Status Ibu Kota Dicabut, Jakarta Diusulkan Kota Bisnis dan Riset Internasional
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Status Ibu Kota Dicabut, Jakarta Diusulkan Kota Bisnis dan Riset Internasional

Senin, 24 Februari 2020 | 21:50 WIB
Oleh : Yustinus Paat / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Dewan Riset Daerah Jakarta (DRD) mengusulkan agar Jakarta menjadi kota bisnis dan riset internasional pasca-ibu kota negara pindah ke Kalimantan Timur. DRD menilai Jakarta layak menjadi kota bisnis dan riset internasional.

Sekretaris Komisi I DRD DKI Eman Sulaeman mengatakan pihaknya mengusulkan demikian berdasarkan hasil kajian yang dilakukan DRD pada Oktober hingga Desember 2019 terhadap status Jakarta jika ibu kota baru sudah terealisasi. Hasil kajian ini disampaikan pada saat rapat bersama Komisi B DPRD DKI, di Kebon Sirih, Jakarta, Senin (24/4/2020).

"Kajian kami sejak Oktober sampai Desember 2019. Kita masih ada lagi kajian ke depan, kemarin keterbatasan waktu, kajian bakal ada tahun ini (2020), seperti kajian keuangan, kajian kompensasi sampah," ujar Eman.

Eman menyebutkan sejumlah pertimbangan Jakarta diusulkan menjadi kota bisnis dan riset internasional. Pertama, Jakarta secara infrastruktur sudah maju dan Jakarta saat ini menjadi ibu kota negara. "Jakarta tidak boleh lagi setback menjadi kota yang hanya taraf nasional karena satu ibu kota negara ASEAN. Kemudian kota perwakilan-perwakilan organisasi dunia itu kan ada di Jakarta. Jadi jangan degradasi, harus menjadi kota internasional bahkan bisa lebih maju dari Singapura," terang Eman Sulaeman.

Untuk itu, kata Eman, Bank Indonesia (BI), Bursa Efek Indonesia (BEJ) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tetap berada di Jakarta meskipun ibu kota akan pindah. Jakarta bisa seperti New York di Amerika Serikat yang menjadi pusat keuangan, pasal modal dan perbankan meskipun Ibu Kota AS berada di Washington DC. "Kemungkinan besar itu usulan pemerintah. Jadi dengan adanya BI tidak pindah, Bursa Efek Indonesia tidak pindah, kemudian OJK tidak pindah, pemerintah merencanakan Jakarta seperti New York. Jadi pusat keuangan ada di Jakarta," tuturEman Sulaeman.

Lebih lanjut, usulan DRD DKI ini akan diberikan ke Pemprov DKI pada Maret 2020 mendatang ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Dari Bappeda, kata dia, akan disampaikan ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk diusulkan ke DPR RI. Pasalnya, penetapan Jakarta menjadi kota bisnis dan riset internasional harus melalui undang-undang.

"(Legalisasinya) lewat undang-undang, pemerintah pusat dengan DPR. Mekanismenya, sekarang Jakarta sebagai ibu kota negara, otomatis status ibu kota negara dicabut dan UU Ibukota menjadi Kalimantan Timur. Nah di situ juga dibuat UU untuk Jakarta. Saran kami, Jakarta menjadi daerah khusus bisnis dan riset internasional,"jelasEman Sulaeman.

Hal utama yang perlu disiapkan DKI Jakarta, kata Eman, adalah sumber daya manusia. Pasalnya, berdasarkan hasil kajian, di DKI Jakarta banyak lulusan SMK yang tidak terserap ke dunia kerja. Karena itu, perlu ada pelatihan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan warga DKI sehingga siap menjadi kota bisnis dan riset internasional.

"Selain SMK, kita juga mesti perbanyak vokasi. ASN DKI harus sigap dari sekarang, tidak bisa menunggu 2024 kala ibu kota sudah pindah. Pasalnya, akan ada pengurangan pendapatan. Mengingat status ibu kota memang menguntungkan Jakarta, pembangunan jadi lebih cepat, tamu negara banyak menggunakan penginapan di Jakarta, ada seminar internasional," pungkas Eman Sulaeman.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pelaku Pembacokan dan Pencurian di Depok Diciduk

Peristiwa pembacokan di Depok yang disertai dengan pencurian kepada korban yang baru saja membeli rokok itu terjadi pada Rabu (19/2/2020) pukul 02.49.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2020

Bapeten Sebut Temuan di Rumah Warga Jadi Titik Terang Sumber Radioaktif

Bapeten menemukan penguasaan terduga beberapa sumber radioaktif secara tidak sah di salah satu rumah warga di Perumahan Batan Indah.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2020

Batan Petakan Area Terpapar Radioaktif di Batan Indah

Batan membuat griding sebagai bagian proses clean up yang saat ini telah memasuki hari kesembilan.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2020

Penemuan Kembali Zat Radioaktif, Batan Angkut 337 Drum Tanah

Sebanyak 337 drum berisi tanah yang diduga terkontaminasi zat radiokatif Cesium 173 sudah dibawa ke Batan.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2020

Batan Kembali Temukan Zat Radioaktif di Perumahan Batan Indah

Batan menemukan zat radioaktif di Perumahan Batan Indah di Blok A No. 22.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2020

Damkar Selidiki Penyebab Sistem Aerosol di Gedung DPR Terbuka

Kepulan asap putih tersebut bukan kebakaran tetapi berasal dari sistem aerosol yang mengalami error disejumlah titik di koridor lantai 2 Gedung DPR.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2020

Asap Putih di Gedung Nusantara III Akibat Rusaknya Sistem Aerosol

Asap putih sempat memenuhi Gedung Nusantara III DPR sekitar pukul 11.50 WIB.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2020

Sidak, Prasetio Edi Marsudi Temukan Sisa Beton Revitalisasi Trotoar Hambat Drainase

Dalam sidak, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menemukan banyak sisa-sisa beton bekas revitalisasi trotoar di saluran air .

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2020

Banjir, Ibu Hamil Dievakuasi dengan Mobil Damkar di Kelapa Gading

Seorang ibu hamil yang hendak melahirkan dievakuasi menggunakan mobil pemadam kebakaran, akibat banjir yang melanda Kelapa Gading, Jakarta.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2020

Kompleks Parlemen Senayan Kebakaran

Kebakaran melanda Kompleks Parlemen di Senayan, Jakarta. Asap tebal memenuhi Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin.

MEGAPOLITAN | 24 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS