Bertambahnya Kasus Covid-19 di Bogor karena Meningkatnya Tes
INDEX

BISNIS-27 450.793 (0.61)   |   COMPOSITE 5144.05 (1.56)   |   DBX 982.653 (-0.15)   |   I-GRADE 141.194 (0.36)   |   IDX30 430.883 (0.87)   |   IDX80 114.327 (0.12)   |   IDXBUMN20 295.098 (0.63)   |   IDXG30 119.385 (0.08)   |   IDXHIDIV20 382.257 (0.8)   |   IDXQ30 125.574 (0.11)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.14)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-0.04)   |   IDXV30 107.621 (-0.13)   |   INFOBANK15 842.759 (1.76)   |   Investor33 376.322 (0.64)   |   ISSI 151.265 (-0.04)   |   JII 550.5 (-0.55)   |   JII70 187.95 (-0.07)   |   KOMPAS100 1026.39 (0.53)   |   LQ45 794.213 (1.06)   |   MBX 1420.94 (0.53)   |   MNC36 281.737 (0.3)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-0.43)   |   SRI-KEHATI 318.969 (0.58)   |  

Bertambahnya Kasus Covid-19 di Bogor karena Meningkatnya Tes

Senin, 10 Agustus 2020 | 08:24 WIB
Oleh : Vento Saudale / WBP

Bogor, Beritasatu.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melaporkan lonjakan kasus positif. Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kota Bogor menyebut meningkatnya jumlah kasus karena semakin masifnya tes.

Dalam dua hari terakhir, terjadi lonjakan 24 kasus baru pasien Covid-19. Dalam laporan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor, pada Sabtu (8/8/2020), tercatat penambahan 12 kasus dan 3 pasien positif sembuh. Dengan demikian, jumlah pasien positif aktif berjumlah 110 kasus, pasien sembuh 207 kasus, dan meninggal tetap 21 pasien.

Sedangkan data terkini, Minggu (9/8/2020) sore dialporkan 12 kasus pasien baru dan 7 kasus pasien sembuh. Sehingga pasien positif aktif berjumlah 115, pasien sembuh 214 kasus, dan meninggal tetap 21 orang.

Juru Bicara Covid-19 Kota Bogor Sri Nowo Retno menuturkan, peningkatan kasus positif tidak serta-merta pemkot abai. Retno menjelaskan, bertambahnya kasus positif karena masif melakukan tes Covid-19. Hingga saat ini, pemkot telah melakukan 8.400 swab test.

Retno menyebut, setiap harinya pemkot secara massif melakukan tes Covid-19 dengan mengambil sebanyak 250 sampel khususnya di area-area publik. Setelah dilakukan tes cepat rapid, dinas akan melakukan assessment untuk dilakukan swab tes.

“Jadi konsekuensi masif swab, akan terjadi lonjakan pasien positif. Ketika ditemukan kita isolasi, lakukan tracing jadi kasus naik karena kegiatan aktif kita lakukan swab masif,” papar Retno, Minggu (9/8/2020).

Sama halnya dengan penemuan 6 klaster di Kota Bogor. Salah satunya, dari swab tenaga kesehatan di Rumah Sakit Azra. Ia meyakinkan, bila orang-orang yang terpapar itu telah dilakukan perawatan. Tes Covid-19 diperlukan untuk menekan penyebaran, mulai kontak pasien positif serta memetakan risiko di suatu tempat.

Soal pasien sembuh Retno menjelaskan, seseorang dinyatakan sembuh apabila telah dua kali melakukan tes Covid-19 lanjutan sebelum hasilnya negatif dan bisa dipublikasikan. Pada masa negatif itu pun, pasien sembuh masih diwajibkan melakukan isolasi secara mandiri.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mempunyai target menguji 11.000 warga Kota Bogor untuk mengambil sampel penyebaran dan penanggulangan Covid-19. Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut, sesuai standar anjuran Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk melakukan uji 1 persen berbanding dari jumlah penduduk. Adapun jumlah penduduk Kota Bogor mencapai di atas 1 juta jiwa.

"Pemkot Bogor kini mempunyai laboratorium PCR untuk memenuhi target kita 11.000 swab sesuai standar WHO, yakni 1 persen dari jumlah penduduk. Sekarang sudah 8.400 swab, mungkin sekitar satu bulan lagi bisa 11.000 ya,” jelas Bima.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pandemi, Wagub DKI Sebut Kebutuhan Darah Meningkat

Alasan penurunan jumlah pendonor saat awal Covid-19 karena mempertimbangkan medis.

MEGAPOLITAN | 10 Agustus 2020

Perkantoran Langgar Aturan Kapasitas Maksimal 50% karena Kejar Target

Pihaknya telah menegakkan aturan terhadap perkantoran yang melanggar tersebut.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2020

Perbaikan Pipa Selesai, Air Palyja Normal Bertahap

Palyja secara aktif mengirimkan truk tangki air ke rumah sakit dan tempat ibadah, serta panti sosial, sesuai dengan permintaan pelanggan.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2020

SPSI: Birokrasi Penyaluran Bansos Korban PHK di Bekasi Berbelit

Kebanyakan korban PHK telah pulang kampung sehingga keberadaan mereka sulit dilacak.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2020

Pemprov DKI Minta Pengelola Restoran Patuhi Protokol Kesehatan

Masih banyak restoran yang melakukan pelanggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2020

Selasa, Gerbang Tol Cikunir 4 Ruas JORR Dioperasikan

Gerbang tol Cikunir 4 ruas JORR Cikunir 4 mulai dioperasikan Selasa (11/8/2020), pukul 00.00 WIB.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2020

Damkar Butuhkan Tujuh Jam Atasi Kebakaran Pabrik Mebel di Cakung

Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu selama tujuh jam guna memadamkan kobaran api yang membakar pabrik mebel di Cakung.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2020

Pemuda yang Ditembak Oknum TNI di Sepatan Tangerang Akhirnya Meninggal

Pihak keluarga telah menyerahkan kasus ini kepada kepolisian dan TNI untuk mengusut tuntas dan pelakunya dihukum sesuai perbuatannya.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2020

Besok, Pelanggar Ganjil Genap Bakal Ditilang

Pelanggar aturan ganjil genap akan mendapatkan sanksi tilang mulai Senin (10/8/2020).

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2020

Polisi Cari Pelaku Pembuang Bayi di Palmerah

Polisi tengah memeriksa sejumlah wanita yang beberapa waktu lalu tengah hamil tetapi setelah melahirkan tidak terlihat bayinya.

MEGAPOLITAN | 9 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS