Kota Ambon Diguncang Gempa 5 Kali, Warga Sempat Panik
INDEX

BISNIS-27 447.922 (0.22)   |   COMPOSITE 5096.45 (-4.63)   |   DBX 966.383 (0.26)   |   I-GRADE 139.404 (0.54)   |   IDX30 427.333 (0.82)   |   IDX80 113.424 (-0.07)   |   IDXBUMN20 292.954 (-1.76)   |   IDXG30 119.109 (0.49)   |   IDXHIDIV20 379.033 (0.39)   |   IDXQ30 124.381 (0.25)   |   IDXSMC-COM 220.154 (-1.19)   |   IDXSMC-LIQ 258.539 (-0.54)   |   IDXV30 108.161 (-0.91)   |   INFOBANK15 830.634 (2.07)   |   Investor33 372.738 (0.67)   |   ISSI 150.924 (0.03)   |   JII 548.46 (1.53)   |   JII70 187.38 (0.16)   |   KOMPAS100 1019.47 (0.03)   |   LQ45 787.196 (1.37)   |   MBX 1409.36 (-1.53)   |   MNC36 279.413 (0.25)   |   PEFINDO25 280.307 (-3.18)   |   SMInfra18 241.86 (0.29)   |   SRI-KEHATI 315.824 (0.31)   |  

Kota Ambon Diguncang Gempa 5 Kali, Warga Sempat Panik

Rabu, 1 November 2017 | 08:59 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Ambon- Masyarakat Kota Ambon dan sekitarnya di Provinsi Maluku dikejutkan gempa lima kali dalam waktu yang berdekatan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa pertama berkekuatan 5,7 scala richter (SR) dengan pusat gempa di laut pada kedalaman 10 kilometer (km) pada 50 kilometer Barat Daya Kota Ambon terjadi Selasa (31/10) pukul 18.31 WIT. Gempa kedua berkekuatan 5,6 SR, dengan pusat gempa di laut pada kedalaman 40 kilometer pada 47 kilometer Baratdaya Kota Ambon pada pukul 18.31 WIT.

Kemudian gempa ketiga berkekuatan 6.2 SR dengan pusat gempa di laut pada kedalaman 10 kilometer pada 38 kilometer Baratdaya Kota Ambon pukul 18.50 WIT. Selang 9 menit kemudian, gempa keempat dengan kekuatan 5,2 SR pada kedalaman 17 kilometer di 45 kilometer Baratdaya Kota Ambon terjadi pukul 18.59 WIB. Gempa kelima berkekuatan 5,6 SR pada kedalaman 10 kilometer di 37 Barat Daya Ambon. "Gempa tidak berpotensi tsunami. Pusat gempa berada pada lokasi yang sama," demikian keterangan BMKG.

Sementara Posko Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengonfirmasi dampak gempa kepada BPBD Provinsi Maluku. "Gempa dirasakan keras selama sekitar 10 detik," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Rabu (1/11).

Sutopo mengatakan, masyarakat merasakan guncangan keras secara mengayun. Melihat kondisi itu, warga panik dan berhamburan keluar rumah. Sementara sebagian masyarakat yang sedang berdoa di gereja langsung berhamburan keluar. "Begitu juga dengan yang berada di rumah dan pertokoan, semua berhamburan keluar," kata dia.

Intensitas gempa dirasakan pada gempa 5,7 SR adalah IV-V MMI di Ambo, III di Namle, dan II di Saumlaki.

Gempa kedua 5,6 SR drasakan sedang karena pusat gempa lebih dalam. Tidak seperti gempa yang pertama. Intensitas gempa dirasakan III MMI di Kota Ambon.

Selang 16 menit kemudian terjadi gempa ketiga dengan kekuatan 6,2 SR. Guncangan gempa dirasakan lebih keras dengan pola mengayun selama lebih dari 10 detik. "Masyarakat merasakan guncangan lebih lama dan lebih keras daripada gempa pertama dan kedua, sedangkan intensitas gempa dirasakan V-VI MMI," kata dia.

Kemudian gempa keempat dirasakan sedang. Semntara gempa kelima dirasakan cukup keras selama 5 detik.

"Laporan sementara beberapa bangunan retak dan plafon atap bangunan jatuh seperti di Maluku City Mall," kata Sutopo.

Sutopo mengimbau masyarakat untuk tidak terpancing isu tsunami. "Masyarakat agar tetap di luar rumah dan bangunan dan mencari tempat yang aman," kata dia.

Kondisi listrik tetap menyala di Kota Ambon. Komunikasi telpon masih normal. Informasi akan diberikan lebih lanjut setelah menerima laporan dari BPBD.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PON Remaja Sementara Ditunda

Pelaksanaan PON Remaja ditunda disebabkan suasana yang tidak kondusif karena bersamaan dengan Pilkada dan Pemilu.

NASIONAL | 1 November 2017

KPU Seluma Temukan KTA Ganda di Sejumlah Parpol

Bagi parpol yang banyak ditemukan KTA ganda diminta untuk melakukan perbaikan selama 30 hari setelah masa pendaftaran penyerahan berkas keanggotaan ditutup.

NASIONAL | 1 November 2017

Korupsi Izin Tambang, Gubernur Sultra Nonaktif Segera Diadili

Berkas penyidikan kasus Nur Alam telah dinyatakan lengkap atau P21.

NASIONAL | 31 Oktober 2017

KPK Dalami Peran Korporasi di Reklamasi Jakarta

Soal korporasi berkaitan dengan Pulau D dan Pulau G. Dua itu ditanya (Agung Sedayu dan Agung Podomoro).

NASIONAL | 31 Oktober 2017

Gempa Ambon, Sejumlah Bangunan Rusak

"Dengan intensitas gempa hingga VI MMI diperkirakan ada kerusakan bangunan, khususnya bangunan yang kontruksinya tidak tahan gempa," kata Sutopo.

NASIONAL | 31 Oktober 2017

Videotron Rp 5,2 M di Penajam Paser Utara Tersia-sia

Videotron Kabupaten Penajam yang memakan biaya Rp 5,2 miliar tidak berfungsi sejak dibangun pada 2015 .

NASIONAL | 31 Oktober 2017

Gempa 5,7 SR di Ambon Timbulkan Sejumlah Kerusakan

Kerusakan yang terjadi pada beberapa pusat perbelanjaan dan Mal antara lain Ambon City Center (ACC) di kawasan Passo, Maluku City Mall di Tantui.

NASIONAL | 31 Oktober 2017

Rabu, Gubernur Sumut Akan Umumkan Kenaikan UMP

Tengku Erry Nuradi akan mengumumkan penetapan kenaikan upah minimum provinsi (UMP) untuk buruh sebesar 8,71

NASIONAL | 31 Oktober 2017

Kasus Heli, Puspom Bantah Akan Periksa Mantan Kasau

Danpuspom TNI mengatakan tidak akan memanggil mantan Kasau Marsekal (Purn) TNI Agus Supriatna terkait kasus pembelian Helikopter AW101.

NASIONAL | 31 Oktober 2017

Polri: Kewenangan UU Ormas di Kemdagri

Di dalam UU Ormas pembubaran itu bukan di Polri tapi Polri berkoordinasi dengan institusi lain.

NASIONAL | 31 Oktober 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS