Belum Hadir, Polisi Kembali Undang Putri dan Menantu Rizieq
INDEX

BISNIS-27 509.396 (-2.72)   |   COMPOSITE 5822.94 (-12.46)   |   DBX 1088.19 (9.8)   |   I-GRADE 169.852 (-1.35)   |   IDX30 498.88 (-2.76)   |   IDX80 132.065 (-0.41)   |   IDXBUMN20 376.263 (-3.13)   |   IDXG30 135.508 (-0.99)   |   IDXHIDIV20 449.517 (-1.84)   |   IDXQ30 145.713 (-1.14)   |   IDXSMC-COM 252.052 (0.88)   |   IDXSMC-LIQ 309.347 (0.24)   |   IDXV30 130.911 (1.46)   |   INFOBANK15 993.498 (-9.24)   |   Investor33 428.541 (-2.51)   |   ISSI 170.173 (-0.26)   |   JII 616.286 (-0.48)   |   JII70 212.951 (-0.33)   |   KOMPAS100 1185.6 (-4.97)   |   LQ45 921.176 (-4.93)   |   MBX 1613.76 (-6.11)   |   MNC36 320.851 (-1.83)   |   PEFINDO25 318.369 (-4.14)   |   SMInfra18 296.861 (-1.08)   |   SRI-KEHATI 366.856 (-2.5)   |  

Belum Hadir, Polisi Kembali Undang Putri dan Menantu Rizieq

Minggu, 22 November 2020 | 13:24 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / WBP

Jakarta, Beritasatu.com— Polisi masih terus mendalami dugaan pidana pelanggaran protokol kesehatan (prokes) terkait acara yang digelar imam besar Front Pembela Islama (FPI) Rizieq Syihab. Tak hanya akan mengundang jaksa untuk gelar perkara pada Senin (23/11/2020), tetapi polisi akan kembali mengundang anak dan menantu Rizieq yang menikah pada 14 November 2020 sehingga mengakibatan kerumunan.

“Nanti (anak dan menantu Rizieq) dijadwalkan lagi, dalam rangka penyelidikan, undangan klarifikasi untuk meminta keterangan atau klarifikasi tentang kejadian tersebut,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono saat dihubungi Beritasatu.com Minggu (22/11/2020).

Seharusnya Syarifah Najwa Shihab, beserta suaminya, Irfan Alaydrus, diperiksa Jumat (20/11/2020) kemarin. Namun mereka berdua tidak hadir.

Adapun yang tidak hadir saat itu yakni HA bin AA sebagai Hubungan Masyarakat (Humas) FPI, I selaku penyewa tenda, dan HA bin HA, kerabat keluarga Rizieq. “Itulah penyidik memberikan waktu untuk klarifikasi dan kalau waktu klarifikasi tidak dimanfaatkan ya tidak masalah (akan dipanggil lagi),” sambung Argo.

Seperti diberitakan Polri mengusut dugaan pelanggaran protokol kesehatan terkait acara Rizieq Syihab di Jakarta dan di Megamendung, Bogor.

Pelanggar protokol kesehatan diancam Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Pasal 93 berbunyi, "Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat 1 dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan, sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 100 juta."



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sakit, Rizieq Disambangi Polisi Diminta Tes Covid-19

Petugas Koramil, Polsek, dan Kecamatan Tanah Aban menganjurkan petinggi FPI yang dikabarkan sedang sakit itu untuk menjalani tes swab Covid-19.

MEGAPOLITAN | 22 November 2020

Mengapa Pandemi Covid-19 Bisa Ganggu Kesehatan Mental?

Para remaja dan berusia lebih muda cenderung merasa cemas

NASIONAL | 22 November 2020

Jalan-jalan di Alam Membantu Tetap Waras Selama Pandemi

Pepohonan dan tanaman hijau membantu mengalihkan pikiran

NASIONAL | 22 November 2020

Orang Gangguan Jiwa Bakar Sampah, Toko Bunga Terbakar

Menurut pemilik, ada orang gila yang sedang bakar sampah di depan toko. Lalu membesar, ditinggal kabur orang gila tersebut.

MEGAPOLITAN | 22 November 2020

Pemkab Bogor Batasi Peserta Acara Diikuti Maksimal 150 Orang

Pmbatasan peserta acara itu diatur dalam Keputusan Bupati (Kepbup) Nomor 443/479/Kpts/Per-UU/2020 tentang Perpanjangan Kelima PSBB pra-AKB.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Petugas Dihalang-halangi Saat Lakukan Tes Covid-19 di Petamburan dan Megamendung

Doni Monardo berharap ada dukungan dari tokoh-tokoh masyarakat di setiap daerah, termasuk para ketua dan pengurus RT/RW.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Mendikbud Izinkan Sekolah Tatap Muka, Wagub DKI: Kita Kaji Sesuai Data dan Fakta

Wagub DKI menegaskan sejumlah hal perlu disiapkan agar sekolah tatap muka di tengah pendemi Covid-19 bisa dilaksanakan dengan aman.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Penertiban Baliho Rizieq oleh TNI, Kompolnas Akan Minta Klarifikasi Polri

Kompolnas berencana meminta klarifikasi dari Polri terkait penertiban baliho Rizieq Syihab oleh TNI, karena hal itu merupakan tugas dari Polisi dan Satpol PP.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Pemkot Bogor Kaji Pemberlakuan Belajar Tatap Muka

Wali Kota Bogor Bima Arya menilai saat ini pembelajaran jarak jauh (PJJ) sudah tidak maksimal dan semakin lama, PJJ banyak dampak negatifnya.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020

Pengusaha Minta PSBB Transisi Dicabut, Ini Kata Pemprov DKI

Ariza mengakui memahami permintaan sejumlah pengusaha untuk mencabut PSBB transisi di tengah pendemi Covid-19.

MEGAPOLITAN | 21 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS