Wagub DKI: Undangan Resepsi Pernikahan 20% Kapasitas Gedung
INDEX

BISNIS-27 503.122 (7.61)   |   COMPOSITE 5724.74 (89.25)   |   DBX 1066.46 (9.81)   |   I-GRADE 166.255 (3.05)   |   IDX30 491.004 (8.8)   |   IDX80 129.735 (2.65)   |   IDXBUMN20 364.991 (9.26)   |   IDXG30 133.352 (2.1)   |   IDXHIDIV20 441.973 (8.53)   |   IDXQ30 143.512 (2.54)   |   IDXSMC-COM 247.38 (3.5)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (8.02)   |   IDXV30 127.096 (4)   |   INFOBANK15 976.214 (12.27)   |   Investor33 422.656 (6.59)   |   ISSI 167.54 (3)   |   JII 607.336 (12.69)   |   JII70 209.626 (4.39)   |   KOMPAS100 1162.4 (23.4)   |   LQ45 904.834 (17.52)   |   MBX 1587.29 (26.24)   |   MNC36 315.598 (5.98)   |   PEFINDO25 317.232 (4.1)   |   SMInfra18 287.626 (7.78)   |   SRI-KEHATI 361.444 (5.7)   |  

Simulasi Protokol Kesehatan

Wagub DKI: Undangan Resepsi Pernikahan 20% Kapasitas Gedung

Jumat, 23 Oktober 2020 | 05:05 WIB
Oleh : Yustinus Paat / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meninjau simulasi penerapan protokol kesehatan dalam pelaksanaan resepsi pernikahan di dalam gedung yang diselenggarakan di Ballroom Sasana Kriya, Taman Mini Indonesia Indah, Kamis (22/10/2020) malam. Simulasi yang diprakarsai Asosiasi Gedung Pertemuan dan Tempat Resepsi Indonesia (Asgeprindo) ini sebagai antisipasi dan panduan masyarakat saat resepsi pernikahan di gedung sudah boleh dilaksanakan.

Ariza, sapaan akrab Wagub DKI, menjelaskan berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 51 tahun 2020 tentang pembaatsan sosial Berskala Besar (PSBB) Transisi, penyelenggaraan resepsi pernikahan belum dapat dilaksanakan di masa pandemi Covid-19. Pernikahan hanya dapat dilaksanakan prosesi akad nikah. “Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap kepada masyarakat yang ingin menyelenggarakan resepsi pernikahan dapat bersabar dan menunda penyelenggaraan resepsi pernikahan,” tutur Ariza.

Meski demikian, Ariza menegaskan simulasi pelaksanaan resepsi pernikahan di gedung pada masa pandemi Covid-19 seperti ini penting, sehingga menjadi panduan apabila nanti diperbolehkan.

”Tentu dengan adanya resepsi pernikahan ini memberikan dampak besar terhadap perekonomian, karena ada multiplier effect bagi ribuan karyawan yang hampir terancam PHK. Mudah-mudahan, setelah tujuh bulan belum diizinkan beroperasi, ke depan kita bisa memulai pembukaan dengan penerapan protokol kesehatan ketat,” tegas Ariza.

Dalam simulasi ini, Ariza juga turut menyaksikan penandatanganan dari para penyedia jasa resepsi pernikahan mengenai Pakta Integritas terhadap Peraturan Gubernur Nomor 101 Tahun 2020 dan Keputusan Gubernur Nomor 1020 Tahun 2020 dalam rangka penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Adapun beberapa protokol kesehatan saat diizinkannya penyelenggaraan resepsi pernikahan, antara lain:

1. Memastikan penyedia gedung menyediakan metal detector atau x-ray untuk mendeteksi barang-barang yang dibawa dan melakukan pemeriksaan suhu tubuh tamu menggunakan pemindai suhu atau thermo-gun.

2. Memastikan semua undangan yang akan hadir di resepsi, dalam kondisi sehat dan negatif Covid-19.

3. Membatasi jumlah undangan maksimal 20% dari kapasitas ruangan dan tidak boleh lebih dari 30 orang.

4. Jika diawali dengan acara pernikahan, maka akad nikah harus dilakukan dalam waktu seefisien mungkin, penghulu memakai masker dan sarung tangan, perias dan wedding organizer wajib memakai masker, sarung tangan dan face shield Ini dilakukan untuk meminimalisir durasi berkumpul dalam satu tempat yang sama sehingga risiko terpapar virus corona menipis.

5. Penyajian makanan diharapkan tidak disajikan secara prasmanan.

6. Menyediakan hand sanitizer di lokasi acara seperti di pintu masuk, tempat pengambilan makanan dan beberapa tempat strategis lainnya.

7. Setiap vendor juga wajib membersihkan semua alatnya dengan disinfektan sebelum digunakan.

8. Harus menjamin tidak ada kerumunan tamu, harus pula ada jaminan menjaga jarak dan tamu yang menyantap hidangan tidak saling mengobrol.

9. Tamu undangan tidak boleh membawa anak usia balita dan lansia 60 tahun ke atas, serta semua tamu memakai masker.

10. Tamu yang suhu badannya 37,5 derajat tidak diperkenankan masuk ke dalam gedung.

11. Kehati-hatian dalam pemberian uang amplop dari para tamu.

12. Kursi tamu (jika ada) harus berjarak dan tamu yang mengucapkan selamat tidak diperkenankan naik ke atas panggung untuk mengucapkan selamat atau berfoto bersama keluarga pengantin, cukup dilakukan di depan area panggung yang sudah ditandai.

13. Kursi tamu ditempatkan berjarak.

14. Para tamu yang akan keluar gedung diatur agar tidak perlu berdesak-desakan saat pulang seusai prosesi pernikahan selesai.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Gubernur Jabar Imbau Warga Tak Berwisata ke Puncak Bogor

Ridwan Kamil meminta warga untuk tidak memaksa rekreasi ke Puncak apalagi jika volume wisatawan sudah melebihi kapasitas.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

Libur Panjang, Bima Arya: Silakan Datang ke Kota Bogor, Asal dengan Syarat

Bima melihat pada masa liburan panjang, Pemkot Bogor tidak bisa menahan atau membatasi kunjungan dari luar Kota Bogor.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

298.103 Warga Depok Akan Divaksin Covid-19

Dari jumlah tersebut, terbanyak yang akan divaksin adalah tenaga fasilitas layanan kesehatan sebanyak 11.453 orang.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

Aktor di Balik Penghasut Demo Anarkistis Masih Diselidiki

Polisi juga masih mengejar satu orang admin Facebook STM Sejabodetabek yang belum tertangkap

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

Pemprov DKI Dorong Wisata Virtual saat Liburan Panjang Akhir Oktober

Wagub Riza Patria terus mengimbau warga untuk tidak melakukan wisata ke luar kota pada saat libur panjang di akhir Oktober mendatang.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

Lapas Perempuan Tangerang Bagikan Masker Hasil Buatan Narapidana

Aksi pembagian masker ini sebagai bukti kepedulian Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam membantu pemerintah Kota Tangerang menangani masalah Covid-19.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

Terlibat Aksi Kerusuhan, Polisi Terus Kejar Kelompok Anarko

Kepolisian agak kesulitan menelusuri keberadaan kelompok tersebut. Sebab, mereka diketahui tidak teroganisir dan lebih cenderung bergerak sendiri.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

Pemprov Jabar Gelar Simulasi Imunisasi Covid-19 di Puskesmas Tapos

Dikatakan Ridwan Kamil, Pemprov Jawa Barat ingin menjadi yang paling siap dalam manajemen koordinasi pelaksanaan vaksin.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

Polisi Bentuk Tim Cegah Begal Pesepeda

Tim pencegahan akan ditempatkan di lokasi rawan tindak pidana begal sepeda atau jambret handphone milik pengendara sepeda, di wilayah Jakarta Selatan.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020

3 Penjambret HP Bocah Ditangkap, Motifnya Hanya Iseng

Ketiga pelaku penjambretan hp bocah di Kebayoran Lama yakni RN, MM dan NY diciduk polisi, Rabu malam pukul 23.00 WIB di kawasan Tangerang.

MEGAPOLITAN | 22 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS