Polisi Amankan Ratusan Orang Pasca-Demo di DPR
INDEX

BISNIS-27 434.406 (1.13)   |   COMPOSITE 4934.09 (10.52)   |   DBX 924.804 (3.31)   |   I-GRADE 130.838 (0.06)   |   IDX30 413.425 (0.53)   |   IDX80 108.094 (0.16)   |   IDXBUMN20 272.657 (-1.08)   |   IDXG30 115.379 (0.54)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-0.48)   |   IDXQ30 120.916 (0.27)   |   IDXSMC-COM 211.116 (0.24)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (0.92)   |   IDXV30 102.468 (0.36)   |   INFOBANK15 776.883 (1.39)   |   Investor33 360.093 (0.83)   |   ISSI 144.765 (0.4)   |   JII 523.909 (0.94)   |   JII70 177.568 (0.29)   |   KOMPAS100 966.07 (1.78)   |   LQ45 756.376 (1.43)   |   MBX 1366.8 (2.63)   |   MNC36 270.277 (0.39)   |   PEFINDO25 258.891 (0.48)   |   SMInfra18 233.321 (-0.03)   |   SRI-KEHATI 303.606 (0.27)   |  

Polisi Amankan Ratusan Orang Pasca-Demo di DPR

Sabtu, 15 Agustus 2020 | 05:39 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / WBP

Jakarta, Beritasatu.com -Polisi merazia dan mengamankan ratusan orang yang hendak masuk ke area unjuk rasa RUU Omnibus Law Cipta Kerja, di Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat. Delapan orang masih diperiksa karena terindikasi melanggar pidana, sisanya dipulangkan.

"Jadi yang diamankan ini orang-orang yang kena razia. Jadi kita kan memang melakukan razia di semua titik yang akan masuk ke daerah demo tersebut. Ini rata yang kita amankan semuanya sekitar hampir seratusan lebih. Sekarang sudah pulang semua, hanya ada delapan yang sekarang kita dalami," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Jumat (14/8/2020).

Dikatakan Yusri, delapan orang yang diduga melanggar pidana diduga hendak membuat rusuh.

"Delapan ini yang masih ada unsur pidana yang masih ada sekarang ini. Misal ada yang bawa bom molotov dan ketapel. Tapi mereka ini bukan yang mau melakukan demo. Memang mau rusuh. Bahkan ada bendera-bendera Anarko dibawa. Ada yang bawa batu, botol, ketapel," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, delapan orang yang masih diproses rata-rata berusia muda. "Masih muda. Mereka bukan orang yang mau demo. Mereka bukan buruh dan mahasiwa, mereka diduga yang berencana untuk membikin kekacauan," katanya.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jumlah Pasien di RS Rujukan Covid-19 Meningkat

Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran Jakarta masih menangani 1.306 pasien rawat inap.

MEGAPOLITAN | 14 Agustus 2020

PTPP Salurkan 1.067 Paket Sembako

Bantuan sembako tersebut, diberikan sebagai salah satu wujud kepedulian perseroan terhadap masyarakat sekitar.

MEGAPOLITAN | 14 Agustus 2020

Polisi Tahan Delapan Orang Terduga Provokator

Delapan orang tersebut diduga melakukan provokasi di tengah aksi unjuk rasa yang digelar di depan Gedung DPR/MPR RI, Jumat (14/8/2020).

MEGAPOLITAN | 14 Agustus 2020

Pemkab Bekasi Targetkan Tes Usap 2.600 Per Pekan

Sebelumnya, Pemkab Bekasi telah menyiapkan anggaran untuk penanganan Covid-19 sebesar Rp 240 miliar di tahun ini.

MEGAPOLITAN | 14 Agustus 2020

Demonstrasi Saat Pandemi Covid-19, Wagub DKI: Kami Tidak Bisa Larang

Wagub DKI Jakarta mengatakan bahwa pihaknya tidak bisa melarang warga untuk melakukan demonstrasi pada masa pandemi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 14 Agustus 2020

Disiplin Mulai Kendur, DKI Bakal Terapkan Sanksi Pidana dan Denda Progresif

DKI Jakarta memperketat penerapan sanksi terhadap orang perorangan dan tempat usaha agar disiplin dalam menjalankan protokol pencegahan Covid-19.

MEGAPOLITAN | 14 Agustus 2020

Koalisi Tertata Adil Sejahtera Usung Idris-IBH di Pilkada Depok

Koalisi TAS terdiri atas PP, PAN, Partai Demokrat dan PKS sepakat mengusung Mohammad Idris dan Imam Bubdi Hartono di Pilkada Depok.

MEGAPOLITAN | 14 Agustus 2020

DKI Terus Monitor Keterisian RS Rujukan Covid-19

DKI Jakarta memiliki 67 RS rujukan Covid-19 dengan 4.556 tempat tidur isolasi serta 659 ICU khusus.

MEGAPOLITAN | 14 Agustus 2020

Jumat, DKI Catat Penambahan Positif Covid-19 575 kasus

Penambahan kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta pada Jumat (14/8/2020) sebanyak 575 kasus sehingga total kasus konfirmasi 28.438 kasus.

MEGAPOLITAN | 14 Agustus 2020

Dua Anggota Anarko Ditangkap Polisi di Stasiun Palmerah

Dua orang anggota Anarko Vandalis ditangkap polisi di Stasiun Palmerah saat hendak bergabung dengan kelompok pengunjuk rasa di gedung DPR.

MEGAPOLITAN | 14 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS