Rute MRT Jakarta Akan Diperluas hingga Balaraja, Serpong, dan Cikarang
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Rute MRT Jakarta Akan Diperluas hingga Balaraja, Serpong, dan Cikarang

Sabtu, 23 Februari 2019 | 10:23 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) meminta Jakarta harus memiliki jalur Moda Raya Terpadu (MRT) sepanjang 200 kilometer (km). Untuk itu dalam jangka panjang, MRT Jakarta akan memiliki empat rute utama yang membentang mulai Lebak Bulus, Kampung Bandan, Serpong, Balaraja hingga Cikarang. Adapun saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang merampungkan pembangunan fisik MRT Fase I Koridor Utara-Selatan.

Saat ini, PT MRT Jakarta baru memiliki rencana pembangunan untuk dua koridor saja yakni, Koridor Utara-Selatan yang terbagi dua fase, dengan perincian Fase I rute Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) sepanjang 15,7 km dan Fase II rute Bundaran HI-Kampung Bandan sepanjang 8,1 km. Total panjang jalur MRT di Koridor Utara-Selatan adalah 23,8 km.

Kemudian koridor kedua, Timur-Barat dengan jalur Cikarang-Balaraja sepanjang 87 km. Namun dikarenakan, program pembangunan MRT Koridor Timur-Barat ini dihapuskan dari program strategis nasional, maka Pemprov DKI akan membangun di wilayah Jakarta saja dulu yakni Kalideres, Jakarta Barat hingga Ujung Menteng, Jakarta Timur yang terbentang sepanjang 31 kilometer. Bila koridor Timur-Barat ini terwujud, maka dari tiga rute ini, Jakarta akan memiliki MRT yang baru beroperasi dengan jalur sepanjang 54,5 km.

Direktur Utama (Dirut) PT MRT Jakarta, William Sabandar mengatakan pembangunan MRT Koridor Utara-Selatan Fase I dipastikan akan beroperasi secara komersial pada pekan terakhir Maret 2019. Ia belum bisa memastikan tanggalnya, karena masih menunggu penentuan tarif dari Gubernur DKI Jakarta.

Sementara, MRT Koridor Utara-Selatan Fase II, diharapkan dapat dimulai pada tahun ini dengan dilakukannya pembangunan gardu listrik di kawasan Monas. “Sekarang masih menunggu rekomendasi dari Sekretariat Negara (Setneg),” kata William, Sabtu (23/2/2019).

Untuk Fase II, ditargetkan akan selesai 2024 dan mulai beroperasi secara komersial pada 2025.

Setelah itu, PT MRT Jakarta berencana membangun MRT Koridor Timur-Barat sepanjang 87 kilometer. Untuk fase ini, trase akan terbentang mulai dari Balaraja di Provinsi Banten hingga Cikarang di Provinsi Jawa Barat. "Studi kita baru 31 kilometer. Jadi dalam waktu singkat katakanlah di akhir 2024 nanti kita sudah punya nih yang ini. Kalau nanti sudah punya 24 kilometer, dan 31 kilometer itu jadi, kira-kira akan jadi 55 kilometer," ujar William.

Selain ketiga rute ini, PT MRT Jakarta juga sedang menjajaki rencana pembangunan MRT ke wilayah Serpong, Tangerang Selatan mengingat banyak kawasan pemukiman di wilayah tersebut. Selain it, banyak warga Serpong yang bekerja di Jakarta.

William mengatakan rencana itu masih dalam tahap wacana. Saat ini sedang dijajaki kemungkinan pembangunan MRT dengan rute ke Serpong secara bisnis.

Dia juga belum bisa memprediksi biaya pembangunan, desain stasiun apakah layang atau bawah tanah semua hingga jalur yang bersinggungan dengan kereta api. “Belum tahu. Ini masih pada tahapan ide dan penyiapan konsep,” ujar William.

Ia menegaskan pembangunan MRT di wilayah Serpong tidak menjadi bagian dari rencana pembangunan MRT di Koridor I (Selatan-Utara), dengan rute Lebakbulus-Kampung Bandan dan Koridor II (Barat-Timur) dengan rute Balaraja-Cikarang. “Ini bukan bagian dari Koridor Timur-Barat ya,” tukas William.

Dengan disediakan MRT ke Serpong, akan membantu misi Pemprov DKI untuk menuntaskan masalah kemacetan di Jakarta. Apalagi saat ini, wilayah Serpong telah berkembang dengan munculnya kawasan pemukiman seperti, Alam Sutera, Bumi Serpong Damai (BSD) dan Gading Serpong dan sebagainya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kerja Keras Enam Gubernur DKI Realiasikan MRT

Anies Baswedan menyatakan siap membangun transportasi publik berbasis rel Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta sepanjang 200 kilometer hingga tahun 2029.

MEGAPOLITAN | 23 Februari 2019

Hujan Lebat Berpotensi Guyur Jakarta Sabtu Malam

Hujan lebat akan disertai petir dan angin kencang.

MEGAPOLITAN | 23 Februari 2019

Diterjang Puting Beliung, SPBU di Sukabumi Setop Beroperasi

SPBU di Jalan Raya Kadupugar, Desa Cijalingan, Kecamatan Cicantayan, Sukabumi, dilaporkan mengalami rusak berat akibat diterjang puting beliung

MEGAPOLITAN | 22 Februari 2019

Caleg di DKI Harus Dukung Sarana Angkutan Umum

Masyarakat disarankan tidak memilih caleg atau parpol yang tidak mendukung angkutan umum.

MEGAPOLITAN | 22 Februari 2019

Transjakarta Luncurkan Bus Asemka Explorer

PT Transjakarta membuka rute baru menuju pusat grosir perniagaan di kawasan Kota, Jakarta Barat.

MEGAPOLITAN | 22 Februari 2019

Presiden Jokowi Cek Harga Beras di Dua Pasar

Presiden pada hari ini mengunjungi pasar tradisional di Pasar Minggu Jakarta Selatan dan Pasar Modern Bintaro Tangerang Selatan.

MEGAPOLITAN | 22 Februari 2019

Polisi Buru Pelaku Pembacokan di Bekasi

Ketiga korban pembacokan masih dirawat intensif di RSUD Kota Bekasi.

MEGAPOLITAN | 22 Februari 2019

Dua Petinggi PKS Resmi Diusulkan Jadi Cawagub DKI

Dua nama cawagub tersebut akan segera disampaikan ke Gubernur Sabtu besok.

MEGAPOLITAN | 22 Februari 2019

Polisi Ringkus 3 Pengedar Narkoba Jaringan Aceh-Jakarta

Barang bukti berupa 31 paket ganja yang disimpan di dalam kemasan bungkus kopi Aceh.

MEGAPOLITAN | 22 Februari 2019

PWJ Minta Polri Tangkap Pelaku Kekerasan terhadap Wartawan pada Malam Munajat 212

Pelaku bisa dijerat dengan KUHP dan Pasal 18 UU Pers dengan ancaman dua tahun penjara atau denda Rp 500 juta.

MEGAPOLITAN | 22 Februari 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS