PSBB III DKI, Anies: Jika 2 Minggu ke Depan Tidak Disiplin, Terpaksa Dilanjutkan
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

PSBB III DKI, Anies: Jika 2 Minggu ke Depan Tidak Disiplin, Terpaksa Dilanjutkan

Sabtu, 23 Mei 2020 | 04:59 WIB
Oleh : Yustinus Paat / WBP

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menjalankan masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap III mulai Jumat (22/5/2020). PSBB yang berlangsung hingga 4 Juni ini dilakukan lantaran masih ditemukan kasus baru penyebaran virus corona (Covid-19) di Jakarta.

Penambahan kasus baru pada hari pertama PSBB III sebesar 96 kasus positif sehingga total jumlah kasus akumulasi positif Covid-19 mencapai 6.316 kasus. Dari 96 kasus baru tersebut, 22 orang dinyatakan telah sembuh, 3 orang telah meninggal dunia, 51 orang menjalankan isolasi mandiri dan 20 pasien masih perawatan. Kasus baru pada hari pertama PSBB III sebenarnya tidak berbeda jauh dengan rata-rata penambahan kasus baru harian pada PSBB Tahap II, yakni sebanyak 97 kasus baru per hari.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengingatkan warga DKI Jakarta agar benar-benar disiplin menjalankan ketentuan PSBB sehingga PSBB Tahap III menjadi PSBB penghabisan dalam mengendalikan penyebaran Covid-19. Hal ini, kata Anies, sangat tergantung pada sikap dan tindakan warga DKI Jakarta.

“Secara bersama-sama selama 2 pekan ke depan akan menentukan apakah sesudah 2 pekan ini kita bisa memulai fase transisi menuju normal baru di ibu kota atau bila kita tidak disiplin, kita longgar, maka 2 pekan ke depan ini terpaksa harus diteruskan penetapannya karena risiko penularan meningkat. Jadi apakah Jakarta bisa mulai memasuki masa transisi menuju normal baru atau tidak, itu sangat ditentukan oleh sikap kita perilaku kita di 2 pekan ke depan,” ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Sementara terkait perkembangan kasus Jumat (22/5/2020), Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, dari 6.316 orang positif, sebanyak 1.558 orang dinyatakan telah sembuh, 501 orang meninggal dunia, 1.975 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.282 orang melakukan self isolation di rumah. “Untuk orang tanpa gejala atu OTG sebanyak 13.163 orang, orang dalam pemantauan atau ODP berjumlah 10.982 orang, dan pasien dalam pengawasan atau PDP sebanyak 8.065 orang,” jelas Ani.

Ani menjelaskan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR, dengan membangun Laboratorium Satelit Covid-19, berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu sejak 9 April 2020 dan membangun jejaring dengan 36 laboratorium pemeriksa Covid-19.

“Secara kumulatif, pemeriksaan PCR telah dilakukan di DKI Jakarta, sampai dengan 21 Mei 2020 sebanyak 124.076 sampel. Pada 21 Mei 2020, dilakukan tes PCR pada 2.313 orang, 1.029 diantaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 96 positif dan 933 negatif,” terang dia.

Rapid test juga masih dilakukan di 6 wilayah Kota/Kabupaten Administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP). Total sebanyak 113.305 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif Covid-19 sebesar 4 persen, dengan perincian 4.329 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan 108.976 orang dinyatakan non-reaktif.

Dalam menangani Covid-19, Pemprov DKI Jakarta juga membuka kesempatan untuk masyarakat berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemi Covid-19 dalam program kolaborasi sosial berskala besar atau KSBB di bulan Ramadan ini. Masyarakat dapat memberikan bantuan berupa bahan pangan pokok, makanan siap saji, hingga uang tunai. Pemberian bantuan melalui situs corona.jakarta.go.id/ksbb.

Sejak 24 April 2020 hingga 21 Mei 2020 pukul 14.00, Pokja KSBB telah mengumpulkan komitmen untuk 283.725 Paket Sembako, 122.068 Paket Makan Siap Saji, 20.940 Paket Lebaran, dan 852 paket THR untuk warga-warga yang rentan secara ekonomi di tingkat RW. Berdasarkan kompilasi data komitmen yang masuk disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing RW, maka data keterpenuhan kebutuhan RW, pada minggu ke-4 Ramadan per 21 Mei, terdapat 123 RW yang telah terpenuhi kebutuhannya dari total 181 RW menerima bantuan KSBB.

Pokja KSBB juga telah menerima komitmen bantuan dari berbagai kalangan, yang saat ini terdapat 94 donatur perusahaan/kelompok dan 9 donatur perseorangan. Informasi lengkap seputar KSBB dapat melalui situs corona.jakarta.go.id/ksbb



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tes Cepat Covid-19 di Pasar Merdeka Bogor, 5 Reaktif

Akan dilakukan swab test dalam waktu secepatnya untuk memastikan, apakah negatif atau positif Covid-19.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

Pasar Malam BKT Dipadati Pedagang dan Warga

Pasar Malam BKT yang terletak di jalan sisi selatan kanal dipenuhi ratusan pedagang yang berjajar membuka lapak di bahu jalan.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

Pemprov DKI, MUI dan DMI Minta Warga DKI Berlebaran di Rumah

Imbauan ini disampaikan Pemprov DKI Jakarta, Majelis Ulama Indonesia DKI Jakarta dan Dewan Masjid Indonesia karena masih menyebarnya Covid-19.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

Pemkot Bekasi Rilis Panduan Pelaksanaan Salat Id Berjemaah

Sebanyak 41 kelurahan di Kota Bekasi diperbolehkan menggelar salat Idulfitri berjamaah.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

KRL Hanya Beroperasi Pagi dan Sore Saat Idulfitri

PTT KCI hanya melayani perjalanan KRL di pagi hari pada pukul 05.00-08.00 WIB dan di sore hari pukul 16.00-18.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

Satpol PP Depok Keluarkan Surat Peringatan Terkait Pelaksanaan Salat Idulfitri

Satpol PP Depok memohon kepada seluruh DKM di Kota Depok untuk tidak menyelenggarakan Ibadah Salat Idulfitri di tempat ibadah atau tempat umum lainnya.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

Satpol PP DKI Kerahkan Seluruh Personel Tindak Pelanggar PSBB

Aksi giat besar-besaran dikhususkan untuk sektor yang tidak dikecualikan beroperasi selama PSBB.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

Pemkot Bekasi Sosialisasi Pelaksanaan Salat Id di 41 Kelurahan Zona Hijau

Pemkot Bekasi telah menetapkan 41 kelurahan dari total 56 kelurahan yang ada di Kota Bekasi untuk menyelenggarakan salat Id.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

Arus Mudik dan Balik Berpotensi Sebabkan Gelombang Kedua Covid-19

Arus mudik dan arus balik bisa menjadi kesempatan penularan kasus Covid-19 yang lebih besar di Jakarta.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020

Antrean Penerima BLT di Bogor Abaikan Physical Distancing

Sebagian besar para penerima BLT, mengabaikan imbauan jaga jarak atau physical distancing.

MEGAPOLITAN | 22 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS