Jadi Tersangka Suap, Gubernur Kepri Dijebloskan ke Rutan KPK
INDEX

BISNIS-27 503.6 (2.5)   |   COMPOSITE 5652.76 (48.27)   |   DBX 1032.04 (3.25)   |   I-GRADE 164.451 (1.87)   |   IDX30 490.95 (3.33)   |   IDX80 128.766 (0.95)   |   IDXBUMN20 358.484 (4.17)   |   IDXG30 133.521 (0.92)   |   IDXHIDIV20 437.723 (3.27)   |   IDXQ30 142.408 (1.41)   |   IDXSMC-COM 239.978 (2.77)   |   IDXSMC-LIQ 292.98 (3.3)   |   IDXV30 120.747 (2.08)   |   INFOBANK15 969.323 (8.87)   |   Investor33 424.184 (2.73)   |   ISSI 165.497 (1.49)   |   JII 607.992 (3.57)   |   JII70 207.954 (1.77)   |   KOMPAS100 1151.81 (10.08)   |   LQ45 901.663 (6.22)   |   MBX 1571.94 (14.64)   |   MNC36 316.426 (2.22)   |   PEFINDO25 300.975 (9.54)   |   SMInfra18 283.853 (1.3)   |   SRI-KEHATI 362.321 (2.15)   |  

Jadi Tersangka Suap, Gubernur Kepri Dijebloskan ke Rutan KPK

Jumat, 12 Juli 2019 | 09:20 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun, Jumat (12/7/2019) dinihari. Nurdin yang telah menyandang status tersangka kasus dugaan suap izin lokasi reklamasi dan gratifikasi ini ditahan di rumah tahanan (Rutan) Klas 1 cabang KPK.

"NBA (Nurdin Basirun) ditahan untuk 20 hari pertama di Rutan Klas I cabang KPK (K4)," kata Jubir KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (12/7/2019).

Nurdin ditahan penyidik setelah menjalani pemeriksaan intensif. Nurdin terlihat digelandang petugas KPK menuju mobil tahanan KPK sekitar pukul 02.50 WIB. Mengenakan rompi tahanan KPK berwarna oranye dan tangan diborgol, Nurdin memilih bungkam saat dikonfirmasi sejumlah pertanyaan awak media.

Tak hanya Nurdin Basirun, KPK juga menahan tiga tersangka lainnya kasus suap ini. Tersangka Abu Bakar ditahan Rutan Klas I Jaktim cabang KPK; Kadis Kelautan dan Perikanan, Edy Sofyan ditahan di Rutan cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur; dan Kabid Perikanan Tangkap, Budi Hartono di Mapolres Metro Jakarta Timur.

Diketahui, KPK menetapkan Nurdin dan dua anak buahnya Edy Sofyan dan Budi Hartono serta seorang swasta bernama Abu Bakar sebagai tersangka kasus dugaan suap izin prinsip dan lokasi proyek reklamasi di Kepri tahun 2018-2019. Nurdin dan kedua anak buahnya diduga menerima suap setidaknya 11.000 dolar Singapura dan Rp 45 juta dari Abu Bakar. Suap ini diberikan untuk memuluskan izin pemanfaatan laut untuk reklamasi di Tanjung Piayu, Batam yang diajukan Abu Bakar ke Pemprov Batam. Abu Bakar berencana membangun resort dan kawasan wisata seluas 10,2 hektare. Padahal, Tanjung Playu merupakan area yang memiliki diperuntukkan sebagai kawasan budidaya dan hutan lindung.

Meski demikian, Nurdin Basirun dan kedua anak buahnya seakan tak peduli dengan status Tanjung Piayu sebagai kawasan budidaya dan hutan lindung. Bahkan, Nurdin memerintahkan anak buahnya, Budi Hartono dan Edy Sofyan membantu Abu Bakar meloloskan izin yang diajukan terkait pemanfaatan laut guna melakukan reklamasi.‎

Namun karena pemanfaatan lahan tersebut tidak sesuai, maka izin kepentingan reklamasi diubah untuk mengakomodasi kepentingan Abu Bakar tersebut. Nurdin Basirun melalui Budi Hartono memberitahu Abu Bakar agar dalam izinnya harus menyebutkan akan membangun restoran dengan keramba sebagai budidaya ikan di bagian bawahnya. Upaya ini dilakukan agar seolah-olah terlihat seperti fasilitas budidaya. Tak hanya menerima suap, Nurdin Basirun diduga menerima gratifikasi dari pihak lain.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Terima Suap Sin$ 11.000, Gubernur Kepri Tega Rusak Hutan Lindung

KPK menyesalkan Nurdin Basirun dan dua anak buahnya tega merusak sumber daya alam dalam hal ini kawasan hutan lindung hanya karena menerima suap.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Pastikan Keadilan Bagi Nuril, PSI Dorong Presiden Berikan Amnesti

Dari data yang didapat PSI, setiap 2 jam setidaknya akan ada 3 perempuan yang menjadi korban kekerasan seksual.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Ombudsman Bengkulu Terima 8 Pengaduan soal PPDB SMA/SMK

Ombudsman akan memanggil pihak sekolah yang dilaporkan dan Kepala Disdikbud Provinsi Bengkulu guna menyelesaikan masalah ini.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Ribuan Hektare Sawah di Batanghari Terancam Kekeringan

Jika hujan tidak turun hingga dua pekan mendatang, Dinas Pertanian akan turun ke lapangan dan memberikan bantuan pompa air kepada petani.

NASIONAL | 12 Juli 2019

NU Care Bantu Selamatkan TKI Eti dari Hukuman Mati di Saudi

Dubes Agus Maftuh menyatakan penggalangan dana untuk Eti dana yang dilakukan KBRI Saudi, telah berhasil mencapai jumlah yang diminta ahli waris.

NASIONAL | 12 Juli 2019

5 Mata Uang Asing Disita dari Rumah Gubernur Nurdin

Uang tersebut diduga merupakan gratifikasi yang diterima Nurdin terkait jabatannya sebagai gubernur.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Datangi KSP, Pengacara Baiq Nuril Minta Kepastian Rekomendasi Amnesti

Tim advokasi Baiq Nuril meminta kepastian kepada Presiden Jokowi terkait pemberian amnesti kepada klien mereka.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Perampok Toko Emas di Balaraja Ditangkap

Polisi menyita dua senjata mainan yang digunakan pelaku saat merampok toko emas pada 15 Juni 2019 lalu di kawasan Balaraja, Tangerang, Banten.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Vonis Ratna Sarumpaet Lebih Rendah dari Jaksa Penuntut Umum

Vonis terhadap Ratna Sarumpaet lebih rendah dari tuntutan jaksa sebelumnya yaitu enam tahun penjara.

NASIONAL | 12 Juli 2019

Wagub Kepri Harap Kasus Nurdin Segera Diproses

Wakil Gubernur Kepulauan Riau Isdianto berharap kasus ini segera diproses agar pemerintahan tetap berjalan.

NASIONAL | 11 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS