita di NTT Berpotensi Hambat Capaian MDGs 2015

"Masih butuh kerja keras dan kerja sama semua pihak untuk mengubah pola hidup masyarakat kita terkait persalinan"

KESEHATAN | 21 Desember 2012

Tiga Puskesmas Kota Bogor Kantongi ISO

Lebih bermutu dan memenuhi standar mutu internasional

KESEHATAN | 21 Desember 2012


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS