Jemput Pasien Isolasi Mandiri, Satpol PP Tunggu Arahan Dinkes DKI
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Jemput Pasien Isolasi Mandiri, Satpol PP Tunggu Arahan Dinkes DKI

Rabu, 16 September 2020 | 09:41 WIB
Oleh : Hotman Siregar / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melarang pasien isolasi mandiri di rumah. Semua pasien positif Covid-19 akan diisolasi di lokasi yang telah disediakan.

Satpol PP DKI Jakarta akan turun tangan menjemput paksa pasien positif Covid-19 yang menolak isolasi. Namun penjemputan menunggu arahan dari Dinas Kesehatan.

"Ketika dinyatakan positif dari Dinkes, yang bersangkutan wajib diisolasi di tempat yang sudah ditentukan. Sekarang sudah tidak ada lagi isolasi mandiri di rumah," ujar Kasatpol PP DKI Jakarta Arifin, ketika dikonfirmasi Rabu (16/9/2020).

Menurut Arifin, pihaknya masih menunggu informasi dari Dinas Kesehatan DKI terkait pasien isolasi mandiri. Hingga kini belum ada tindakan jemput paksa yang dilakukan Satpol PP.

"Apabila yang bersangkutannya tidak bersedia, kami akan melakukan jemput paksa, akan membantu rekan-rekan dari Dinas Kesehatan bagi mereka yang terpapar Covid-19 dan tidak mau dilakukan isolasi di tempat yang sudah ditentukan," katanya.

Arifin berharap semua pasien positif Covid-19 menyadari pentingnya isolasi di tempat yang ditentukan pemerintah. Sebab bila tidak punya kedisiplinan, isolasi mandiri akan membahayakan keluarga dan orang lain.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Partai Emas Dukung DKI Jakarta Kembali Terapkan PSBB

Partai Emas dukung kebijakan PSBB di DKI Jakarta.

MEGAPOLITAN | 16 September 2020

Melawan Petugas Operasi Yustisi Bisa Dipidana

Pelanggar dikenakan sanksi yang diatur dalam Pergub Nomor 79 Tahun 2020. Apabila melawan petugas tidak menutup kemungkinan bisa dijerat pidana.

MEGAPOLITAN | 15 September 2020

Sekda Saefullah Dirawat karena Covid-19, Anies Tunjuk Sri Haryati Sebagai Plh

Anies Baswedan menunjuk Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretaris Daerah, Sri Haryati, sebagai Plh Sekda DKI karena Saefullah dirawat akibat Covid-19

MEGAPOLITAN | 15 September 2020

Kunjungi RSUD Depok dan RSUI, Ridwan Kamil Siap Bantu Depok Tekan Kasus Covid-19

Ridwan Kamil mengatakan warga Depok bisa dirujuk ke rumah sakit lain di Jawa Barat jika rumah sakit di Depok penuh.

MEGAPOLITAN | 15 September 2020

Langgar Protokol Kesehatan, Satu Perusahaan Kembali Ditutup

Dengan demikian, total perusahaan yang ditutup kerena melanggar protokol kesehatan selama PSBB di Jakarta sebanyak 4 perusahaan.

MEGAPOLITAN | 15 September 2020

93 RW di Depok Ditetapkan Menjadi RW PSKS

Wilayah RW di Depok yang disebutkan dalam SK ini adalah wilayah yang terkena Pembatasan Sosial Kampung Siaga Covid-19.

MEGAPOLITAN | 15 September 2020

PSBB, Rem Darurat untuk Membatasi Covid-19

Positivity rate di Jakarta setelah penambahan Senin, sebesar 15,7 persen.

NASIONAL | 15 September 2020

102 Warga Depok Terjaring Tak Pakai Masker

Ratusan warga Depok tersebut kedapatan mengabaikan protokol kesehatan dengan tidak memakai masker di tiga titik operasi se-Kota Depok.

MEGAPOLITAN | 15 September 2020

Beberapa Catatan yang Mendorong PSBB Lagi

Pelonggaran aktivitas publik memicu kembali kenaikan jumlah kasus positif Covid-19.

NASIONAL | 15 September 2020

Ratusan ASN Tangerang Selatan Jalani Tes Rapid

600 pegawai dari Dinas di lingkungan Pemkot Tangerang Selatan melakukan rapid test dan swab test dan ada tiga ASN diantaranya hasilnya reaktif.

MEGAPOLITAN | 15 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS